
malam ini akan menjadi malam yang panjang buatku, sebenarnya perutku masih sangat sakit nyilu rasanya, tapi gue nggak mau terlalu lama di rumah sakit..
sesampainya dikosan selly gue langsung tiduran sementara selly pergi membeli makanan, gue berharap bisa tertidur dengan lelap setelah drama yang ku lalui, tapi tidak ternyata drama ini masih berlanjut saat telfonku berdering, kulihat ternyata nomer baru dengan malas gue mengangkat telfon itu..
" hallo siapa ?" kataku
" hei kau jalang dimana hati lo, lo pikir lo bisa dengan mudah ngerebut vito dari gue istrinya, jangan mimpi lo, gue ma vito tu udah memiliki anak dia nggak akan pernah ninggalin anak nya, kenapa lo diem ajha baru sadar ea kalo lo tu cuma pelampiasan nafsu nya vito karena jauh dari gue.."
gue sangat kaget mendengar orang diseberang sana memaki maki gue...
" oowh jadi lo istrinya vito, mending lo datang terus bawa pulang suami lo, dari pada lo merepet² nggak jelas sama gue "
" pasti kau kan yang menggoda suami gue dasar pel*c*r.."
gue yang tadinya menanggapi dengan santai jadi kalap karena kata² dia yang terakhir..
" eh mbak dari tadi gue dah berusaha mengerti perasaan mbak saat ini, bukan gue yang menggoda suami lo, tapi suami lo yang tergoda ma gue, bukan gue yang nggak punya hati tapi suami lo yang nggak punya hati, tidak kah dia berfikir sebelum ngelakuin ini ke gue, gue disini korban, korban dari bejad nya suami lo, dan satu lage jangan pernah hubungi gue lage apalagi memaki² gue dengan kata² kasar lo itu, simpan ajha makian lo untuk suami tersayang lo, jangan sampai gue jadi jahat gara² perkataan lo, jangan ganggu gue lagi "
gue mau menutup telfon gue, tapi gue dengar istrinya menangis dan memanggil nama gue
" vinny tolong jangan tutup telfonnya, gue sebenarnya nggak mau memaki² lo, gue cuma terbawa emosi, Vito tadi nelfon dia ingin menceraikan gue, karena mau nikahin lo, vinny gue mohon ma lo lepasin Vito lo masih muda dan cantik, gue pernah lihat foto lo ma vito, tapi gue ma vito sudah memiliki seorang anak masih bayi, tolong kembalikan dia pada kita.." katanya sambil menangis
gue yang mendengarnya sangat terpukul hati ini sangaaat sakit bagaimana mungkin gue memisahkan seorang anak dengan ayah nya, tapi saat ini gue juga lage hamil anak nya..
" mbak tenang aja gue akan usahakan vito segera kembali ke kalian, udah malam temani anak mbak gue juga butuh istirahat, selamat malam " kataku menutup telfon
apaa ini, bahkan memimpikan Vito dalam tidurku pun gue merasa nggak ber hak..
hati ini sangat sakit seperti ada sesuatu yang meledak didalam sana sampai sakitnya gue rasakan menusuk tulang belakangku..
Vito kenapa lo sejahat ini, dan bodohnya gue hanya dalam 4 bulan dia udah mampu membuatku sangat sangaat mencintainya bahkan hamil anaknya..
selly datang dengan membawa makanan..
__ADS_1
" kakak makan dulu ea biar cepet bertenaga lagi " kata selly menyiapkan makanan untukku
" dek apa yang salah dengan cinta kakak kenapa Vito tega ngelakuin ini ma kakak "
" nggak ada yang salah sama kakak, yang salah itu Vito yang ******** cowong brengsek "
gue saat ini udah seperti orang gila kepalaku sangat berat hati gue sangat sakit, dan perutku mulai melilit lage sakitnya kali ini berkali kali lipat...
" dek tolooong sakit " kataku menggenggam tangan selly
selly sangat kaget melihatku
" kakak keluar darah apa yang harus selly lakuin kak " katanya menangis
" apakah dekat sini ada bidan atau semacamnya cepat bawak kakak kesana sakit banget dek " kataku menahan sakitku rasanya sepetri ada gumpalan yang ingin keluar dari bawahku
tanpa basa basi selly memapahku membawaku keluar kebetulan rumah bidan itu dekat disini...
selly mengambil telfonku dan menelfon vito dia memberi tau vito kondisiku sekarang dan menyuruh vito segera menyusul ke rumah sakit X...
gue udah nggak tahan rasanya sangat sakit darah makin banyak keluar gue rasa, tuhan kalau engkau mengambil janinku tolong bawa aku bersamanya, itulah doaku saat ini..
sesampainya di rumah sakit dokter langsung melakukan tindakan padaku beruntungnya pendarahanku segera bisa dihentikan..
dan iyaa janinku udah nggak ada lage dirahimku, gue keguguran dalam waktu yang singkat, tidak sampai sehari vito dah berhasil merenggut segala nya dariku..
tatapanku kosong pintu terbuka gue nggak berniat untuk mengetahui siapa yang datang kerna gue pikir itu selly gue tutup mataku rapat² dah terlalu banyak gue nyusahin dia...
kumerasa ada yang menggenggam tanganku, ini bukan selly pikirku, gue sangat kenal dengan tangan ini, ini tangan vito, gue langsung menarik tanganku dan berbalik tanpa membuka mataku..
" sayank maafin gue "
" pulang lah vito kembalilah pada istri dan anakmu, apalagi yang lo tunggu disini, lo tidak perlu mengasihani gue, lo juga nggak perlu lahe bertanggung jawab ke gue " kataku menahan tangisku
__ADS_1
gue sudah sangat lelah menangisi dia dari sore sampai sekarang sudah mau pagi...
" mana selly tolong panggilin dia masuk kalo lo nggak keberatan " pintaku
kemudian selly masuk dan memelukku
" kakak yang kuat ea, mungkin ini memang yang terbaek buat kakak .."
" iyaa dek makasiih untuk semuanya, maaf kakak sudah sangat² merepotkan adek hari ini, adek pulang ajha lage, kakak nggak apa² disini, adek juga belom istirahat semalaman ini.."
" nggak kak selly hari ini udah ijinin kakak sekalian selly juga, selly mau temanin kakak "
" nanti adek dicariin pak robin "
" nggak kak semalam dia nelfon gue dah bilang ke dia kalo gue nungguin kakak di rumah sakit, karena kakak kena demam berdarah, dan tante kakak lage keluar kota kataku ke robin, kakak istirahat ajha dulu pasti kakak sangat capek "
" ea kakak istirahat, tapi adek harus pulang buat istirahata juga, kakak nggak mau istirahat kalo adek disini.."
" ok lah kalo gitu selly pulang, nanti siang balik lage sini " katanya
" vito lo juga pulang gue mau istirahat, kalo bisa tolong anterin selly ke kosannya" kataku
" tapi gue mau nemenin sayank disini " kata vito
" tolong bito jangan ngajak gue ribut biarkan gue tenang disini.."
" ok nanti gue balik lage " katanya lemas..
akhirnya Vito dan selly pulang meninggalkan gue sendiri disini..
gue kembali menangis mengingat orang tuaku, mama papa maafin vinny, vinny udah menjadi anak durhaka disini...
__ADS_1