
Iren melajukan Mobilnya dengan kekuatan penuh karena Melihat kondisi sang sahabat yang begitu kacau ,,, Iren begitu iba terhadap sahabat baiknya ,,, entah Apa yang Dipikirkan Jessy saat ini tentang Rumah Tangganya namun Yang Pasti Iren ingin menyelamatkan sahabatnya ,,, menenangkannya ,, memberikan Semangat dan Dukungan Sebisa mungkin karena Hanya Itu yang Bisa Iren Lakukan ,,, Iren Tak mungkin mencampuri urusan Rumah Tangga Sahabatnya ,,, Namun Yang Pasti Apapun keputusan Sahabatnya Nanti ia akan selalu Mendukung Dan selalu Ada untuk sahabatnya Jessy ...
" Jessy ,,, Heyyy Ayo Kita Sudah Sampai ,,, Ayo Masuk Dan Istrirahatlah di kamar aku Akan menyiapkan makan siang Kita".
ucap Iren ketika tiba Dikamar bersama sang sahabat yang Telah Merebahkan dirinya Di Tempat tidur ,,, setelah Pastikan Jessy Baik_baik saja ,, Iren segera kedapur untuk menyiapkan makan siang ,,,
" sebegitu buruknya aku mas ,,, sampai Kau ingin bercerai ,,, bahkan kau berani berdua_duan dengan wanita Lain ,,, jujur aku kecewa Mas dengan sikapmu ,,, kenapa sikapmu berbeda jika bersamaku ,,, ku selalu membentak ku ,,, selalu menekan ku ,,, selalu memaksa dan seenaknya sendiri ,,, namun perlakuanmu sangat berbeda ketika kau bersama wanita itu ,,, kau begitu memanjakannya ,,, sebegitu cintakah kau untuk wanita itu ,,, Aku juga ingin diperlakukan seperti itu Mas ".
ucap Jessy dengan tangis Haru di kamar sahabatnya ,,, Jessy terlihat begitu putus Asa ,,, begitu kecewa ,,, bahkan jika dikasih Pilihan Jessy lebih memilih mati dari pada Harus Hidup tersiksa seperti yang dia Alami saat ini ....
ketika Sudah selesai menyiapkan makanan sederhana Ala_ala chef Iren ,, Iren segera ke Kamar membawakan nampan berisi makanan untuk sahabatnya itu ,,, ketika ingin masuk Iren tak sengaja mendengar semua ungkapan Hati Jessy yang begitu pilu ,,, selama ini Jessy yang Ia Kenal Adalah Jessy yang selalu ceria ,, sopan ,, jujur apa adanya ,,, Jessy yang selalu welcom dengan siapa saja tanpa membeda_bedakan atau pilih_pilih sahabat tapi ketika melihat sahabatnya yang sekarang membuatnya Ikut hancur ,,,
" Jessy ,,, Kau Harus Kuat sayang ,,, Maaf Aku tidak bisa Membantumu lebih karena bukan kapasitas ku untuk berdebat atau membuat keributan dengan suamimu ,,, Aku Tau kau Sahabatku yang paling kuat ,,, Aku Yakin kau Bisa melewati ini semua ,,, dan Yang Pasti ada Jalan keluar dari setiap permasalahan ini ,,, asal kamu ikhlas dan berdoa sungguh_sungguh maka apapun yang kita minta semua Akan dimudahkan ".
tutur Iren untuk memberi dukungan dan kekuatan untuk sahabatnya itu ...
" Ren Apa salahku Ren ,,, Aku terlihat begitu bodoh didepan suamiku sendiri ,, bahkan ia akan menceraikanku ,, Apa begitu buruknya diriku Ren ". tanya Jessy yang terus menangisi nasib Hidupnya ..
" Hey ,, hey ,, Jessy tatap aku ,,, Tatap aku ".
ucap Iren sambil memegang kedua bahu sahabatnya dan ketika Jessy menatapnya Iren Kembali melanjutkan pertanyaa ..
" Jessy Kau Harus Jujur padaku ,,, Apa Kau Telah Jatuh cinta Padanya ".
__ADS_1
tanya Iren kepada Sang Sahabat namun Jessy tak menjawab pertanyaan dari sang sahabat ,,, hanya tangisan yang terus lolos dari pelupuk wajah Cantik Jessy ,,, melihat sang sahabat yang Terus Menangis membuat Iren Sadar bahwa tanpa Jawaban dari sang sahabatpun ia Tau Bahwa Jessy Telah Jatuh Cinta Pada Suaminya ....
" Jika Kau Cinta Padanya Maka Kau Harus memperjuangkan nya jangan biarkan Wanita Itu menang darimu ,,, Jessy kau Istri sahnya kau berhak atas dirinya ". tutur Iren Lagi dan Meyakinkan sang Sahabat untuk menyelamatkan Rumah Tangganya ...
" Tapi Ren ,,, Bahkan Pernikahan kami telah berlangsung selama 2 bulan Tapi sikapnya masih tetap dingin terhadapku ,,, Apa Aku Mampu untuk lewatin ini semua ,,, Aku takut berjuang sendiri Ren ,,,, jika Memang Aku Harus menyerah sampai disini maka Aku Akan ikhlas Ren ,,, Aku sudah Tak Mampu untuk melanjutkan pernikahan ini ,,, jika Kecewa Yang Harus Aku Trima Lagi ,,, kau Dengarkan Ren ia sendiri yang Sampaikan pada Wanita Itu jika Ia Akan menceraikanku ,, Lalu untuk Apa Aku Harus Bertahan Ren ,,, Aku Takut Ren ,, sungguh takut ,,, bahkan aku Takut untuk berhadapan dengan Kedua Orang Tuaku ,,, Apa ynag Harus Aku Lakukan Ren ".
Tanya Jessy Lagi masih Dengan Tangisan karena sampai Saat ini Yang Jessy Rasakan Hanya Sesak Dan sakit menembus Ke Lubang Kekecewaan Yang Begitu dalam ..
" Aku memahami Akan Hal Itu Jessy ,,, Tapi Satu Hal Yang Ingin aku Sampaikan Jika Kau Benar_benar mencintainya maka kejarlah dia ,, perjuangkan apa yang Yang menjadi Hakmu jangan biarkan orang Lain merebut apa yang menjadi milikmu ,,, jangan Biarkan orang Lain merebut kebahagian yang baru saja Kau Bangun dengan susah Payah ,, Jessy kau Ingatkan Jika Masih ada Aku Sahabatmu yang selalu ada untukmu ,,, aku Akan bantu sebisaku untuk menyelamatkan pernikahanmu ,,, aku yakin kau Bisa Jessy jadi jangan pernah menyerah Jessy ,,, Ayo Bangunlah jangan terus_terusan berada dalam kesedihan kau harus Bangkit ,,, Ayo sayang ".
ucap sang sahabat untuk tetap Semangat dan Bertahan ,,, Iren segera Menyerahkan Nampan yang Berisi Makanan yang Ia bawa tadi di Atas meja dan Memaksa Sang Sahabat Untuk sedikit saja Mengisi perutnya dengan Makanan yang Telah Ia Siapkan tadi ...
" Ayo Makan Jessy biar Kau Kuat ,,, Ayo Cepat Sayangku makan ,,, Semangat Dong ,, Jessy Sahabatku bukan Orang yang Cengeng ,, Tapi Jessy yang Kukenal adalah Seorang Yang Kuat Bertahan Dalam Hal Apapun ,,, Ayo Makanlah Agar Tenagamu Segera Kembali dan Ingat Kejarlah Dia ,, Jika Kau Mencintainya ,, Okey ".
ucap Iren dengan penuh semangat untuk menyemangati sang Sahabat ,,, Iren Begitu antusia untuk selalu Mensupot sahabat Baiknya itu ,,,
jawab Jessy sambil memeluk sahabatnya Iren dengan Tangis Haru ,,, setelah tenang Jessy segera Menghabiskan Makanan yang Telah Disiapkan oleh Iren Sampai Tandas tak Tersisa ,, setelah Selesai Makan Iren Segera Memebresakan Bekas Makan Jessy dan Membawanya Ke dapur untuk dibersihkan ...
" Tunggu Ren ,,, kamu Ngak Makan kenapa aku Yang selalu Kau Perhatikan sedangkan dirimu sendiri kau Acuhkan ".
tanya Jessy dengan Jengkel terhadap Sahabatnya karena Jessy Pikir Iren Belum Makan siang karena Sedari tadi Iren hanya Duduk dan Melihat Jessy Makan dengan Sangat Lahap pada hal tanpa Jessy Tau ketika Selesai Masak Iren Langsung makan didapur karena Sudah Sangat Lapar ...
" jangan Kawatir Jess ,, Aku Sudah Makan ,, Aku Pikir tak Perlu membahas tentang diriku karena Aku Selalu baik_baik saja ". jawab Iren sambil terkekeh melihat Raut wajah jengkel sang sahabat ...
__ADS_1
" Dasar Jomblo ,,, lihat Saja Ketika Kau Menemukan belahan hatimu Maka Kau akan berubah 180 derajat ... dan aku yakin kau akan uring_uringan sepertiku ". jawab Jessy yang Sontak Membuat kedua Sahabat itu tertawa terbahak_bahak ...
di sisi Lain di Apartemen Adrian ,, Ketika Tiba di Apatemen ,, Adrian Segera berlari menuju Kamar Jessy ,,, dengan raut wajah Khawatir namun ketika Membuka Pintu kamar Jessy ,, Adrian tak Menukan siapapun di kamar Itu ..
" kemana Dia ,,, Aaaaaaaaah kemana Aku Harus Mencarinya ... bahkan Aku tak Mengenal siapa Sahabatnya ,, Oh Tuhan apa Yang Harus Aku Lakukan ,,, Jika Mama sama
papa tau maka semua Akan Berantakan ,,, Adrian kau bodoh kau telah melakukan kesalahan besar ,,, Jessy kemana kamu ,,, ya Tuhan Kenapa Dadaku terasa begitu sakit melihat Ia menangis ,,, hati ini bagaikan ditusuk ribuan pisau sangat sakit melihatnya seperti tadi ".
Rutuk Adrian karena kebodohannya ,,, Adrian Baru Menyadari jika Dirinya Sangat Membutuhkan kehadiran Jessy ,,, entah itu perasaan Cinta Atau Hanya perasaan kasihan Adrian belum tau Pasti tentang perasaanya saat ini terhadap istrinya ,,,
segitu dulu Yach ...
jangan Lupa Tinggalkan jejak ..
👍👍👍👍👍
😇😇😇😇😇
❤️❤️❤️❤️❤️
🙏🙏🙏🙏🙏
HATE KOMENT \= BLOCK
__ADS_1
SALAM SEHAT
💟