
BEGITU TULUS CINTANYA
POV.: AUTHOR
usai kejadian malam itu entah kenapa Ana selalu terbayang bayang wajah Ibrahim, yaa memang begitulah cinta yang menimbulkan dosa nikmat hanya sementara.
hari demi hari telah berlalu kini 4 bulan sudah Riko jauh dari Ana, hari ini Riko mendapat libur beberapa hari dikarenakan tempat ia bekerja sedang mengalami penghabisan batu. jadi untuk sementara pekerja diliburkan sampai terkumpul nya batu. jadi hari ini Riko bisa pulang berkumpul bersama keluarga kecil nya.
Riko melakukan perjalanan yang memerlukan waktu selama 4 jam perjalanan. perjalanan yang melelahkan oleh sebab itu lah Riko tak ingin pulang ke rumah sebelum mendapat libur, Riko menikmati perjalan nya dengan tertidur pulas di taksi yang ia pesan.
sedangkan di sisi lain Ana disibukkan dengan mengurus anak anak nya. ia tak tahu bila suami nya ingin pulang. karena hp Riko yang Rusak dan sengaja Riko tak memberi kabar bila ingin pulang agar menjadi kejutan.
seperti biasa Ana melakukan pekerjaan Rumah seperti mencuci baju, mencuci piring dan lain sebagai nya dan ia pun di bantu oleh anak anak nya yang sejak dini sudah pintar membatu orang tua nya. yaa tentu saja Ana bangga menjadi orang tua mereka, karena mereka sangat pintar membantu pekerjaan nya.
usai sudah membereskan rumah mereka pun duduk di depan tv sembari bermain bersama sama.. saat sedang asyik bermain bersama ketiga anak nya ada seseorang yang mengetuk pintu rumah nya.
tok tok tok. suara pintu dan tak terdengar suara siapa kah itu? bergegas ku membuka pintu yang ku kira Ibrahim rupa nya salah, seseorang yang mengetuk pintu ternyata adalah Riko. ia membuat ku terkejut aku terdiam sebentar melihat ia berdiri di pintu. ia terlihat kurus dan terlihat tak terawat, rambut yang gondrong dan rupa yang agak menghitam dan sedikit berjerawat.
aku agak pangling karena penampilan nya yang tak terurus, aku merasa iba dengan suami ku sendiri yang tak ter urus ini.
" sayang... " ujar ku yang tercengang.
" supreis sayang.. aku pulang " ucap Riko dengan ekspresi Riang gembira. ia merasa bahagia bisa melihat istri nya lagi selama 4 bulan terakhir.
" kok aku gak disuruh masuk si yank " lanjut Riko yang masih berdiri di hadapan pintu. Ana pun terkejut mendengar suara Riko.
" ooo aaa aa aa iya hehehe lupa.." ujar Ana yang terbata bata.
" ayok masuk anak anak ada di dalam " lanjut Ana.
Riko pun masuk ke rumah ia segera berjalan menuju anak anak nya. lalu memeluk nya dan menciumi mereka. ia tak menyangka baru beberapa bulan di tinggal anak anak nya sudah terlihat besar.
" papa dari mana si kok baru pulang kan kami kangen.. " ujar Rizki.
" papa kan jemput rezeki sayang.. buat kalian semua jadi papa baru pulang.. maafin papa ya kalo papa baru pulang " ujar Riko menjelaskan dengan tutur kata yang lembut pada anak anak nya.
" papa aku kalo malam lo pengen di peluk sama papa.. tapi papa gak ada... kok papa pulang nya lama banget sih.. " ucap Riyan anak kedua kami.
" maafin papa ya sayang kalo papa gak ada saat kalian membutuh kan papa... kan papa cari rezeki biar bisa beli apa yang kalian mau.. " ujar Riko yang lemah lembut terhadap anak anak nya.
sedangkan Ana ia hanya terdiam melihat Riko yang memeluk anak nya dan menciumi nya. tersadar dari lamunan nya Ana pergi ke dapur untuk mengambil kan air minum untuk Riko beserta cemilan yang ada. Ana menyuguhkan teh hangat dan cemilan nya.
dan ia bergegas ke dapur untuk membuat kan makanan kesukaan Riko yaitu nasi goreng telur pedas. yaa nasi goreng telur pedas adalah nasi yang sudah di goreng kemudian dicampur dengan tumisan telur kocok pedas, lalu di tumis kembali secara bersamaan. itu lah makanan kesukaan Riko yang sederhana dan mudah.
__ADS_1
Ana di sibuk kan di dapur sedangkan Riko sedang bermain di ruang tamu bersama anak anak nya. saat sedang sibuk menumis bumbu, terdengar suara pesan masuk.
Ting...
terdengar suara pesan yang masuk ke hp Ana, ia pun melihat siapa kah yang mengirim pesan.
" hay sayang sudah makan apa belum? " tertulis pesan tersebut. yang ternyata itu adalah Ibrahim.
" sudah.. tolong jangan kirim pesan dulu ya soal nya suami ku sedang di rumah " ujar Ana ia pun berusaha menghapus pesan yang belum terhapus di hp ny.
tak terlihat balasan dari Ibrahim mungkin dia faham apa yang seharusnya ia lakukan. Ana hanya takut jikalau ia sedang tertidur lalu hp nya di pegang oleh Riko.
tak lama ia membuat makanan kesukaan Riko akhir nya selesai juga. ia pun menyuguhkan nya di ruang tamu sembari menonton. di sisi lain Riko masih asyik bermain dan berbincang bincang dengan anak nya.
" hayo.. kalo papa gak ada di rumah kalian nakal apa enggak " ujar Riko yang bertanya pada anak anak nya.
" enggak kok pa.. kami gak nakal, kami selalu bantu mama kok.. " ujar Rizki anak pertama mereka sedangkan Raka anak ke 3 kami ia masih asyik memainkan mainan nya.
" di makan nasi goreng nya nanti dingin lo " ujar Ana memberi tahu Riko.
" oh iya.. sampai lupa... anak papa sudah makan apa belum.. hemm " ujar Riko bertanya pada anak nya.
" sudah kok pa.. papa makan aja pasti papa lapar . " ujar Royan di sambut dengan anggukan Rizki.
" papa makan dulu ya sayang " ujar Riko pada anak nya. Mereka pun hanya mengganggu kan kepala, lalu Riko memakan masakan istri nya. ia sangat menikmati makanan itu karena lama ia tak memakan masakan istri nya.
hari pun sudah malam waktu nya Ana untuk menidurkan anak anak nya.tak lama kemudian anak anak mereka pun tertidur. waktu menunjukan pukul 19.25 malam. Ana bergegas ke kamar nya ia melihat Riko yang sudah tertidur pulas. Ana menghampiri Riko dan memandang wajah lelah nya itu didalam hati Ana pun bersedih.
mengapa ia tega mengkhianati suami nya sendiri, namun didalam hati kecil nya ia masih belum bisa melupakan kejadian dimasa lalu di mana ia di khianati. namun Ana sangat merasa Iba pada suami nya. ia rela berjauhan dengan ank istrinya demi memenuhi kebutuhan hidup mereka. namun apa yang Ana lakukan. Ana menyadari kesalahan nya, namun ia juga merasa nyaman dengan Ibrahim entah kenapa ia selalu terbayang bayang wajah Ibrahim.
Ana pun memeluk suami nya ia berbisik di telinga Riko.
" aku minta maaf ya sayang.. maafin aku, aku banyak salah.. " ujar Ana yang berbisik dan menetes kan air mata nya.
tak berapa lama ia menatap Riko. terdengar suara pesan masuk di hp ANA, ia pun mengecek nya.
" maaf mbak mengganggu suami nya sudah pulang ya.. " ujar seseorang didalam pesan tersebut yang tenyata adalah Ibrahim. yaa sengaja ia basa basi agar tak terlihat bahwa mereka memiliki hubungan gelap.
" iya mas ada di rumah dia sudah pulang kenapa ya.. " ucap Ana
" och.. sekarang dimana suami nya " ujar Ibrahim
" ada lagi tidur " ujar Ana membalas pesan tersebut dengan singkat.
" udah ya takut nanti suami ku tau kalo kita chattingan " lanjut Ana dalam pesan tersebut.
disisi lain Ibrahim yang membaca pesan tersebut ia menghela nafas panjang. dan ia tak ingin membalas nya lagi, ia menghargai keputusan Ana
__ADS_1
" hufff sampai kapan aku haru kaya gini terus.. aku bener bener sayang sama Ana.. aku pengen serius.. tapi apa lah daya ku aku hanya simpanan" ujar Ibrahim yang ber gerumung didalam hati.
dan di sisi lain Ana pun melanjut kan tidur nya.
hari menjelang pagi, Ana terbangun dan melakukan pekerjaan rumah nya selagi anak nya yang masih kecil sedang tertidur pulas. tak lama kemudian Riko terbangun dan menghampiri Ana yang ada di dapur lalu memeluk nya dari belakang.
" kamu gak kangen ya sama aku.. " ujar Riko berbisik di telinga Ana.
" kangen kok " ucap Ana singkat
" kalo kangen kok cuek gitu si.. " ujar Riko
" kan aku tau kamu capek.. jadi ya aku gak banyak bicara dulu.. " ujar Ana menjelaskan.
" masih gelap ni.. anak anak juga masih tidur.. yuk.... " ujar Riko memberi kode pada Ana.
" nanggung yank.. bentar lagi matahari terbit kok " ujar Ana dengan lirikan yang tajam.
" alah gak papa kan rumah kita sendiri juga.. biar siang bolong atau sampai bolong rumah juga gak papa.. " ujar Riko.
" gak mau ah kalo sampai rumah nya bolong ya gawat itu.. " ujar Ana sembari menepuk jidat nya.
" alah.. ayok lah.. " ujar Riko yang langsung menggendong Ana untuk di bawa ke kamar mereka. Ana pun tak dapat menolak karena itu suami nya.
sesampai nya di kamar, mereka bercanda tawa dan bercumbu akhir nya mereka memulai peperangan nya dengan gaya yang aneh. yaa semenjak Riko tak bernah mendapat jatah selama 4 bulan membuat nya menjadi beringas seperti singa yang kelaparan. dan membuat Ana kewalahan namun sebisa mungkin ia berusaha agar dapat memuaskan suami nya tersebut. dengan beringas nya Riko menyetubuhi Ana entah apa yang di pikiran Riko dan entah dapat dari mana gaya gaya yang di tunjukan Riko pada istri nya.
3 kali sudah melakukan peperangan dalam waktu 4 jam membuat Ana meringis merasakan sakit di bagian ****** nya. ya mungkin saja ada yang lecet. sedangkan Riko ia merasa lega dapat mengeluarkan kebutuhan nya.
" maaf ya sayang.. " ujar Riko. dibalas Ana dengan ekspresi wajah manja dan kesakitan.
" nanti siang atau malam kita lanjut ya sayang.. aku masih mau... " ujar Riko dengan wajah memelas.
" ayng belum puas ya.. maaf yaa.. kalo aku belum bisa muasin tapi nanti siang atau malam bisa lanjut kok. " ujar Ana. yang menjepit ******** nya karena rasa perih. Riko pun hanya dapat meminta maaf pada istri nya.
usai mandi Ana pun melanjut kan masak.
Ting
suara pesan masuk, Ana pun melihat nya
" sayang.. aku kangen ni.. " ujar pesan tersebut yang ternyata Ibrahim.
" jangan kirim pesan dulu ya.. suami ku di rumah aku takut ketahuan. " ujar Ana membalas pesan tersebut.
" tapi aku kan kangen.. gimana nanti kalo suami mu tidur kita ketemuan di belakang Rumah mu.. biar aku yang kesitu kutunggu ya di belakang rumah.. kalo suami mu sudah tidur nanti kirim pesan ya. " ujar ibrahim dalam pesan tersebut
" iya " ujar Ana Singkat dan lekas ia menghapus pesan tersebut dan nomor Ibrahim tidak ia beri nama. agar tak ketahuan oleh Riko.
__ADS_1
( hay kak.. terimakasih ya masih setia dengan Cinta Terlarang berujung dendam. maaf ya kak kalo ada adegan dewasa nya.. itu hanya untuk melengkapi isi cerita.masih penasaran kan kak.. yuk kak... ikuti terus jalan ceritanya ya..