
KENIKMATAN
POV,: AUTHOR
hari ini pukul 03.00 sore, Riko yang sedang tertidur pulas dan anak anak mereka pun tertidur, Ana mulai memberitahu Ibrahim bahwa dirinya siap ingin bertemu.
" ku tunggu di belakang Rumah " ujar Ana mengirim pesan pada ibrahim.
" oke. " jawab ibrahim.
tak berapa lama tibalah Ibrahim di belakang Rumah Ana. yaa di belakang Rumah Ana hanyalah semak semak dan rerumputan yang menjulang tinggi sehingga tak dapat di lihat oleh orang lain, sedangkan beberapa meter dari rumah mereka hanyalah hutan dan tanaman pohon karet yang sudah tak dirawat oleh pemilik kebun.
begitu sampai Ibrahim langsung memeluk Ana dan mencium nya.. lalu mencium bibir Ana. Ana tak melawan ia pasrah saja entah kenapa ia merasa lebih nyaman dengan Ibrahim.
" hem.. harum nya istriku " ujar ibrahim yang menganggap Ana sebagai istri nya.
" aku kangen ni sayang.. semenjak ada suami mu di rumah aku jdi susah mau ketemu sama kamu.. " lanjut ibrahim
" kan udah ketemu masa masih kangen.. ini kan dah dekat " ujar Ana.
" ya lain lah sayang.. aku pengen ni.. hem.. " ujar Ibrahim merengek.
" aduh.. gimana ni.. mana masih sakit lagi.. " ucap Ana di dalam hati. dengan rasa cemas. baru ini ia alami dalam hidup nya dapat merasakan 2 lelaki yang berbeda sekaligus.
" sayang.. ayok lah.. nanti keburu suami mu bangun malah gak jadi nanti nya.. ayok lah.. pliss.. " ujar Ibrahim yang sudah memeluk tubuh Ana dan tangan nya sudah meraba ke seluruh tubuh Ana yang membuat gairah Ana muncul kembali.
Ana di sentuh dengan Ibrahim secara lembut dan penuh kasih sayang.. Ana lagi dan lagi hanya pasrah. ia menikmati sentuhan dari ibrahim, lalu ibrahim mulai membuka kancing kancing baju Ana dan lain sebagai nya. tak berapa lama merekapun melakukan dosa yang sama lagi di semak semak belakang rumah Ana.
mereka melakukan dosa tersebut sekitar 20 menit,usai sudah melakukan nya. Ana bergegas berpamitan pulang takut bila suami nya terbangun. begitu pun dengan Ibrahim yang ingin istirahat karena merasa lemas usai menikmati tubuh Ana yang belum sah menjadi milik nya.
sesampai nya di rumah Ana langsung melihat Ana nya yang masih tertidur pulas.. ia lanjut kan ke kamar nya dan ternyata suami nya pun masih tertidur. ia tidak langsung mandi hanya mencuci cuci nya saja lalu ia lanjut kan dengan berbaring di samping suami nya. tak tersadar Ana pun ketiduran ia merasakan lelah sebab hari ini hari yang berbeda dari sebelum nya.
1 jam telah berlalu Ana terbangun, ia terkejut melihat Riko yang memandangi nya.
" ih ngagetin aja lo " kata Ana dengan nada sedikit kesal.
__ADS_1
" kamu kok kelian berbeda ya " ujar Riko yang membuat Ana salah tingkah, ia takut bila ketahuan selingkuh di belakang nya.
" be beda gimana sih orang sama aja kaya dulu kok. " ujar Ana
" kamu tambah cantik. " ujar Riko, yang membuat Ana merasa lega.
kini hari hari Ana dan Riko mereka lalui seperti biasa tepat sudah 1 bulan Riko libur kerja, hari ini adalah hari keberangkatan Riko ketempat kerja. Riko mengatakan kemungkinan sekitar 3 bulan lagi masa kontrak di tempat kerja nya habis
Riko sedang bersiap siap untuk pergi ke tempat kerja nya, sedangkan Ana ia sibuk di dapur untuk menyiapkan bekal buat Suami nya.
usai sudah mempersiapkan bekal serta keperluan lain nya. Riko mencium anak anak nya satu per satu
" Sayang papa gak boleh nakal ya di rumah.. temenin mama dan bantuin mama kalo mama perlu bantuan ya sayang.." ujar Riko pada Anak nya.
" papa mau kemana " ujar Anak kedua mereka.
" papa mau cari rezeki lagi ya sayang.. buat kalian semua juga kan.. nanti kalo papa pulang.. papa belikan oleh oleh ya.. " ujar Riko sembari memegang pipi anak anak nya.
" papa hati hati ya di sana jangan lupa sama kami.. " ujar Anak pertama mereka.
Riko hanya tersenyum lalu mencium istri nya dan memasuki taksi yang sudah ia pesan.
taksi pun berjalan menyusuri jalan perkampungan mereka, Ana masih saja memandangi mobil yang di naik i oleh Riko dan melambai kan tangan nya. jauh sudah terlihat taksi tersebut lalu Ana membawa Anak Anak nya untuk memasuki Rumah.
" ma.. kapan papa pulang ya... " ujar Rizki anak pertama nya.
" gak lama kok sayang.. yang pasti papa akan pulang. " ujar Ana dengan lemah lembut.
Ting..
suara pesan masuk di hp Ana.
" suami mu sudah berangkat ya sayang.. " tulis Seseorang di pesan tersebut yang tak lain adalah Ibrahim.
" iya " ujar Ana singkat
tak terlihat lagi balasan dari Ibrahim untuk Ana.
hari sudah mulai malam, Ana menyiapkan makanan untuk Anak anak nya dan diri nya
__ADS_1
usai sudah menyiapkan makanan akhirnya mereka pun makan bersama sama.. Ana merasa kesepian lagi setelah suami nya pergi untuk bekerja.
usai makan bersama Ana mengemas piring piring nya di bantu oleh kedua anak nya yang sudah besar. kegiatan mereka lanjut kan santai bersama di depan tv.
ting.. terdengar lagi suara pesan tak heran lagi pasti itu adalah Ibrahim.
" sayang.. aku ketempat mu ya.. kalo anak mu sudah tidur.. " tulis ibrahim di pesan tersebut, Ana tak membalas pesan tersebut ia hanya membaca nya.
Ibrahim yang sedang menunggu balasan pesan dari Ana namun tak kunjung di balas balas.
" kok cuma di read doang si yank " ujar Ibrahim mengirim pesan lagi. yaa lagi dan lagi Ana hanya membaca pesan tersebut tanpa merespon nya.
dan hal ini pun membuat Ibrahim merasa kesal.
" kamu itu kenapa sih.. kok gak mau balas pesan ku. kalo kamu sudah tidur gak mungkin kamu baca " ujar Ibrahim. Ana pun membaca pesan tersebut
" nanti kalo ada waktu aku kirim pesan " ujar Ana membalas pesan itu
" apa apa an sih ini " ucap Ibrahim pada diri nya sendiri.
" kok kamu gitu sih. " ujar Ibrahim mengirim pesan lagi
" aku kan sudah bilang kalo nanti kalo ada waktu aku kirim pesan. aku ini capek. ngertiin sedikit kenapa " ujar Ana dalam pesan tersebut dan merasa kesal
" kok kamu berubah gitu sih.. " ucap Ibrahim yang merasa heran
" aku kan dah bilang jangan dulu ganggu aku.. nanti kalo aku punya waktu ku kabarin lagi aku lagi perlu sendiri. kamu ini dari tadi di kasih tau gak ngerti ngerti sih.. " ujar Ana yang semakin kesal.
" kalo marah marah terus udah lah blok aja nomer ku selesai kan. " ujar Ibrahim
" ok " ujar Ana yang singkat
" gak usah kirim pesan ke aku lagi. anggap aja kita gak pernah kenal. " ujar Ibrahim yang merasa kesal dan heran.
" ok gak usah kirim pesan lagi" ujar Ana..
Ibrahim pun heran dimana kah salah nya dia hingga Ana marah pada nya, semenjak suami nya pergi untuk bekerja Ana susah untuk di temui hingga saat ini ia marah marah gak jelas. Ibrahim sangat sangat ingin tahu apa kah kesalahan nya sampai Ana marah pada nya.
(Terimakasih ya kak masih setia dengan CINTA TERLARANG BERUJUNG DENDAM. Mohon maaf yang sebesar besar nya ya kak.. jika ada adegan dewasanya.. ini hanya untuk melengkapi isi cerita..
__ADS_1
yuk kak ikuti terus jalan cerita nya...