Cinta Terlarang Berujung Dendam

Cinta Terlarang Berujung Dendam
CINTA TERLARANG BERUJUNG DENDAM


__ADS_3


HADIR NYA KISAH YANG BARU



POV; ANA


usai perkelahian ku dengan Ibrahim, kami tak pernah memberi kabar lagi kurang lebih ada 3 bulan kami tak saling memberi kabar dan tak saling memaaf kan. jika menurut ku aku belum puas untuk membalas perbuatan Ibrahim kepada ku.


aku berencana untuk membalas nya lagi lain waktu, bila aku ada waktu yang senggang. aku gak terima bila ia hidup tenang sedang kan aku hampir menjadi orang gila, gara gara perbuatan dia. liat aja aku gak bakal lepasin kamu sampai aku puas.


entah lah dendam ini rasa nya tak ingin menghilang, aku selalu di bisik bisikan untuk selalu membalas perbuatan nya di masa yang telah lalu. kini aku merasa hari hari ku bahagia bersama anak anak ku, hanya saja aku melihat Riko berbeda dari biasa nya.


sekarang ia sering ku pergoki sedang menelpon seseorang secara diam diam, namun setiap kali ku tanya jawab nya hanya teman kerja, tapi hati kecil ku tak percaya pada ucapan Riko. karena dari ekspresi wajah saat ku tanya kelihatan sedikit gerogi dan terkejut.


namun aku anggap biasa saja dan aku percaya bahwa itu teman kerja nya. aku yang sedang bermain dengan anak anak ku tiba tiba aku di hampiri Riko yang datang dari kamar tidur kami.


" aku tadi di telpon sama bapak kata nya adek mu mau datang kesini dan kerja di sini.. " ucap Riko yang membuka suara


" kamu gak suruh mama sama bapak ku kesini kah.. ?" ujar ku yang bertanya prihal orang tua ku karena Riko lah yang mendapat telpon dan tidak jiga memberitahu ku tentang itu.


" sudah tapi tapi kata nya masih banyak pekerjaan di sana sayang sawah nya kalo di tinggal kata bapak. " ucap Riko.


" kalo bapak ya gitu terus.. sawah terus jadi alasan.. " ujar ku sambil cemberut.


" ya nama nya juga punya sawah yank.. ya harus ngurus sawah nya dulu dong.. oya adek kamu besok mau kesini itu. " ujar Riko.

__ADS_1


" iya lah biar aja dia kesini terus kerja.. " ujar ku yang sedikit cuek.


kami pun berbincang bincang seperti biasa masalah dapur dan keperluan lain nya, serta bermain bersama anak anak. karena sudah lama sekali kami tak pernah bercanda ria bersama sama seperti ini, aku pun merasa terharu akan hal ini.


*************************************


hari telah berlalu kini sudah pagi aja.. gak terasa hari secepat ini.. entah lah jam berapa adik ku sampai di sini.. yang pasti aku siap siap memasak. untuk menyambut kedatangan nya nanti.. tak lama kemudian Riko mendatangi ku lagi di dapur.


" yank adik mu tadi kirim pesan katanya sudah dekat paling sekitar 1 jam an baru sampai.. " ujar Riko.


" och iya lah.. jadi aku masih sempet masak masak. oiya kenapa gak berangkat kerja. " tanya ku pada Riko yang sedang membuka kulkas.


" kan tanggal merah terus aku juga oper shiff" ujar nya sembari mengambil air di sebuah botol lalu menuangkan nya ke dalam gelas dan meminum nya.


" och.. " ujar ku singkat sembari melakukan kegiatan memotong sayuran.


aku dan Riko mepersilah kan memasuki rumah dan langsung kami arah kan untuk makan agar nanti enak mengobrol nya tanpa ada rasa lapar. kami pun makan bersama dengan santai dan sambil berbincang masalah perjalanan.


oiya adik ku ini bernama REZA kami satu bapak beda ibu jadi bisa di bilang jika kami ini saudara tiri. Reza ini anak dari istri ke tiga bapak ku, kami belum pernah bertemu dari kecil, kami bertemu ya sekarang ini yang tiba tiba tidak ada hujan dan angin ia hadir di kehidupan ku dan Riko.


Riko pun belum mengetahui nya jika aku mempunyai adik tiri, bapak ku lah yang memberi tahu Riko saat bapak ku mencarikan pekerjaan untuk Reza, dan akhir nya disini ada pekerjaan ya jadi dia kesini.. sebenar nya adik tiri ku ini memiliki kembaran.


yaa anak kembar Raza adalah nama kakak nya.. ya mereka lahir hanya berbeda beberapa menit saja. Raza ini ada lah kakak Reza. Oiya Raza tadi hanya mengantar kan adik nya ke rumah kami karena Raza sudah memiliki pekerjaan di luar sana.


ia hanya sekedar mengantar Adik nya saja tanpa singgah atau masuk ke rumah kami ya di bilang nya buru buru karena ada pekerjaan yang harus di selesai kan. ia hanya berpesan pada ku dan Riko untuk menjaga adik nya dengan baik. sedang kan Raza berpesan pada Reza untuk tidak menyusahkan kami dan merepot kan kami.


yaa mungkin ia gak terlalu enak hati, karena kami belum pernah bertemu tau tau nya sudah berkumis.. hehehhe.. sedikit bercanda.. adik tiri ku ini kelahiran tahun 2000. ya bisa di bilang masih bau kencur kalo bahasa jawa nya.

__ADS_1


aku juga heran sama bapak ku. lama gak ketemu tau tau nitipin anak yang masih bau kencur. haduhhhh tambah pusing.. namun semua ku bawa rileks. oiya usai kami makan bersama kami pun kumpul di ruang tamu sambil berbincang bincang.


dan aku tak menyangka adik ku membawa oleh oleh untuk anak anak ku yaitu berupa makanan atau cemilan yaaa tentu saja anak anak ku merasa gembira karena mendapat oleh oleh yang di datang kan langsung dari tanah jawa.


" kok bapak gak ikut main kesini " ujar ku bertanya pada adik tiri ku


" kata nya si nanti kalo ada waktu luang baru main kesini mbak." ucap Adik ku yang sembari menyuap kan sebuah cemilan ke dalam mulut nya..


" ya ya ya ya. ya... selalu itu itu itu dan itu ngomong nya.. " ujar ku yang sedikit cuek.


" hehehe nama nya juga bapak mbak. " ujar adik tiri ku.


" hemm " ujar ku sembari menyuapi anak ku yang paling kecil.


kami pun melanjut kan berbincang bincang.. tak terasa hari pun menjelang malam, waktu nya istirahat. dan Riko mengantar kan Reza ke kamar nya.. untung lah kami memiliki 3 kamar jadi tidak repot bila ada tamu.


kami pun istirahat di kamar kami masing masing di dalam keheningan aku membuka suara bertanya pada Riko.


" kapan dia mulai ngelamar pekerjaan.. " ujar ku yang bertanya.


" kemungkinan besok biar cepat di proses.. " ujar Riko.


" och ya sudah.. " ujar ku singkat.


tanpa basa basi pun kami melanjut kan tidur kami dan tak kami sadari kami sudah pulas tertidur.


(hay kak.. terimakasih ya masih setia dengan Cinta Terlarang Berujung Dendam. masih penasaran kan yuk kak ikuti terus kelanjutan cerita nya yaa...

__ADS_1


__ADS_2