CintaMu Sadis

CintaMu Sadis
pulang, kembali


__ADS_3

apakah setiap hubungan harus melakukang hal² terlarang seperti ini


tidakkah ini suatu kebodohan bukan cinta


gimana cara menolak tanpa harus kehilangannya


atau memang diriku yang terlalu diperbudak dengan sesuatu yang kusebut cinta


apakah karena diriku sudah tak sebersih kertas putih, tak sebening salju dan semurni air dari pegunungan


hingga harus terjerumus lebih dalam kelembah kehancuran diriku


tidakkah ada yang tersisa dari tubuh ini yang bisa kubanggakan...



🍃🍃🍃



alvin membawaku chek in kesalah satu kamar tipe sweet berview kan hamparan laut...


kumasuk dan kulihat isi kamar ini lebih cocok untuk orang yang berbulan madu ditambah ada hamparan bunga mawar diatas kasur bertuliskan I LOVE U..



gue cuma terdiam melihat semua ini, perlahan Alvin menghampiriku dan memelukku dari belakang..



" kog bengong lagi mikirin apa ?? jangan terlalu banyak berpikir " katanya berbisik ditelingaku



" nggak ada cuma lagi menikmati keindahan disini "



" i love you "



" love you too "



perlahan Alvin mulai mebalikkan tubuhku untuk bisa berhadapan dengannya, diangkatnya dagu ku dan mulai menciumi bibirku, rasanya sangat manis dan lembut beraroma mins..



suasana kamar ini juga sangat mendukung dengan pencahayaan yang begitu dramatis membuatku semakin masuk dalam manisnya cinta ini..



tak terasa tubuh kita sudah terhempas diatas kasur sambil terus berciuman..


terasa sangat jelas getaran didadaku begitupun dengan Alvin..



tiba tiba Alvin melepaskan ciumannya dan membenamkan wajahnya dipundakku, terasa jelaz dia lagi menghembuskan nafas dengan sangat berat..



" Maaf " katanya berbisik ditelingaku



" untuk apa "



" nggak seharusnya kita disini "



lalu kudorong perlahan tubuhnya dari atasku, kulihat wajahnya dan kutersenyum padanya, ternyata dia nggak seperti yang gue pikirkan..



" makasih ea " kataku



" untuk apa " katanya sekarang giliran Alvin yang bertanya seperti itu padaku



" ea pokoknya makasih emang nya nggak boleh bilang makasih " kataku cemberut



" seharusnya gue yang bilang makasih karena udah mau nerima gue sebagai kekasih hati beiby, dulu gue takut gue nggak punya kesempatan untuk berada dihatimu sekarang gue lebih takut lagi takut ada yang mengambil hatimu dariku "



" sweet banget sih, bisa aja gombalnya "



" ini seriuus bukan gombal, besok sayang mau pulang ketemu orang tua sayang, titip salam ea dari calon menantunya bilang "



" iiish PD banget "



" terus seminggu disana jangan keluyuran dirumah aja takutnya ada yang nyulik "



" hahahaaa.. apaan sih emangnya gue anak kecil, ea udah pulang yok beib, gue belom kemas² buat pergi besok, sekalian mampir ditoko oleh² dulu ea "



" oke ayok "

__ADS_1



akhirnya kitapun meninggalkan kamar hotel ini tanpa melakukan hal² diluar wajar sebagai pasangan yang sedang dimabuk cinta..



lega rasanya karena gue merasa Alvin sangat menghormati gue sebagai seorang perempuan, ea inilah yang gue butuhkan seburuk dan sehancur apapun gue dimasa lalu bukankah gue juga berhak memilih dan menjadi lebih baik dihidupku masa kini..



kitapun melaju menuju toko oleh², semua belanjaan gue Alvin yang bayarin, padahal gue udah nolak tapi dia tetap ngotot ea sudahlah dari pada kita berantem cuma gara² hal kecil semacam ini..



Alvin pun lalu mengantarku pulang dan akhirnya kitapun sampai didepan rumah hari udah cukup malam jam sudah menunjukkan pukul 21:30 ..



" beib makasih ea untuk hari ini, oea besok gue yang anter kebandara ea "



" harusnya gue yang bilang makasih beib, emang beiby nggak kerja ?? "



" kerjaan gampang kan berangkatnya pagi besok gue ijin aja dulu habis nganter beiby baru masuk kerja "



" oke deh kalo gitu, selamat malam, hati hati dijalan jangan ngebut "



" ea bawel, beiby juga langsung bobok ea "



gue pun akhirnya turun dari mobil dan melihat Alvin pergi dulu baru masuk rumah..



" malem banget pulangnya " kata tante ngagetin gue



" eh maaf tante tadi keasyikan belanja oleh² sampai lupa waktu.. hehe "



" bisa aja ngelles nya "



" beneran tante, ea udah ea tante Vinny mau masuk kamar dulu mau cepet² bobok takut besok nggak bangun.. hehe "



tanpa menunggu tante menjawab gue langsung masuk kamar dan membersihkan diri mandi..




tuut.. tuut..



* hallo beiby baru tiga puluh menit pisah dah kangen eaa *



* ea gue kangen bisa datang nggak ??* kata gue menggodanya



* seriuus gue balik ne *



* gue boong.. hehe, cuma mau nanya beiby dah sampai rumah belom *



* baru sampai beib ne baru nyampek kamar mau mandi, mau ikut nggak ??*



* nggak, ea udah mandi sana gue ngantuk *



*ea udah bobok gih mimpiin kita ea, emmuach *



* beiby juga emmuach *



gue pun memutus panggilan kita dan langsung bobok dengan nyenyak..



🍃🍃🍃



pagi² sekali gue sudah sibuk dengan segala keriwetan yang gue buat sendiri, tantepun ikut membantu mengemas barang² yang akan gue bawak pulang ke Kota A



" Vinny vinny kamu ini ea mau pulang seminggu aja udah keg mau pindahan "



" ea mau gimana lagi tante inikan oleh² bukan barang² ku siapa suruh aku banyak keponakan disana.. hehe "

__ADS_1



" oea kamu kebandara naek taxi apa tante suruh om aja antar ?"



" nggak usah nanti Vinny dianter Alvin tante "



" oowh ea bagus lah pacaran tu emang harus gitu yang ada gunanya "



" tante jahat kali ngomongnya "



" emang iya kalo nggak guna buat apa ?? buat pajangan "



" iyaa iyaaa tante paling benar "



akhirnya selesai juga ngemasin barangnya, ternyata barang² yang gue bawak pulang memang banyak, satu koper besar, satu koper sedang, dan satu box sedang isi kue..



kulihat jam sudah jam 8:00, gue sudah siap dan Alvin pun sudah datang...


setelah memasukkan barang²ku kebagasi mobil gue pamitan ma tante dan kitapun berangkat menuju bandara, penerbangan gue jam 10:25, perjalanan kebandara kalau tidak macet bisa ditempuh kurang lebih sejam..



sesampainya dibandara Alvin menyewa porter untuk membawa barang²ku jam sudah menunjukkan pukul 9:20..



" beib hati² dijalan nanti sampai dikota A langsung kabarin gue, jaga mata jaga hati " katanya memelukku



" hei beiby gue cuma pulang seminggu jangan drama deh, lagian kita masih bisa VC tiap hari "



" rindu itu berat tauk "



" penggemar dilan eaa.. hahaha "



" ea udah gue dah telat gue chek in dulu, beiby langsung pulang aja ke kantor hati² dijalan, makasih udah anterin gue " kataku lalu kukecup pipinya



Alvin pun mengecup keningku lalu gue pun masuk kedalam pemeriksaan untuk chek in..



masih ada waktu sekitar 30 menit sebelum pesawat berangkat jadi gue duduk santai diruang tunggu, kebetulan ruang tunggunya bersebrangan dengan jalur kedatangan..



saatnya gue pemeriksaan tiket terakhir untuk naik ke pesawat, tapi entah kenapa hati gue beneran nggak tenang saat berjalan menuju ke pesawat diujung sana, saat tiba² gue dengar ada yang panggil nama gue



" Vinny " suara ini nggak mungkin itu dia pikirku gue sangat takut untuk menoleh kebelakang, dan sekali lagi suara itu memanggilku



" Vinny tunggu " gue pun menoleh dan betapa terkejutnya gue ternyata suara itu memang benar milik orang yang pernah membuatku hancur sehancur²nya iyaa dia Vito..



tanpa mempedulikan dia gue mempercepat jalan gue, hingga ku dengar Vito dicegat oleh petugas disitu



" maaf pak bapak salah jalur, ini jalur keberangkatan, dan bapak tidak boleh masuk kesini silahkan bapak menuju sebelah kanan untuk jalur kedatangan " kata petugas tersebut samar ku dengar



tuhaaan apa ini kenapa dia beneran ada disini, gimana selanjutnya apa yang harus gue lakuin agar nggak ketemu dengannya nanti kalau gue kembali ke kota ini lage..















__ADS_1


__ADS_2