CINTAILAH AKU

CINTAILAH AKU
bencana 2


__ADS_3

masih di rumah Bastian,sementara di luar hujan turun dengan deras,petir menyambar


terlihat kilatan cahaya menyambar.


menjelang malam,bunga meringkuk di bawah selimut,ia sangat ketakutan.


pikirannya melayang mengingat kejadian tadi siang bersama dengan Bastian,dan kini ia masih di rumah pemuda itu,sejak sore hujan turun dengan derasnya,ia berniat untuk pergi kembali ke kosan,tapi tak mungkin dengan keadaan dirinya yang masih agak lemah di tambah lagi bunyi petir yang memekakkan telinga.


hingga ia memutuskan untuk menginap di rumah Bastian, sementara itu ia sudah mengabarkan kepada sahabatnya kalau jangan menunggunya,ia bermalam di rumah saudaranya yang lain.


sementara di luar hujan semakin deras,bunga yang sudah sangat mengantuk langsung terlelap tidur,pada saat bersamaan terdengar ketukan pintu dari luar, berulang kali,hingga ia terjaga,dengan malas ia bangun dan membukakan pintu,ternyata itu Bastian.


di pandangi gadis itu ,sangat cantik meski rambutnya acak-acakan,wajah yang menggemaskan menuntun naluri seorang laki laki, jantungnya berdetak kencang saat keduanya saling menatap.


bunga yang sudah mengantuk tak sadar dengan tatapan mata yang seakan ingin menelannya.


saat melihat pemuda itu masih tertegun memandangi dirinya,ia masih bersikap seperti tadi,


"hoem,,kak,ada perlu apa ya,,,


aku ngantuk nih, cepetan dong...


Bastian segera tersadar,ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"em,aku cuma mau cek keadaan kamu,tadi pas aku dengar suara petir,aku ingat kamu kan takut sama bunyi petir...


"oh,itu...kirain mau ngapain,aku mungkin sudah tertidur pulas,tadi waktu pas bunyi petir mungkin...aku gak dengar,,


"syukurlah kalau begitu,aku pikir kamu takut,


makanya aku cek keadaan kamu,siapa tau butuh teman....


bunga jadi heran dengan tingkah Bastian,ia pikir mungkin ada yang mau di sampaikan ternyata cuma karena bunyi petir,hingga ia berani membangunkannya.


pemuda itu jadi salah tingkah,ia jadi malu,tapi mau bagaimana lagi,sudah terlanjur ia membangunkan gadis itu.


"ehmm,maaf ya,boleh aku minta waktu lima menit?


ucap Bastian,ia jadi ragu,menyampaikan keinginannya,


"boleh,tapi jangan lama ya,aku ngantuk nih...


"ok,aku cuma mau bilang sama kamu, percayalah pada diriku,aku pasti akan setia dan bertanggung jawab padamu..


pintu di buka lebar,pemuda itu mulai melangkahkan kakinya menuju ke kamar,bunga heran ia hanya bisa mundur kebelakang,.


"bas,apa yang mau kamu lakukan,,please keluar,, sekarang juga,,,Bastian...

__ADS_1


bunga semakin ketakutan dengan sikapnya,ia yang tadinya masih santai saja,kini rasa takut mulai menjalari hatinya.


muka Bastian, sangat menakutkan,,,


dia seperti orang yang berbeda,dia seperti orang lain.


selangkah demi selangkah lebih dekat dengan gadis itu,bunga yang sudah terpojokkan,ia terduduk di tempat tidur,


"Bastian,sadarlah,kamu mau apa....


wajah pemuda itu menyeringai,tanpa menunggu waktu lama,di tindihnya tubuh gadis itu dengan penuh gairah tanpa menunggu jawaban dari pertanyaan bertubi tubi yang di lontarkan gadis itu.


ia menciuminya dengan rakus,gadis itu memberontak,ia merasa sangat ketakutan, sementara itu tangan Bastian yang satunya lagi meraba bagian intimnya.


ia sampai menangis menjerit ketakutan.


tapi pemuda itu tak peduli,ia seperti serigala yang sudah mendapatkan mangsanya.


saat ia berusaha melepaskan diri dari Kungkungan pemuda itu,Bastian dengan beringas merobek baju yang di pakainya,


pemuda itu seperti orang yang kerasukan.


saat seluruh pakaiannya sudah tak tersisa lagi ,bunga menangis,ia berusaha menutupi seluruh tubuhnya yang sudah tidak ada sehelai benang pun yang menutupinya.


sementara itu,di luar hujan semakin deras,


Suara tangisan dan jeritan gadis itu tak terdengar.


saat ia bangkit, bunga berusaha berdiri dan mencari pakaiannya yang masih basah,ia menuju kamar mandi,tapi bukan Bastian namanya kalau tidak bisa mendapatkan gadis itu.


ia segera berlari menangkap pergelangan tangan bunga,setelah terlebih dahulu ia mengunci pintu kamar.


keduanya saling tarik menarik,bunga yang sudah tidak mengenakan pakaian,ia masih berusaha dengan tangan kirinya menahan pintu,hingga Bastian berhasil menariknya keluar kamar mandi.


di hempaskan tubuh gadis itu,kemudian dengan penuh napsu ditindihnya tubuh mungil nan seksi itu,


"lepaskan aku,,dasar brengsek kamu Bastian!!!


sambil meronta ronta,gadis itu mencoba melawan,


"akhirnya,kamu tertipu ,,,dasar gadis sombong,,,aku tidak akan pernah melepaskan dirimu sebelum aku bisa mendapatkan tubuhmu...!!


air mata mengalir dari sudut matanya ia tak menyangka begitu brengseknya pemuda ini,dia sudah menjebaknya..


"lepaskan aku,Bastian,aku minta maaf kalau aku sudah salah sama kamu,tapi please jangan lakuin hal ini ke aku,,please...!!!


wajah Bastian memerah,ia seakan tidak menghiraukan ucapan gadis itu,

__ADS_1


plakk,plakk,,di tampar nya gadis itu berulangkali,darah segar merembes keluar dari sela bibirnya,


bunga merasa agak pusing mendapat tamparan pemuda itu,tiba tiba pandangannya berkubang kunang,belum habis sakit yang ia rasakan,


"plakk,plakk,plak,plak,,


bunyi tamparan keras kembali di layangkan Bastian,,ia seperti orang yang kerasukan,


beberapa saat kemudian,tidak ada perlawanan lagi dari gadis itu,ia pingsan.


dengan bengisnya,Bastian melancarkan aksi bejatnya,berulangkali di setubuhi gadis itu.


ia tersenyum puas penuh kemenangan.


setelah selesai,bergegaslah ia ke kamar mandi membersihkan dirinya.


kemudian pergi meninggalkan gadis itu,yang masih pingsan tak sadarkan diri.


sebelum pergi,ia mengambil handphone kemudian memotret gadis itu.


lalu kembali menyimpan nya ke dalam saku celananya.


setelah itu di raihnya kunci mobil yang tergantung di dinding kamar kemudian bergegas keluar kamar.


terdengar deru mobil menjauh dari rumah bastian,rupanya pemuda itu sudah pergi.


sementara itu,bunga mulai berangsur angsur sadar dari pingsannya,kepalanya terasa pusing,ia mencoba menggerakkan tubuhnya


area intimnya terasa perih dan seperti terasa ada cairan yang melekat di area intimnya.


di cobanya bangkit dan melihatnya,ia terkejut.


ada darah di seprei,dan ada cairan yang kental di sekitar area intimnya.


ia menangis menjerit jerit,,,kini ia tau,ia baru sadar sudah kehilangan keperawanan yang selama ini di jaganya,siapa ,yang sudah melakukannya,,dia mencoba mengingat semua kejadian itu dan....


"tidaaak,,,,tidak mungkin,aku sudah ternoda,aku kotor,ya tuhan,apa yang sudah pemuda itu perbuat,,,?


di tutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya,ia seakan tak percaya pada apa yang terjadi,


"brengsek kamu Bastian,,,aku tidak akan tinggal diam!!!


"ibu,ayah,maafkan anakmu ,,aku sudah melanggar janji yang ku buat ,, huhuhu,,


gadis itu menangis,ia merasa berdosa ,menyesal,dengan apa yang terjadi pada dirinya.


tak ingin berlama-lama di tempat yang ia rasa seperti neraka,dengan langkah tertatih,bunga masuk ke kamar mandi dan membersihkan dirinya,agak lama,ia keluar dan kembali memakai bajunya yang masih basah,tak peduli lagi dengan tubuhnya yang kedinginan.

__ADS_1


pelan pelan ,di langkahkan kakinya keluar dari rumah Bastian, sesampainya di depan rumah ia menghentikan taksi yang kebetulan lewat


waktu menunjukkan pukul delapan pagi,bunga sampai di kosan,ia segera mengganti pakaiannya lalu segera berbaring di tempat tidur ,dan karena kelelahan ia pun tertidur,sementara itu,Vera sahabatnya tidak mengerti dengan sikap sahabatnya itu,saat di tanya dia tidak menjawab,matanya juga sembab seperti habis menangis,tapi sudahlah biar besok saja ia tanyakan,mungkin untuk saat ini gadis itu enggan bercerita padanya.


__ADS_2