CINTAILAH AKU

CINTAILAH AKU
Pembohong


__ADS_3

Jessy Membanting pintu Kamar dengan Sangat Kasar ,,, Jessy sangat kecewa Dengan apa yang baru saja ia Lihat ,,, kemarin ia Memergoki sang suami bersama Wanita yang Sama ,,, dan Hari ini ia Kembali dibuat sakit yang kesekian Kali menyaksikan Sang Suami bercumbu dengan wanita yang sama bahkan di dalam Rumah Mereka ,,, Hanya Tangis yang Selalu menemani Jessy Ia Ingin berjuang Untuk menyelamatkan rumah tangganya Namun melihat Sang suami Bersama Wanita Itu membuat Jessy Ragu ,,,


" Jessy tolong Buka Pintunya ,,, dengar dulu penjelasanku ,,, Tolong Buka Pintunya ,,, ayo kita Bicara ,,, Aku Akan Jelaskan semuanya Jessy apa Yang Ku Lihat Tak Sesuai dengan Kenyataannya ,,, Please tolong Buka Pintunya ".


seru Adrian sambil mengedor_ngedor pintu kamar sang Istri Namun sekeras apapun gedoran pintu Jessy tak menggubris panggilan Sang suami ,,,


" Ayolah jessy buka Pintunya ,,, Kita Bicarakan baik_baik masalah ini ,,, Jessy ". teriak Adrian Lagi ,,, Sampai sore Adrian tetap berada tepat didepan pintu kamar seperti setrikaan yang Rusak tak Tentu arah ,,, Namun Jessy tak kunjung keluar Dari Kamar ..


dan Malampun tiba Jessy begitu Lapar Namun ia Enggan untuk keluar Kamar Karena saat Ini Ia Tak Ingin bertemu dengan Suaminya ,,, Ia Ingin Menenangkan hatinya ,,, ketika hatinya sudah Siap Maka Ia Akan Berbicara Dengan Suaminya Namun Jessy Tahu Betul Sifat Suaminya ,, Adrian Begitu semaunya Sendiri tak Pernah Mau Mendengar Penjelasan Orang Lain Justru orang Lainlah yang Harus Mendengarnya ... Jessy tetap Bertahan walau Sedang Kelaparan ,,, tiba_tiba Jessy mendengar Bunyi bel Apartemenya ,,, dan tak Lama Jessy mendengar Suara Mertua sedang mengobrol bersama sang suami ,,, Ya Yang datang Pada Waktu yang Kurang Tepat itu adalah mertuanya ,,, mendengar Suara Sang mertua Jessy pun keluar dari Kamarnya Takut Kedua Mertuanya tau sedang Terjadi Perang Dunia Di Antara Jessy Dan Adrian ,,, Jessy Ingin menyelesaikan Masalah rumah Tangganya Sendiri tanpa Ada Campur Tangan Dari kedua Orang Tua Atau Mertuanya ,, Jessy bersikap sangat Dewa ,,, Ia Akan Berpura_pura didepan Mertuanya ..


" Ryan Di Mana Menantu Mama ,,, kok sepi sekali ". tanya Mama Vera kepada Sang Putra Kesayangannya .


" ummmmmg Jessy Dikamar Ma bentar Ryan Panggil Mama Sama Papa Duduk Dulu " .


ketika Adrian ingin beranjak kekamar terdengar suara Jessy yang datang dari Arah samping ,,, ketika Itu Adrian memaksa untuk tersenyum Namun kecemasan terlihat Begitu nyata ,, Takut Jessy melaporkan Kejadian Tadi Pagi kepada Kedua Orang Tuanya ,,, jika Itu terjadi Maka Matilah Adrian ...


" HalLo Ma ,, Pa kok datang Ngak Kabari Dulu ,,, Mama Sama Papa Kapan Tiba ". tanya Jessy dengan senyumannya sembab dan Sayu terlihat Dari Raut Wajah Dan Mata Jessy namun Jessy bersikap Dewasa Dan Tetap tenang ...


" kamu Ngapain aja Dikamar sayang ,,, hmmmg Apa Adrian memerintahmu dengan seenaknya ,, Ayo Katakan Pada Mama biar Mama Sentil telinganya ". ucap Mama Vera sambil memeluk Putri menantunya Itu dengan sayang ..


" ngak Ma ,, Jessy Hanya membersekan baju_baju mas Adrian dan Baju_baju Jessy yang baru di londri tadi pagi Ma ". jawab Jessy berbohong ,,, Jessy terpaksa berbohong agar Tak ada Keributan Lagi di rumahnya ,, Karena Jujur Jessy sangat Cape ...


" Terus Gimana Ryan Perkembangan kantor ,,, apa Semua beres ". tanya Papa Roby kepada Sang Putra .


" Semuanya Beres Pa ,,, tentang Klain yang Dari Jepang untuk Proyek selanjutnya Sudah Adrian setujui tinggal tunggu penanda Tanganan berkas_berkas dan sisanya tunggu pengerjaan setelah adanya pertemuan Nanti dengan Pihak Jepang ". ucap Adrian menjelaskan proyek selanjutnya Kepada Sang Ayah ...


" Baguslah Pastikan semua Berjalan Lancar jangan Sampai Ada Kesalahan ". seru papa Roby Lagi ...


" oea Pa gimana dengan Masalah di Kantor cabang Apa Semua Sudah Beres ". tanya Adrian dengan Khawatir ..


" Semuanya beres papa sudah selesaikan semuanya hanya Kesalahan Kecil saja jangan Khawatir ,, kamu Pokus aja Di Kantor pusat sisanya Papa yang Urus ". jawab Papa Roby Lagi ...

__ADS_1


" Kalian Sudah Maka belum ,, Ini Mama Bawain Makan ,,, tadi Sebelum ke Sini Papa Sama Mama mampir sebentar untuk beli Makan ". ucap Mama Vera Lagi ...


" Jessy Ngak Masak Ma ,,, tadi keasikan bebersih Rumah Jadi Ngak Sempat Masak ,,, Jessy Siapain makan Yach Ma ".


seru Jessy dan mengambil alih mertuanya untuk menata makanan yang di bawa mama Vera di Meja Makan ,,, setelah Siap merekapun Makan Dengan Sangat Lahap ,,, setelah makan Malam Selesai Jessy membereskan meja Dan Piring sedangkan Kedua Orang Tua serta Sang Suami Kembali Ke Ruang Keluarga mengobrol banyak Hal ... setelah selesai Jessy bergabung dengan Mertua Dan Suaminya ...


" Hari ini Papa Sama Mama Nginap Disini ,,, Besok Pagi baru Pulang " .


ucap Mama Vera Yang sontak Membuat Jessy Kaget ,,, karena jika Mertuanya menginap Maka Jessy akan Sekamar lagi dengan Adrian ,,, Namun tidak dengan Adrian ,,, Adrian Tertawa kesenangan dalam Hati ,,,


" Makasih Ma ,,, Makasih banyak ,,, mama dan Papa Datang Di Saat Yang Tepat ". Adrian Membatin penuh kemenangan sedangkan Jessy meraung ketakutan ,,,


" Ya Sudah Kalian Istirahat ,,, Mama Sama Papa Juga Mau Istirahat ,,, mama Cape Banget masih JetLek ". ucap Mama Vera Dan segera Ke Kamar Tamu ...


" Kalian Istirahatlah papa Juga Lelah ingin istirahat ". ucap Papa Roby dan Segera Menyusul sang Istri ke Kamar ,, sedangkan Jessy uring_uringan ingin menolak tapi tak bisa saat ini Jessy terjebak dengan kedatangan kedua mertuanya ...


" Ayo Jessy ". ucap Adrian sambil menarik tangan sang istri tanpa ijin ,,, Jessy ingin meronta tapi takut mengganggu kedua Mertuanya .. akhirnya Jessy menuruti semua kemauan Adrian ...


" Jalan ,,, ngak Usah Banyak bicara ,, kamu Mau Mama sama Papa tau masalah Kita ". ucap Adrian ketika tiba Dikamar .


" jangan Coba_coba kau mendekatiku mas ,,, jika Kau dekat_dekat maka aku akan teriak ". Ancam Jessy ...


" teriak Aja aku Mau Lihat Seberapa Beraninya Kamu Jessy ". Tantang Adrian sambil menghimpit tubuh sang istri ke Tembok kamar ...


" Awas Mas ,,, Apa Yang Kau Lakukan ,,, Minggir Mas ". Jessy meronta karena Sikap Sang Suami yang Mulai memojokannya .


" aku akan melepaskanmu jika Kau Mau mendengar penjelasanku soal kejadian tadi pagi ". jawab Adrian yang terus Mencoba memojokan sang istri ....


" Apa yang mau dijelasin Mas ,,, semua Sudah Jelas dan Aku Melihatnya Sendiri dengan Kedua Mataku bukan asal dengar dari Orang Lain ". tutur Jessy sambil menatap tajam kearah Sang Suami ...


" Tapi semua Itu salah Paham Jessy ,,, Maya Yang memaksa Menciumku ". jawab Adrian

__ADS_1


" Jadi Namanya Maya ,,, Kekasihmu kan Mas ,,, Mas Kau Tak Perlu memberi penjelasan padaku ,,, Aku Tau Diri Kok mas ,,, Lebih Baik Kita Selesaikan pernikahan Kita mas ,,, Ceraikan Aku ,,, dan Kau Bebas Pergi bersamanya ".


ucap Jessy kepada Sang Suami namun mendengar Ucapan Sang istri membuat Adrian tambah Marah dan lebih Menghimpit Jessy ke tembok kamar .


" Kau Jangan pernah Lagi mengatakan hal konyol Jessy ,, Dan Aku Takan pernah menceraikanmu ingat Itu ". jawab Adrian dengan tegas ...


" Tapi Kenapa Mas ,,, kenapa Tak Mau Menceraikanku ,, Kenapa Mas ". tanya Jessy yang menuntut penjelasan .


" Karena Aku Mencintaimu Jessy ".


Bommmmm sperti terkena serpihan Bom Jessy tersengat serpihan itu ,, kaget bukan Kepalang tak Percaya dengan Apa Yang baru saja Ia Dengar ,,, Jessy Tak Percaya ,, Ia Ragu Dengan Apa Yang suaminya Katakan ,,, karena selama Ini Adrian sangat membencinya Tapi Kenapa Tiba_tiba mengucapkan cinta padanya ...


" Bohong ,,, Kau Pembohong Mas ". ucap Jessy dan meronta Melepaskan diri dari sang suami namun tetap sia_sia karena Adrian mengeratkan himpitannya Dan tiba_tiba Adrian mencium Sang istri tanpa permisi ...


segitu dulu .


besok baru dilanjutin .


jangan Lupa meninggalkan jejak .


👍👍👍👍👍


❤️❤️❤️❤️❤️


😍😍😍😍😍


😇😇😇😇😇


HATE COMENT \= BLOCK


SALAM SEHAT UNTUK SEMUA .

__ADS_1


💟


__ADS_2