CINTAILAH AKU

CINTAILAH AKU
jebakan


__ADS_3

hari ini ,Vera tidak masuk kuliah ia tidak enak badan sejak kemarin pulang dari kampus.


bunga akan meminta izin dari dosen yang bersangkutan agar tidak menjadi masalah nantinya.


kuliah di mulai tepat pukul delapan,selama dua jam kuliah berlangsung, selesai mengikuti mata kuliah jam pertama bunga berinisiatif untuk pulang ke kosan,ia mengkhawatirkan sahabatnya yang sedang sakit.


sambil melirik jam tangannya,bunga mengambil langkah cepat keluar dari ruangan kelasnya,tapi saat hendak keluar pergelangan tangannya di cekal oleh seseorang,ia kaget berhenti sejenak lalu memandangi orang yang sudah berani tanpa izin memegang tangannya,


bunga sangat geram selama ini ia tidak memperbolehkan pria di kampus seenaknya saja,ia adalah perempuan yang punya prinsip.


"maaf ,bisa lepaskan tangan saya,,?atau saya teriak,,saya tidak suka anda menyentuh saya


Sebastian Hermawan..lepaskan!!!


suara bunga agak tertahan ia berusaha untuk tidak menimbulkan keributan,selain malu jika nantinya menjadi tontonan mahasiswa yang lainnya.


Sebastian hanya tersenyum,,


"oke,,aku lepas ,,tapi kamu harus mau jadi pacar saya gimana?


ucapnya dengan senyum menyeringai lebar ,matanya terlihat menyusuri setiap inci tubuh gadis itu.


"apa katamu?,apa kamu tidak salah? aku tidak mau pacaran!!paham tidak? aku selama ini tidak berminat pacaran dengan siapapun di sini


tujuan ku datang ke kota ini semata-mata untuk kuliah bukan cari pacar,and kalau kamu mau cari cewek ,tuh sana banyak.


seketika Bastian melepaskan cengkeramannya


ia menatap penuh dendam pada gadis itu..


"nih ,udah aku lepasin,,


sambil mengangkat kedua tangannya,lalu berjalan pergi dari hadapan bunga.


sesaat kemudian ia berbalik ke arah bunga


telunjuknya di arahkan ke gadis itu dari bibirnya terucap sesuatu tapi bunga tak mendengarnya..


ia bahkan tak ambil pusing,lalu kembali berjalan menuruni tangga,ia masih memegang kedua pergelangan tangannya ya terasa perih


setelah di lihat,agak memerah,pantas saja terasa perih..


gumamnya pelan...


sesampainya di luar bunga melambaikan tangannya,memanggil tukang ojek,


sebetulnya ia tadi berniat untuk pergi dengan jalan kaki saja,tapi karena di ganggu sama Bastian ia agak takut juga,akhirnya ia memutuskan untuk pergi dengan naik ojek saja.


saat bunga pergi,ada sebuah motor sport yang mengikuti mereka dari belakang..


bunga tak menyadari bahaya mengintainya,


setelah sampai ia bergegas masuk ke kosan,


motor sport yang mengikuti mereka berhenti setelah itu kemudian berbalik pergi,,


setelah mengecek kondisi sahabatnya,bunga beristirahat sebentar,setelah itu ia kemudian bergegas untuk kembali ke kampus mengikuti mata kuliah yang selanjutnya,


Vera, yang mendengarkan cerita bunga tentang Bastian,ia mewanti wanti sahabatnya itu agar berhati hati dengan orang seperti Bastian,

__ADS_1


ia tidak mau sahabatnya terperangkap oleh jerat tipu daya rayuan maut pria itu.


sudah berulang kali Vera mendengar kabar itu.


Sebastian memang anak orang kaya,dia anak tunggal,dan merupakan pewaris kekayaan ayahnya,ia juga sangat tampan,tapi sayangnya kelakuannya yang buruk ,ia sering mempermainkan wanita.


itulah mengapa Vera takut setelah mendengar cerita bunga.


Vera berharap bunga tidak akan pernah menjadi korban pria brengsek itu.


sementara itu di kampus,


setelah selesai mengikuti semua mata kuliah


bunga tergesa gesa membereskan buku-bukunya di atas meja,kemudian bergegas keluar ruangan.


di dalam kelas sebenarnya ada beberapa mahasiswa yang masih duduk bercengkrama


salah seorang di antara mereka tampak memperhatikan gadis itu dengan sangat serius.


dari sorot matanya,pria itu tampak bersimpati padanya,sementara itu ,yang di pandang tidak peduli ia segera keluar dengan tergesa-gesa dari dalam ruangan.


bunga bahkan tak menyapa beberapa orang yang kebetulan melihatnya,ia masih teringat dengan kejadian tadi pagi,saat Sebastian mengganggunya,


setelah sampai di bawah gedung bunga berjalan dengan cepat,ia tampak melihat sekeliling,syukurlah pria itu tak kelihatan,


ucapnya dalam hati ,sambil mengelus dada.


tapi ia salah besar,bukan Bastian namanya kalau tidak berhasil mendapatkan gadis yang di incarnya,


ia terlihat duduk di kafe dekat kampus,dengan memakai topi hitam dan kacamata hitam.


bunga yang tak menyadari itu..


setelah dirasa cukup aman ,bunga sengaja berjalan dengan lambat,selain kelelahan ia pikir tidak ada yang perlu di takutkan lagi..


saat sedang berjalan ,tanpa ia sadari ,ada seseorang yang sudah di dekatnya,tapi bunga


merasa mungkin orang lain,bukannya Bastian


dalam hatinya ia bersyukur,,


"sudah aman,


"aman apanya,,,


suara itu,,bunga cepat berbalik,ternyata,,Bastian sudah di sampingnya,,ia berhenti sejenak,menatap pria tampan itu dengan tatapan tidak suka,,


tapi yang di pandang hanya senyum senyum saja,bahkan ia tak takut saat bunga memasang wajah galak,,


"kamu lagi,apa kamu nggak cape ngejar ngejar aku? kamu bisa cari cewe lai,you now?


"masih banyak gadis yang menggilai kamu,tapi sorry itu bukan saya,,paham???


ucap bunga,ia sudah tidak tahan dengan tingkah pria itu...


"bunga,tunggu saya mau minta maaf,,oke?


kamu mau kan maafin saya?..

__ADS_1


terlihat wajah penuh penyesalan,,


ada sedikit rasa bersalah dalam hati bunga..


"ok ,aku maafin tapi please,jangan pegang pegang ,aku tak suka,"


"jadi,kamu maafin saya? yes! akhirnya,,


tapi,kalau kamu marah jadi tambah cantik deh,,


suerr...ucap Bastian mulai melancarkan gombalan mautnya.


"mulai deh ,gombalnya,basi tau!


udah gak mempan ke aku,,


tanpa terasa keduanya sudah sampai di dekat kosan bunga,


saat bunga hendak masuk ke dalam kosan ,Bastian masih mengikuti dari belakang.


"loh,ngapain ikut,,,?


"kamu tidak suruh aku masuk? haus nih ,tawarin minum ke,,makan ke,,apa kamu nggak kasian sama aku?


ucap Bastian sambil memasang tampang memelas.


"ngapain juga aku urusin kamu,,,emangnya aku ibumu?nenekmu?..


kalau mau makan sana,di warung,puas puasin suka suka kamu...


"tega amat sih,kan aku sudah minta maaf nggak gangguin kamu lagi,,


"bodoh amat ,aku pikirin,kamu kan anak orang kaya,tuh beli sekalian warung sama orangnya..


ucap airina sambil menutup pintu gerbang kosan.


ia berlalu tanpa


memperdulikan tatapan memelas dari Bastian.


setelah bunga pergi,raut wajah Bastian seketika berubah,ia tersenyum penuh kemenangan,


sebenarnya ia datang ke kampus dengan mengendarai sepeda motor sport miliknya,tapi karena ingin mencari perhatian dan simpati gadis itu,ia rela kepanasan di bawah terik matahari,demi gadis yang di incarnya,


ia juga beralasan belum makan, tapi sebenarnya ia sudah makan di kafe tempat ia nongkrong tadi bareng temannya.


Bastian jadi penasaran dengan gadis yang bernama bunga ini,tidak mudah untuk di


taklukkan.


saat kembali ke kampus mengambil sepeda motor yang di tinggal tadi ia sempat bercermin di kaca spion miliknya,,


"masak sih wajah setampan ini di tolak..


ucapnya sambil tersenyum..


kemudian melesat pergi ke arah pusat sebuah tempat perbelanjaan.


"

__ADS_1


__ADS_2