
Di dalam kelas XI Ips 2, terdengar percakapan yang amat begitu beragam, mulai dari gosip, olahraga, sampai tentang PR yg dikerjakan.
Hingga dari keributan yg di timbulkan oleh percakapan itu, redam dengan kehadiran 5 orang laki-laki dari kelas XI Ips 5
BRRRAAAAKKK BRRRUUUUKKK
Suara pintu yg di tendang berserta teriakan Risky yg membuat seisi kelas terdiam membisu
" Rian mari lo sini...!!!!, kita selesaikan masalah yg tadi pagi !!! "
dengan raut muka yg dibuat tenang, aku mulai berdiri dari tempat duduk.
Namun Dengan cepat tangan Risky telah memegang kerah baju ku, hingga membuat aku sulit untuk bergerak
" lo mau lari kemana hah...??!!! "
Ucap Risky dengan mata yg meletot.
Cengkraman Risky sangatlah kuat hingga membuat ku sulit untuk bernapas, namun dengan sedikit bermodalkan ilmu beladiri dari kakek, aku dengan mudah melepaskan diri dari cengkramannya
" apaan sih lo ..., datang-datang langsung cari ribut "
Kataku dengan pelan
" kenapa tadi pagi lo kabur dari gue "
Tanya risky dengan masih melototkan matanya
" emangnya siapa juga yg mau kabur dari loe, gue tuh cuman takut telat ajah ".
Namun dengan sikap Risky yg nggak mau ngalah/kalah, mungkin akan susah untuk bicara baik-baik.
" helah...jangan suka ngeles loe, pake bicara soal takut telat segalah, bilang ajah kalo loe takut "
__ADS_1
Kata rian sambil melihat ke arah 4 temannya.
Kata-kata rian sangatlah pedas hingga membuat seisi kelas melihat ku dengan sorot mata yg aneh, aku yg mendengarpun merasa tertantang dengan dengan ucapan Risky, namun Cici seakan-akan melarangku untuk mencari masalah, sambil berdiri di samping meja guru Cici terus memandangku dengan sorot mata yg jengkel.
" iya-iya gue sebenarnya takut sama loe, gue nggak berani " kata aku merendah untuk mengalah
namun takdir berkata lain, aku yg sedari tadi mencoba untuk mengalah, tiba-saja menjadi tak terkendali.
" ahahahahahah, tuh kan benar..., dasar anak buru cuci !!! Ahahahahaha "
Ejek Risky
" Risky..., loe boleh hina gue..., loe boleh hina gue sepuasnya tapi....ada satu hal yg nggak boleh loe hina yaitu ibu gue...!!! "
Ucap ku dengan sangat emosi hingga membuat aku melepaskan pukulan yg membabi buta pada Risky.
Perkelahian antara kamipun tak bisa dihindari, pukulan demi pukulan kami lepaskan hingga membuat seragam kami kotor berantakan.
Sambil menarik bajuku dari belakang dia berteriak dengan kencang-kencangnya.
" udah...hentikan...!!! "
kata Cici saat mencoba melerai kami
namun karna telah terbakar amarah kami berdua tak mendengarkan perkataan Cici, pukulan demi pukulan masih kami luncurka. hingga tak sengaja pukulan Risky mengenai wajah Cici, hingga meninggalkan bekas lebam yg lumayan parah.
seketika itu pun perkelahian antara kami berdua berhenti.
" Cici...!!! kamu nggak apa-apakan...???!! "
tanyaku dengan nafas yg masih terengah-engah
" Cici... maaf aku nggak sengaja "
__ADS_1
tambah Risky karna merasa bersalah
semua kata maaf kami berdua lontarkan pada Cici, namun Cici yg hanya berdiam diri sambil memegang pipinya yg sakit tak mendengarkan respon kami, hanya air mata yg terus menetes di pipinya.
tak lama kemudian terdengar suara seseorang yg sedang membubarkan penonton-penonton yg kala itu terdiri dari kelas XI Ips 1 hingga XI Ips 4.
" hei-hei ayo bubar.!!! ayo cepat bubar "
" Rian, Risky kalian berdua ikut ibu ke ruang BP sekarang juga.
kami berdua yg kala itu merasa bertanggung jawab pada semua kekacauan itu, perlaan mulai berjalan meninggalkan Cici.
sambil masih melihat Cici yg sedang menangis,
HELLO GUYS BAGAIMANA PENDAPAT KALIAN PADA NOVEL INI.
$$$ JANGAN LUPA LIKE AN COMENT $$$
KARNA DENGAN DUKUNGAN KALIAN AKU JADI TAMBAH SEMANGAT BUAT NULIS EPISODE SELANJUTNYA.
MAKASIHYA YANG UDAH
$$$ LIKE AND COMENT $$$
SALAM HANGAT DARI AKU
BAY....
FOLLOW
INSTAGRAM : @joelfik5
FACEBOOK : Julfikri Sion
__ADS_1