CINTAILAH AKU

CINTAILAH AKU
dia...


__ADS_3

hari ini bunga dan Vera pulang kuliah lebih awal,soalnya dosen yang mengisi mata kuliah


tidak masuk,jadi daripada hanya duduk di kampus keduanya memutuskan untuk pulang .


suasana kampus yang ramai ,mereka berdua berjalan menuju pintu keluar kampus


sepanjang jalan terdengar suara suara yang mengganggu,siulan pula tak henti.


keduanya sudah terbiasa dengan hal itu.


jadi mereka tetap acuh tak peduli ,pandangan mata tertuju pada wajah cantik nan ayu ,siapa lagi kalau bukan bunga ayu az Zuhra,yang terkenal kecantikannya dan kelembutannya,ia juga di akui sebagai salah satu mahasiswi yang cukup di perhitungkan dan cerdas.


beberapa kali ia muncul di forum debat mahasiswa mewakili universitas nya.


keanggunan dan kecerdasannya tidak membuatnya menjadi angkuh,ia tetap seperti biasanya, santun dan ramah terhadap semua orang.


pakaian yang di kenakan juga sederhana,bukan merk ternama atau pakaian model baru.


maklum bunga jarang pergi berbelanja pakaian ia lebih memilih memakai baju bekas dari salah seorang kerabatnya yang tergolong cukup kaya di kampung.


bagi bunga selama baju itu masih layak di pakai untuk apa harus membeli baju baru ,sepatu yang di pakainya tergolong murah di beli di pasar dengan harga yang cukup terjangkau.


sifat serta cara hidupnya yang sederhana membuat ia di kagumi banyak orang.


setelah keluar dari pintu kampus,tepat di samping kampus terdapat sebuah kafe tampak beberapa mahasiswa yang sedang nongkrong di tempat itu,bunga seperti mengenali salah seorang di antaranya,


"assalamualaikum kak,,


ucap bunga serempak dengan Vera secara bersamaan.


"waalaikum salam cantik,,"


ucap beberapa orang yang ada di situ.


salah seorang di antara mereka berdiri dan berjalan mengikuti keduanya dari belakang.


"bunga,bolehkah aku bicara sebentar dengan kamu,,?


keduanya berhenti lalu memandang ke arah pria tersebut,,


ia nampak tersenyum sambil mengangguk ke arah bunga .


"kalau boleh tau,ada perlu apa ya kak,,

__ADS_1


ucap bunga keheranan,tapi masih dalam nada pelan.


"oh,itu saya mau ajak kamu makan boleh gak?


"tapi,maaf ya kak,aku bukannya gak mau,tapi aku gak ada waktu deh,,


"oh begitu,gimana kalau besok?


"besok ,aku ada kelas sama mau temani Vera ke perpustakaan ,kebetulan tugas dari dosen hari ini lumayan banyak.


"oh,kalau begitu,lusa apa kamu ada jadwal kegiatan?


ucapnya pelan.


"oh lusanya aku juga sibuk ada kegiatan di kampus ,maaf ya...


ucap bunga,dengan senyuman agar tidak menyakiti pria itu,ia memang sudah biasa dengan ajakan dari beberapa mahasiswa di kampus.


sebisa mungkin ia menolak dengan halus agar tidak menyakiti hati mereka.


kalau sebatas teman mungkin masih bisa ia terima itupun ada batasannya,tapi kalau lebih dari itu ia keberatannya.


karena ia takut semua itu dapat menghalangi perjalanan


pria itu terlihat agak kecewa,,


"baiklah kalau begitu, saya juga minta maaf mungkin sudah mengganggu waktu kalian,


ucapnya sambil berlalu.


bunga dan Vera melanjutkan perjalanan pulang ke kost mereka.


bunga tidak tau kalau,pria yang tadi di tolaknya


sangat kecewa dan marah,,,


"tunggulah , bunga,suatu saat aku pasti bisa mendapatkan mu


selama ini tak ada yang berani menolak aku..


tunggulah aku akan membalas penolakan mu ini.


aku , bersumpah untuk mendapatkan dirimu

__ADS_1


aku pasti bisa menaklukan dirimu suatu saat nanti...


kau memang angkuh,akan ku buat keangkuhan mu sirna,dan menderita seumur hidupmu,akan ku buat senyummu itu berubah menjadi air mata.


bunga tidak tau kalau pria yang tadi di tolaknya


tidak terima dengan penolakannya walaupun secara halus dan dengan kata-kata yang lembut.


pria itu adalah seorang playboy yang terkenal di kampus,banyak perempuan yang sudah menjadi korbannya.


Sebastian,adalah pria yang cukup terkenal di kampus,tidak hanya tampan ia juga kaya raya


kedua orang tuanya merupakan pengusaha sukses,mereka mempunyai beberapa perusahaan yang cukup ternama.


ia merupakan anak tunggal dari istri pertama


ia hidup dengan gelimang harta.


sebenarnya,bunga tau dan sudah mendengar tentang Bastian,saat para gadis di kelasnya membicarakan pria itu, tapi bunga bukanlah gadis yang mudah terpengaruh oleh semua itu.


ia tidak peduli dengan para pria yang sering mengejar cintanya.


sementara itu,,,


sesampainya di kos kosan,setelah berganti pakaian sehari hari,bunga dan Vera memutuskan pergi ke luar membeli makanan.


sebenarnya,sejak dari kampus keduanya merasa lapar,tapi Vera maklum akan penolakan bunga terhadap pemuda tadi sewaktu di kampus.


Vera tau keputusan sahabatnya itu semua demi kelancaran kuliahnya,mungkin bunga tidak ingin terganggu pikirnya.


karena sudah beberapa kali terjadi di kampung halaman mereka, beberapa anak gadis yang pergi kuliah menjadi gagal karena sudah menikah pada saat kuliah,ada yang hamil di luar nikah,dan parahnya lagi pemuda yang menghamili mereka tidak bertanggung jawab.


malu dan sedih yang di rasakan orang tua mereka ,bunga tidak ingin kedua orang tuanya merasakan hal yang sama.


kerja keras dan tetesan keringat orang tuanya


harus terbayar dengan kelulusannya dan menyandang gelar sarjana muda,sesuai dengan impiannya selama ini.


sementara itu ,setelah selesai membeli semua keperluan mereka,keduanya kembali ke kosan,


menyantap makanan yang sudah mereka beli


selesai makan ,bunga dan Vera mengerjakan. tugas dari dosen,kemudian di lanjutkan dengan beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2