CINTAILAH AKU

CINTAILAH AKU
Bertengkar Hebat


__ADS_3

Hari Berganti Bulan ,, kini pernikahan Adrian Dan Jessy sudah genap berusia Dua Bulan Namun tak Ada yang Berubah dari Pernikahan mereka ,, Adrian Dan Jessy saling Menghindar mereka tinggal serumah Namun tidur dikamar yang Berbeda ,,, Sejak Pulang Dari Bulan Madu Adrian Memutuskan untuk tinggal Di Apartemennya ,,, pagi Ini seperti biasanya Adrian Sedang Bersiap Untuk ke kantor ,,, sedangkan Jessy sudah Kembali Ke Kamar ketika Sudah Menyiapkan sarapan Untuk sang Suami. ,, Sekalipun mereka saling Menghindar Namun Jessy Tetap Berusaha untuk menjadi Istri yang Baik Untuk tetap Melayani sang Suami Dengan Menyiapkan Hal_hal kecil seperti yang Ia Lakukan tiap Hari ,,, seperti menyiapkan sarapan pagi ,, menyiapkan makan siang dan kadang_kadang Jessy menyiapkan pakaian sang suami ,,, Adrian tetap bersikap dingin ,,, namun dibalik sikap dinginnya terbesit perasaan yang tak bisa Ia ungkapkan ...


Pagi ini Adrian begitu tampan ,,, sejak menikah ketampanan Adrian semakin bertambah ,,, seperti pagi ini Adrian tampil dengan setelan jas hitam dipadupadankan dengan celana dengan warna senada dengan jam Tangan mahal yang melingkar ditangannya ,,, sehingga Adrian terlihat begitu sempurna ,,, Adrian pun segera bergegas kekantor ,,, tak berselang beberapa menit kemudian Jessy keluar dari kamarnya niatnya ingin membersihkan bekas sarapan sang suami .. namun begitu tiba Diruang makan Jessy begitu kecewa melihat makanan yang ia Sediakan tak disentuh sama Skali oleh Suaminya ... tiba_tiba air mata Jessy luluh ,,, kecewa ,, Sangat kecewa ..


" Dia sangat kejam ,,, aku membuang waktu percuma untuk Laki_laki brengsek seperti Dia ,,, aku berusaha bangun pagi hanya untuk membuatkan sarapan tapi ia justru tak menghargai usahaku ,,, seburuk itukah aku Mas sampai kau bahkan tak menyentuh Makanan yang Ku siapkan ".


Jessy menangis melupakan isi hatinya ,,, namun apalah Dayanya sekeras Apapun Jessy berusaha tetap saja Dimata Adrian Jessy buka Siapa_siapa ..


" Aku sudah Sangat Lelah dengan Ini semua Mas ,,, belum Cukupkah kau Membuat Aku tak Berdaya seperti ini Mas ". tangisan Jessy terus lolos sambil memukul_mukul dadanya karena Sakit yang begitu terasa akibat sikap suaminya ,,,


ketika Tiba Di Kantor ,, Adrian Langsung disodorkan dengan Berkas_berkas yang menumpuk di atas meja ,, ia harus memeriksa satu per satu berkas yang diserahkan sang asisten dengan teliti karena semua berkas yang ada dimeja Adrian itu bernilai Miliyaran rupiah ,,, Banyak berkas yang ia Tanda Tangani sejak ditinggal berbulan Madu dan ketika itu pekerjaannya tambah Menumpuk ,,, Namun sebagian berkas penting juga Telah Dikerjakan Oleh Rio Sang Asisten jadi Sedikit banyak pekerjaannya sedikit berkurang ,,, setelah Selesai dengan Berkas yang menumpuk Adrian Bersiap Untuk menemui partner bisnisnya untuk Membicarakan Proyek Kerja sama yang telah disepakati sebelumnya ...


" tok "


" tok "


" tok " terdengar ketukan pintu


" masuk ". jawab Adrian dari ruangan CEO kebanggan nya ..


" Tuan ,,, mobil sudah siap ,,, kita harus Berangkat sekarang karena Klain kita sudah menuju hotel tempat pertemuan kita Tuan ". ucap Rio sang asisten sekaligus sahabat Adrian itu ..


" Okey Rio kita Berangkat ". jawab Adrian sambil memakai jasnya dan segera menuju ke Lift dan segera Menemui Klain nya ... 15 menit berlalu Adrian Dan Rio telah Sampai dan mengambil tempat yang Private yang telah di pesan di hotel ithu ,,, proyek Ini bernilai milyaran maka Adrian butuh Tempat tertutup untuk membahas proyek tersebut ,,,, ketika Tiba mereka Langsung pada pokok pembicaraan karena Adrian tidak suka basa Basi .. Adrian Dan Rekan Bisnisnya Begitu serius dalam membahas Proyek tersebut sampai mereka Tak Menyadari jika Hari sudah Semakin Sore ,,, setelah Selesai Membicarakan soal pekerjaan Adrian Segera Pulang Ke Apartemennya diantar oleh Sang Asisten Pribadi ,, Karena Tubuh yang begitu Lelah kerena Mengurus Segala pekerjaan Kantor sehingga membuat Ia Lupa Bahwa Dari Tadi Siang Dia bersama sang Asisten Belum Menyentuh Makanan sama sekali ,,, sejenak ia Meraih Telponnya dan Menelpon seseorang ...

__ADS_1


" Tut "


" Tut "


" Tut " bunyi sambungan telpon tak lama terdengar suara seseorang dibalik telpon tersebut ..


📞 : HalLo tuan ,, Apa Ada sesuatu yang Mendesak ". tanya seseorang dibalik telepon Adrian ..


📞 : tidak Rio ,, aku Mau minta Maaf ,,, karena pertemuan kita hari ini membuat aku Lupa Bahwa Kau dan Juga Aku tak Menyentuh makanan sama Skali ".


jawab Adrian kepada Rio ,,, ya Orang yang Adrian Telpon adalah Asistennya ,, Adrian Merasa Bersalah Karena seharian Ini Dirinya Dan Juga asistennya tak menyentuh makanan ,,, Ia Takut jika sang Asisten sakit ,, Karena Jika Asistennya Sakit Maka Adrian Akan Kerepotan Mengurus pekerjaan Kantornya itu salah Satu Alasan Adrian Menelpon Rio sang Asisten untuk memastikan kegundahannya ..


📞 : Tidak Masalah Tuan ,,, kebetulan Saya baru selesai Makan juga Tuan ,,, Tuan Jangan memikirkan Masalah Itu ,,, saya Harap tuan Juga Jangan Sampai lupa Untuk makan ". ucap Rio sang Asisten ..


📞 : oke baiklah ,,, segeralah istirahat Rio karena Besok banyak Pekerjaan yang Harus Kita Kerjakan ". jawab Adrian dan segera Mengakhiri sambungan Telpon ,, dan Ketika Tiba Di Apartemen ,, Adrian Langsung masuk menuju kamarnya ,, saat itu Apartemennya Sangat sepi dan Gelap ,,


prang ,,, prang


tiba_tiba terdengar seseorang dari arah belakang Adrian karena kaget mendengar bunyi pecahan beling ..


" Ada Apa Mas ,, kenapa Kau membuat keributan malam_malam begini mas ". ucap Jessy sambil menutup mulut tak percaya dengan apa yang ia lihat .. ketika Melihat Sang Suami sejenak Jessy gugup karena Tatapan yang Adrian tunjukan adalah Tatapan Mengintimidasi seakan ingin membunuh orang yang Ada tepat Didepannya siapa lagi kalau bukan Jessy .


" Kau ,,, Apa Saja Yang Kau Lakukan ?? sehingga makanan pun tak ada ,,, apa Yang Akan Aku makan ,,, aku Sangat Lelah dan Lapar ,, Kau Pikir aku bersenang_senang dikantor ha ??? kau Memang Istri yang Tak Berguna Jessyka ,, aku semakin Muak dengan Kelakuanmu ". ucap Adrian sambil berteriak ke arah sang istri Namun ketika Mendengar Adrian mengatainya Istri tak berguna Membuat Jessy meradang dan Marah ,,, sehingga Jessy Meluapkan semua Kegundahannya Saat itu juga ...

__ADS_1


" Apa Mas ?? Aku istri yang Tak Berguna ,, Apa Kau sadar dengan Kata_katamu mas ,,, selama ini aku berusaha menjadi istri yang terbaik untukmu mas ,, tapi apa pernah kau melihat sedikit saja ketulusanku mas ,, aku berusaha menjadi istri yang baik bagimu ,, aku Bangun sepagi mungkin untuk menyiapkan Makananmu tapi apa Pernah sekali saja kau memakan makanan yang Aku siapkan Mas ,,, jawab mas ,,, kau memang egois merasa yang paling benar ,, sehingga Kebaikan orang Lain kau anggap lelucon ,,, ya mas kau benar aku tak berguna dan Kau Harus Tau Mas aku telah membuang semua Makan yang tadi ku siapkan karena percuma aku masak toh kamu tak akan menyentuh makanan itu kan jadi apa yang salah padaku jawab mas ,,, jika Berpisah Adalah yang Terbaik untuk kau dan Aku Maka segeralah ceraikan Aku ".


jawab Jessy dengan Meneriaki Adrian ,, Adrian mengeraskan Rahangnya karena Sikap Jessy ,, Adrian Begitu marah Mendengar Kata Cerai ,, pada hal selama Ini Adrian memikirkan Untuk Menceraikan Jessy karena Ia Sudah Memiliki kekasih Tapi Kenapa sekarang ketika Mendengar Kata Cerai Dari Jessy membuat Hati Adrian Terasa Tercabik_cabik dan Begitu sakit ??? Apa Adrian Sudah mencintai Istrinya ??? entah Apa Yang Saat Ini Adrian Pikirkan ,, Adrian Begitu Murka ,, Ia Marah ,, dan Juga Sakit hati ,,, tiba_tiba Adrian mendekat kearah Jessy dan merengkuh pinggang Jessy sehingga Posisi mereka semakin dekat bahkan wajah Jessy tersapu oleh hembusan Napas Adrian saking dekat posisi mereka ,, Adrian Menatap Lekat mata Sang istri ...


" jangan Harap Jessyka ,, aku Takan pernah menceraikan mu ,, dan Kau jangan bermimpi untuk selangkah saja keluar Dari rumah Ini ,, Ingat Jessy aku Akan membuat Kau Menderita atas sikap keras kepalamu itu ,,, jangan pernah memancing emosiku Jessyka Handoko aku bisa menyeret mu dan Menyiksamu agar kau Segera mengandung benihku sehingga Kau Tak Pernah Bisa Memikirkan untuk kabur dariku ".


Ucap Adrian dengan penuh amarah ,,, mendengar apa yang disampaikan oleh Adrian membuat Jessy ketakutan ,, Jessy tak Bisa melanjutkan kata_katanya ,, karena apapun yang ia sampaikan Nanti akan tetap salah Dimata Adrian ,, Jessy memilih diam ,, dan tiba_tiba tatapan mata mereka saling mengunci ,, Seketika Pipi Jessy memerah karena Malu ,,, dan menyadari posisi mereka Membuat Jessy mendorong sang suami dan melepaskan dirinya dari kungkungan sang suami dan Berlari menuju kamarnya sejenak ia Melupakan kejadian yang baru saja terjadi tentang Pertengkaran itu ...


" Ada Apa Denganku ,, Apa aku sudah Mencintainya ,,, Aaaaah Ada Apa Dengan Jantungku ini kenapa Tiba_tiba berdetak begitu kencang ketika Menatap Matanya ??? Waaah aku bisa Gila ". Adrian membatin ... dan segera kembali ke kamar dan dalam Seketika rasa Laparnya hilang secara tiba_tiba ...


segitu dulu Yach ,,,


hari ini 1 part aja ,,


jangan lupa tinggalkan jejak ..


👍👍👍👍👍


😇😇😇😇😇


😍😍😍😍😍


❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Hate komen \= BLOCK


🙏🙏


__ADS_2