Cinta Terhalang Musuh

Cinta Terhalang Musuh
Perasaan aneh apa ini?


__ADS_3

Langit-langit berwarna putih yang asing, wangi pengharum ruangan yang berbeda dari biasanya dan bentuk kasur yang begitu luas, itulah yang pertama kali Anna rasakan ketika dia sudah sadar dari pingsannya.


Anna pun terbangun dan hendak duduk, tapi langsung di cegah oleh seorang pria, Anna pun kaget karena pria itu adalah Alex.


"Tuan Alex? bagaimana bisa anda disini?" tanya Anna.


Alex hanya tersenyum melihat Anna yang sedang kebingungan, "Saya melihat anda pingsan, di dermaga yang sudah tidak terpakai itu," jelas Alex


"Bagaimana anda bisa tahu saya disana?" tanya Anna dengan penuh kecurigaan, yang ditakutkan Anna adalah identitasnya ketahuan.


"Saya langsung khawatir ketika mendapat telfon dari anda, saya langsung mencari anda dengan melacak nomer handphone anda melalui teman saya dan ternyata anda di dermaga itu," jawab Alex tanpa berbohong.


"Lalu kemana mereka pergi?orang-orang yang mengejar saya," tanya Anna dengan tatapan yang sangat tajam karena masih belum percaya kepada Alex.


"Tenang nona, saya sudah menyuruh orang-orang saya untuk membereskannya, tapi mereka kabur begitu saja ketika kami datang .. walaupun sempat baku hantam dengan orang-orang saya," jawab Alex.


"Tapi siapakah mereka? dari gelagatnya mereka seperti orang-orang yang disuruh oleh seorang mafia? tanya Alex


Deeeg


Anna merasa kaget mendengar ucapan Alex, dia takut Alex curiga dan identitasnya pun terbongkar, jika hal ini sampai ketahuan pasti semua yang dia lakukan selama ini sia-sia.


"Saya juga tidak tahu siapa mereka tuan, mungkin memang ada yang tidak suka dengan saya .. masalah ini baru pertama kali saya alami," jelas Anna, Anna memang benar dia tidak tahu menahu siapa orang-orang itu dan apa motif mereka untuk menyerangnya.


"Maaf saya sedang dimana?" tanya Anna setelah sadar bahwa kamar yang dia tiduri bukan kamar Rumah Sakit maupun kamar di rumahnya.


"Anda berada di Apartemen saya, anda sedikit sadar ketika anda pingsan, anda tidak ingin di bawa ke Rumah sakit dan saya pun tidak tahu rumah anda dimana, jadi saya membawa anda ke Apartemen saya," jelas Alex


Anna yang melihat luka di tangan dan kakinya yang telah di obati pun merasa bersyukur karena ada orang yang datang untuk menolongnya, dan terlebih lagi lukanya cukup ringan.


"Saya harus pulang kerumah, saya sangat berterima kasih sudah menolong saya tuan," ujar Anna.

__ADS_1


"Sama-sama nona, bagaimana jika saya yang akan mengantar anda pulang?" usul Alex


"Tidak usah, saya sangat merepotkan anda," jawab Anna, Anna segan memberitahukan rumah nya kepada orang lain, karena mau tidak mau mereka sebisa mungkin menutupi bagaimana keadaan rumah yang sebenarnya.


Jadi sangat jarang ada orang lain yang pergi ke kediaman Anna.


"Ya sudah jika anda tidak berkenan, bagaimana kalau anda menelfon supir anda saja? biar dia yang menjemput anda," ujar Alex


"Bolehkah saya pinjam Handphone anda,tuan?" tanya Anna, Anna hendak menelfon Robert atau pak Han agar mau menjemputnya.


"Silahkan," Alex pun memberikan ponselnya kepada Anna, Anna pun langsung menghubungi Robert, namun Robert tidak menjawabnya dan dia pun menelfon Pak Han, pak Han mengangkatnya dan langsung mengerti tentang kejadian yang di alami oleh tuannya.


"Baiklah nona biar saya jemput, apakah anda bisa mengirimkan alamatnya?" tanya Pak Han, Anna pun memberikan alamatnya memalui aplikasi chat.


"Bagaimana selagi anda menunggu, anda harus makan malam terlebih dahulu, saya sudah memasak masakan yang cukup layak dimakan," ujar Alex.


"Baiklah tuan, lagi-lagi saya merepotkan anda," jelas Anna


Dengan berhati-hati Anna berjalan sedikit demi sedikit karena badannya memang masih sedikit linu dan itu membuatnya terasa sangat sakit.


"Saya akan membantu anda memapah, jadi peganglah tangan saya," ujar Alex.


Anna pun menuruti kemauan Alex, dia pun memegang tangan milik Alex, "Ah tangannya begitu kuat," pikir Anna.


Mereka berdua pun makan bersama, Alex menyiapkan makanan untuk Anna, Anna yang tidak pernah di perlakukan seperti itu oleh seorang pria merasa cukup tersentuh, tak sadar Anna pun tersenyum dan senyuman itu terlihat oleh Alex.


"Apakah ini masakan anda? saya tidak yakin anda yang membuatnya," ejek Anna.


"Saya cukup pintar untuk memasak nona," ujar Alex menyunggingkan senyuman manisnya itu.


"Ah saya lupa terkait mobil anda, saya akan mengembalikan besok, orang-orang saya sudah membereskan semuanya," lanjut Alex

__ADS_1


"Terima kasih banyak," ucap Anna


Mereka pun melanjutkan makan malam, dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam. Pak Han belum juga datang untuk menjemput Anna, "Apakah ada sesuatu yang terjadi?" pikir Anna , dan Anna pun mencoba meminjam handphone milik Alex lagi dan menghubungi Pak Han.


"Halo Pak Han?kenapa lama sekali?" tanya Anna


"Maaf nona, saya baru saja mengantar Nyonya Laura ke rumah .. saya akan menjemput anda sekarang," ujar Pak Han


"Baiklah kalau begitu," ucap Anna.


Anna pun memberikan handpone nya kepada Alex, "Maafkan saya, waktu anda terganggu oleh saya, supir saya baru saja pergi untuk menjemput," ucap Anna.


"Tidak apa-apa, saya justru senang anda berada disini," ujar Alex


"Apa?" tanya Anna ketika mendengar ucapan seperti itu dari mulut Alex


"Ah tidak bukan apa-apa nona," ujar Alex lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Alex tampak merasa aneh semenjak pertama kali bertemu dengan Anna di pesta lalu bertemu di pelelangan, dan dia merasa sangat khawatir begitu mendengar bahwa Anna sedang di buntuti dan sekarang pun Alex tidak pernah melepaskan pandangannya dari wanita cantik itu.


Hatinya begitu marah ketika melihat Anna pingsan dan melihat luka pada tangan dan kaki milik Anna.


"Ada apa ini?aku tidak bisa mengalihkan pandanganku darinya," batin Alex bergemuruh ketika dia melihat Anna tersenyum sangat manis untuk pertama kalinya.


Lamunannya buyar ketika terdengar dering nada handphone milik Alex berbunyi, dan itu ternyata dari Pak Han.


"Sepertinya supir anda sudah datang menjemput, nona .. mari saya antar sampai bawah," ucap Alex.


Anna pun mengangguk dan pergi menemui Pak Han yang sedang berada di bawah Apartemen Alex.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2