
dua bulan kemudian,.........di suatu pagi,
Hoek, Hoek,,,
keringat dingin keluar membasahi dahinya.
tubuhnya terasa lemas,
bunga menyeka keringat dengan handuk yang di lilitkan di leher.
sudah seminggu ini,tubuhnya tak bisa di ajak kompromi,di saat saat menjelang ujian semester,saat semua mahasiswa tengah sibuk sibuknya mempersiapkan diri ,ia malah sakit.
belum lagi selera makannya seakan hilang,
tenggorokannya terasa sangat tidak nyaman,
dengan tubuh yang lemah,tentu saja mengurangi semangat belajar yang selalu di lakukan ya setiap hari.
semenjak kejadian buruk yang menimpa dirinya, menyisakan trauma yang berat menekan batin dan jiwa yang terasa pedih dan perih yang teramat dalam,trauma yang berat membuat hidupnya terasa tanpa arah.
rasa berdosa menghantui pikiran, menyisakan penyesalan tak berujung.
ia berubah menjadi pendiam,Vera sahabatnya seakan di buat bingung dengan sikap bunga yang berubah drastis,
Vera ingat saat suatu pagi,bunga pulang dari menginap,katanya di rumah saudaranya.
ia terlihat kacau dan acak acakan.
saat di tanya,ia tidak menjawab hingga hari ini
sudah hampir dua bulan sejak saat itu,ia kelihatan tak bersemangat tubuhnya terlihat kurus dan pucat.
sebagai seorang sahabat, rasanya ia tak bisa tinggal diam melihat teman yang selama ini menjadi tempat berbagi dalam suka dan duka
seakan mengalami sesuatu.
waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi,sebentar lagi ujian semester genap di laksanakan,
di lihatnya,bunga tengah bersiap,
Vera yang sudah lebih dahulu bersiap siap untuk pergi,ia menunggu bunga agar keduanya dapat berangkat bersama, seperti yang sudah mereka lalui selama ini.
"bunga,sebelumnya aku minta maaf,kalau apa yang aku ucapkan sudah menyinggung perasaan kamu,
bunga yang sudah bersiap untuk berangkat,
ia menghentikan langkahnya,menatap dengan penuh perasaan,air mata menetes di pipinya
terlihat ada duka yang tersimpan di balik wajah cantik yang terlihat memucat.
"apa yang ingin kau katakan,aku...
tidak apa-apa,aku baik baik saja..."
__ADS_1
ucapnya pelan,tanpa semangat...
Vera menggenggam tangan sahabatnya,ia berusaha menguatkan teman yang sudah di anggap seperti saudara.
"aku tau,mungkin kurang pantas kalau aku terlalu mencampuri urusan pribadi mu,
aku cuma khawatir dengan kondisi kesehatan yang kau alami.."
aku hanya ingin bertanya,apa,,,,tidak ada masalah,,,? apa kau baik baik saja?
ucapnya, sembari memegang tangan gadis itu.
tetesan air mata , mengalir di pipinya ,ia tampak terisak,bahunya terguncang,
Vera jadi ikut sedih ,ia berusaha menahan air matanya.
terlihat getaran dari bibir mungil itu,ia seperti berat mengucapkan sesuatu...
"aku,,,,,aku,,sudah ternoda,,, aku kotor....aku di perkosa....
ia semakin terisak setelah mengucapkan kata kata itu,ada luka yang teramat dalam dapat dirasakan olehnya,
"siapa yang melakukannya? katakan padaku,,siapa,,,? biar aku bikin perhitungan dengan dia!!
ia sangat terpukul dengan pengakuan bunga,,
air mata yang berusaha di tahannya,,mengalir begitu saja ,ada rasa marah ,dan sakit hati.
di pegang kedua pundak sahabatnya,
dengan terbata bata,gadis itu mengucapkan satu nama yang membuat Vera terduduk lemas.
"Bastian orangnya....dia,,,menjebak aku,,
sampai di situ,lidahnya seakan kelu,tak sanggup melanjutkan kata kata,ia menangis
meluapkan emosi dan perasaan tersayat yang sudah tidak sanggup di tahannya mengalir begitu saja....
huhu, huhuhu,,
"aku ,,sudah melanggar janji pada ayah dan ibuku,,,aku tidak pantas di sebut anak,aku sudah mengecewakan kedua orang tua aku"
sesalnya,,dengan wajah yang penuh penyesalan.
Vera memeluk sahabatnya,yang sangat ia sayangi,tempat berbagi suka dan duka,kini saatnya ia harus mensupport bunga yang tengah terpuruk.
"aku,akan selalu ada untukmu,aku akan bantu kamu,apapun keputusan yang akan kau ambil nanti,aku pasti mendukung mu.."
tapi,aku mau tanya satu hal,apa,,,kamu hamil?
tapi kalau kamu tidak mau cerita tidak apa-apa,aku paham kok,aku siap kapanpun kau mau cerita sama aku...
bunga menggelengkan kepalanya,ia merasa seperti berada di dalam himpitan hidup yang tak berujung.
__ADS_1
"aku,,,aku,,barusan tes pake alat tes kehamilan yang aku beli diam diam,tadi malam,dan ternyata hasilnya positif,,itu artinya aku...hamil".
Vera nampak sangat terkejut,mendengar pengakuan dari bunga,ia sudah menduga ini saat melihat gelagat bunga selama beberapa hari ini.
"apa yang harus aku lakukan,,? kalau kamu mau aku bantu kamu,kita cari pemuda brengsek itu!!! ayo,biar aku yang urus dia,aku bersumpah untuk kamu,aku pastikan dia bertanggung jawab atas semua perbuatannya padamu,mentang mentang anak orang kaya,, seenaknya sendiri ia bertindak!!".
ia sangat geram mendengar apa yang di ucapkan barusan oleh bunga..
lihat saja nanti,aku tidak akan tinggal diam
dasar bajingan,kau takkan pernah ku biarkan lolos .
mungkin bunga belum tau apa yang sebenarnya terjadi di kampus beberapa tahun yang lalu,karena mereka berdua masih tergolong mahasiswi yang masih baru,
tapi tidak dengan Vera,saat ia melihat gelagat Bastian terhadap temannya,ia tidak tinggal diam,di telusuri semua yang berkaitan dengan Bastian.
dia anak pengusaha yang sukses,kehidupannya sangat berbeda dengan gadis itu,ia juga sangat di segani oleh semua mahasiswa di kampus ini.
ada satu peristiwa yang terjadi pada saat keduanya belum kuliah ,
saat itu Bastian menghamili seorang gadis,tapi dia tidak mau bertanggung jawab terhadap gadis itu, beberapa waktu kemudian,gadis itu di temukan gantung diri,pada saat usia kandungannya sudah mencapai enam bulan.
mungkin karena malu,hingga ia memutuskan melakukan hal itu.
ia di temukan tewas gantung diri di kontrakan tempat tinggal nya.
dan berita yang menyebar seakan lebih memihak Bastian,entah siapa yang menyebarkan nya,
sungguh malang nasib gadis itu,tewas karena cinta yang salah.
dan sekarang semua itu terjadi pada sahabatnya,ia tidak akan tinggal diam,melihat bunga menderita seperti ini.
lamunannya buyar seketika,saat bunga mengguncang bahunya,
"ver,sebaiknya....kita pergi sekarang,takut telat..aku masih ingin bicara sama kamu,tapi,,
waktu ujian sudah akan di mulai sebentar lagi,
Vera,memaksakan tersenyum,ia ingin menguatkan bunga,bahwa masih ada orang yang peduli dengan nya.
"oh,ya,ayo kita pergi sekarang,jangan sampai telat masuk ruangan.
"yo,kita pergi.."
"ayo,..
sesampainya di luar,Vera melambaikan tangannya memanggil tukang ojek yang mangkal di samping mesjid.
tak lama, berselang keduanya sudah menuju kearah kampus.
ternyata ,ujian baru saja akan di mulai,
untungnya tidak terlambat,jadi keduanya masih di ijinkan mengikuti ujian semester.
__ADS_1
bunga yang masih di kuasai oleh perasaan yang sedih, ia berusaha mengerjakan semua soal tes semester dengan baik,begitu juga dengan Vera.