
RASA BENCI MENJADI DENDAM 3
POV; ANA
Ku lihat hp ku dan ternya nomor baru yang mengirim kan ku pesan. dengan nomor baru ini membuat ku penasaran akhir nya ku buka lah pesan tersebut dengan perasaan deg deg an dan agak gemetar. entah lah apa yang terjadi pada tubuh ku seakan akan yang mengirim pesan adalah orang yang istimewa.
"Assallammuallaikum.. gimana kabar nya" yang tertulis didalam pesan tersebut. semakin menambah penasaran ku saja.
" waallaikumsalam, maaf ini siapa " ketik ku di dalam pesan untuk membalas nya.
saat ku tunggu tunggu balasan dari nomor baru tersebut, lama sudah ku menunggu namun tak juga ada balasan nya. jadi aku berfikir mungkin kah itu orang yang iseng iseng saja, tanpa berfikir panjang aku pun melanjut kan pekerjaan rumah ku.
**********************
uhf akhir nya selesai juga pekerjaan Rumah yang selalu menjadi langganan. ku baring kan tubuh ku di atas kasur, terlintas di benak ku bagai mana kah kabar nya bapak dan ibu ku. semenjak aku sesudah nikah belum pernah aku mengunjungi beliau hingga sekarang aku memiliki 3 orang anak.
semenjak hp ku rusak dulu aku kehilangan kontak atau nomor hp orang tua ku jadi semenjak itu pula aku tak bisa menghubungi mereka. sebenar nya aku juga ingin pulang mengunjungi mereka namun entah kapan Riko di libur kan lagi.
jika aku yang pulang dengan anak anak ku tanpa Riko apalah kata tetangga nanti, ya tau sendiri lah nama nya juga tetangga kalo mereka melihat hal aneh sedikit jadi satu kampung yang ngomongin.
itu sebab nya aku belum mengunjungi orang tua ku. selain Riko belum cuti, aku juga takut di bincang kan orang di sana. kasian orang tua ku bagai mana kah nasib mereka di sana. uhf nanti lah ku beri tahu Riko bagai mana solusi nya.
dan keluarga Riko pun tak pernah juga mengunjungi kami. entah lah kami bagai kan paus yang terdampar seperti tak mempunyai keluarga. aaaaa lama lama jadi gila kalo memikirkan semua itu.
__ADS_1
ting..
terdengar seseorang mengirim pesan entah lah siapa rasa nya aku malas melihat hp ku takut nya orang yang iseng iseng saja. lama ku memandangi atap kamar ku dengan ekspresi sayu dan lelah. ku paksa diri ku melihat hp siapa tau ada kepentingan.
Terlihat nomor yang sama yang mengirim pesan pada ku tadi pagi.
" apa kah ini dengan Ana " tertulis di pesan tersebut. aku mengerut kan kening ku merasa heran dengan orang ini.
" iya. gak usah basa basi. kasih tau ini siapa kalo gak aku blokir " tulis ku di pesan. dengan ekspresi kesal karena banyak bertanya. sesaat ku tinggal kan hp ku untuk melihat apa yang sedang di buat oleh anak anak ku.
druuutt druuutt..
terdengar dering hp, seketika ku hentikan langkah ku lalu ku berbalik menuju hp ku. rupa nya ada yang menelpon dan nomor baru itu juga. ku pandangi sebentar hp ku lalu ku angkat lah telpon tersebut.
" siapa " ujar ku yang masih kesal dengan orang tersebut.
deg.. seketika jantung ku berdetak mendengar suara suara tersebut seperti nya aku mengenali suara itu. aku pun terdiam seribu bahasa dan mengerut kan keningku, mungkin kah aku berkhayal atau memang itu dia.. ahh salah orang kali. hati ku berbicara entah lah nyata atau tidak.
" siapa " ujar ku dengan nada penasaran
" gimana kabar nya lama gak ada kabar. " ujar nya mulai basa basi.
" baik " ujar ku dengan nada cuek ku karena ku tahu dia lah orang nya
" och iya sudah kalo gitu.. maaf ya kalo aku mengganggu. " ucap nya
" ya.. " ujar ku. tanpa basa basi lagi aku langsung menutup telpon ku.
__ADS_1
entah lah apa yang dia bicara kan di sana, aku sudah tidak ada lagi perasaan aku juga tak sebodoh dulu yang bisa ia manfaat kan, aku juga tak segila dulu. aku bukan orang yang bodoh lagi. aku akat tetap membalas semua perbuatan mu pada ku.
sebagai mana kau telah membuat ku seperti orang gila. rupa nya hal yang aku lakukan setiap hari ada hasil nya juga. ya walau pun lama namun aku berhasil mengingat kan dia tentang ku melalui batin ku.
rasa kesal, marah, semakin menjadi saat aku mendengar suara nya itu. huf dasar lelaki tak tau di untung. aku mulai memberani kan diri untuk mengirim pesan kepada. nya.
" buat apa kamu menghubungi ku lagi setelah kamu tinggal kan tanpa kata kata. kini aku sudah tenang tapi kamu hadir lagi. " Tulis ku di pesan tersebut.
tak lama kemudian pun ia membalas pesan ku. membuat jantung ku semakin berdetak. entah pesan apa kah yang kirim kan. namun ku berani kan diri untuk melihat nya.
"maaf ya aku gak bermaksud menyakiti perasaan mu.. aku menjauh hanya untuk sementara.. aku masih sayang sama kamu An... aku gak mau kehilangan kamu. " itu yang tertulis didalam pesan tersebut, membuat jantung ku semakin berdetak kencang dan gemetar.. namun aku berusaha untuk biasa biasa saja walau pun sulit.
" gak usah basa basi. laki laki cuma banyak janji, omongan mu manis tapi menyakiti. " balas ku.
" aku serius An... aku pergi dulu itu juga gara gara kamu.. aku sakit hati An kamu jelek jelek in aku . padahal aku sangat cinta sama kamu An. " ia pun membalas pesan ku lagi.
" gak usah hubungin aku. lupain aku. aku mau bebas. aku gak mau kalo cuma jadi perempuan penghibur duka lara mu. " balas ku sembari menetes kan air mata dan sesekali aku memegangi dada ku karena sesak menahan tangis.
" maaf An aku memang benar benar gak bermaksud menyakiti mu.. aku pergi cuma sementara An.. cuma untuk menenangkan hati ku aja.. itu aja kok.. " balas nya semakin membuat ku menangis.
padahal rasa peduliku sudah tidak ada pada nya, namun entah kenapa saat aku membaca pesan nya rasa seperti ada yang timbul di hati. namun aku berusaha untuk tidak terjebak ke dalam cinta nya. karena sangat sulit untuk mengobati nya.
aku masih belum membalas pesan nya.. aku semakin terisak saja saat membaca pesan nya. ini membuat ku teringat kembali masa masa terindah saat bersama nya dulu.. entah kenapa perasaan itu kembali muncul.
aku sudah berusaha untuk tidak mengingat nya namun hati ku terasa lemah saat ia mengatakan bahwa ia masih mencintai ku dan menyayangiku. bagai mana kah jika aku kembali ke kehidupan nya akan kah aku bahagia bersama nya..
( hay kak terimakasih banyak ya.. masih setia dengan Cinta Terlarang Berujung Dendam. yuk kak.. ikuti terus kelanjutan cerita nya ya..
__ADS_1