CintaMu Sadis

CintaMu Sadis
pulang


__ADS_3

#POV WIDYA#



setelah bertemu dengan Alvin, Widya langsung pamitan pulang, setelah sampai diparkir Widya nampak bengong, dia berfikir apakah dia harus memberi tau Vito masalah Vinny atau enggak, secara Widya sangat tau Vito menceraikan istrinya karena tidak bisa melupakan Vinny, bagaimana jadinya kalau Vito tau Vinny udah memiliki kekasih dan melupakannya..



"yank kog bengong mikirin Vito ea ??" kata Adit menyadarkan Widya



" ea yank kira² kita bilang nggak ea ma Vito masalah ini "



" kita masuk mobil dulu lalu nelfon Vito, mau gimanapun kita harus ngasih tau dia tentang kenyataan ini, dari pada dia terlalu berharap dan sakit hati nantinya, lebih cepat lebih baek "


mereka pun akhirnya masuk ke mobil dan Adit langsung menghubungi Vito



tuut.. tut...tut



" halo ada apa ??" terdengar suara Vito dari kejauhan



" gue cuma mau ngasih tau sesuatu ma lo tapi lo harus tenang dengarnya ??" kata Adit



" apa jangan membuatku penasaran "



" ini tentang Vinny "



" lo ketemu vinny dimana ?? gimana kabarnya ?? lo udah minta nomernya ??" kata Vito terdengar bersemangat



" Dia sudah ada kekasih namanya Alvin "



" apaa ?? Alvin, sialan anak itu ternyata dia belum nyerah juga "



" lo kenal ??"



" ea dia satu perusahaan ma Vinny, gue akan mempercepat keberangkatan gue kesana, besok gue datang "



" apakah lo baek² aja ?? gimana kalau Vinny nggak mau balik ma lo ??"



" gue yakin dia belum bisa sepenuhnya melupakan gue, ea udah gue siap² dulu buat keperluan gue besok "



" oke hati² dijalan besok kalau dah berangkat kabarin gue biar gue jemput "



" oke " kata Vito lalu menutup telfonnya



adit menghembuskan nafas berat setelah vito menutup telfonnya



" gimana ??" kata widya



" ea seperti biasa dia sangat keras kepala "



widya dan adit pun terdiam dengan pikirannya masing²...



🍃🍃🍃🍃🍃




Alvin ngajak Vinny kesuatu tempat untuk merayakan hari jadiannya..



" kita mau kemana si beib " tanya Vinny


__ADS_1


" ada dech kalau dibilang namanya bukan kejutan lagi donk "



kulihat jam menunjukkan pukul 5 sore, nggak lama kemudian kita memasuki sebuah resort dipinggiran kota, sangat cocok sebagai tempat menenangkan diri suasananya yang tenang, hijau dan paztinya mewah..



sepintas gue teringat Vito dia juga pernah membawaku keresort waktu memberikanku kejutan ulangtahun, siaal setelah ketemu widya tadi digramedia pertahanan gue mulai goyah, tidak saat ini gue adalah kekasihnya Alvin jadi cuma boleh dia yang ada di hati dan pikiran gue..



Vito mengajakku turun dari mobil dan mengajakku menuju ke restoran tepi laut yang ada di resort ini, angin sepoi² menerpa tubuh ini suasana sangat romantis ditambah sebentar lagi sunset..



" kapan reservasinya kog gue nggak tau " tanyaku ma Alvin



" tadi pas di gramedia " jawabnya santai sambil terus memandangiku



" kog bisa langsung dapet tempat kan disini rame hari libur lage, inikan termasuk salah satu resort bintang lima disini, lihat aja meja disini penuh semua" tanyaku penasaran



" ea mungkin kita beruntung " katanya senyum²



" terus kog tadi meneger didepan langsung kenal ma lo dah sering kesini ea bawak cewek " kataku kesel



" enggak beib ini pertama kalinya gue kesini bawak cewek "



" terus apa nggak mungkin ini kebetulan, kalo nggak mau jujur juga nggak apa² tapi gue nggak mau lagi di ajak keluar " ancamku



" iyaa iyaa gue kalah, bokap gue salah satu owner diresort ini " katanya pelan



" apaa ?? jadi lo anak orang kaya, terus ngapaen capek² jadi karyawan di perusahaan " kataku mangap



" lo sendiri ngapaen jadi karyawan biasa diperusahaan kita bukannya bokap lo juga pengusaha Vinny Putri Widiatmadja "



gue yang lagi minum nggak sengaja tersedak mendengar Alvin memanggil nama lengkapku, karena selama ini gue selalu singkat nama gue menjadi Vinny PW




" karena gue akan cari tau apapun tentang orang yang udah bikin gue tergila².."



iya gue emang salah satu anak orang berada di kota gue, tapi orang tua gue bukan orang yang ribet dia membebaskan anaknya untuk memulai karirnya sendiri ditambah gue punya adek cowok jadi gue bisa lepas tangan dengan bisnis keluarga karena ada adek gue..



meskipun bokap ma nyokap gue keberatan dengan keputusan gue jauh dari beliau tapi karena dikota ini ada tante ma om ku makanya mereka bisa ijinin gue datang ke kota ini mencari jati diri gue sendiri..



siapa yang tau kalau cowok didepan gue ini bisa tau identitas gue sebenarnya padahal gue udah hidup sangat sederhana disini ternyata dia malah nyelidiki sampai ke keluarga gue..



senja pun tiba sunsetnya sangat indah..



" dah kenyang ne beib jalan² bentar yok dipinggir pantai ne takut gemuk " kataku



" nggak bakalan gemuk cuma makan segini beib mungkin cuma tambah sexy makin banyak saingan deh " katanya berbisik ditelingaku



kitapun berjalan menyusuri pinggiran pantai deburan ombak terdengar ringan hari mulai bertambah gelap menyisakan bayang² samar lampu² mulai menyala



perlahan Alvin memelukku dari belakang menciumi leher dan pundakku, membuatku merinding merasa geli tapi nyaman..



" i love u Vinny " katanya berbisik ditelingaku, lalu membalikkan tubuhku menghadap padanya, mata kita saling bertemu bertatap, tatapannya sangat sendu penuh cinta..



Alvin menciumi seluruh wajahku sambil merangkulku, diambilnya daguku kemudian dia mengecup bibirku dengan lembut



" apakah lo tau Vinny gue udah menantikan cintamu begitu lama, gue harap lo akan selalu berada disampingku " katanya melepas ciumannya

__ADS_1



" gimana kalau ternyata suatu saat nanti lo udah nggak mau lagi gue berada disampingmu..??"



" mana mungkin itu nggak akan terjadi "



" oea gue lupa bilang, besok sampai seminggu ke depan gue nggak masuk kerja "



" kenapa apa ada masalah ??"



" nggak gue mau pulang bokap ma nyokap gue bilang katanya dah kangen tapi mereka nggak bisa datang karena bnyak kerjaan jadi gue yang pulang "



" boleh ikut nggak ??" katanya manja



" mana boleh nanti kita dinikahin nyampek sana "



" bagus donk "



" ea nggak bisa gitu lo punya keluarga pernikahan nggak bisa dilaksanakan semudah itu apa lagi keluarga lo bukan orang biasa "


sebenarnya itu bukan masalah besar, masalahnya adalah gue merasa nggak pantas untuk dia dengan segala masalalu gue yang suram



" justru itulah kenapa gue nggak berada dibisnis keluarga gue karena mereka mengatur pernikahan sesuai yang mereka inginkan " katanya dengan nada lesu



deg... jantungku berdetak mendengarnya apa maksudnya Alvin jangan bilang dia udah dijodohkan jadi apa artinya gue pikirku



" maksudnya ??" kataku



" nggak apa² beib gue cuma bercanda jangan dianggap serius "



" ea udah yok pulang nanti kemaleman besok gue harus bangun pagi berabgkat kebandara " kataku berjalan bermaksud pulang



saat bersamaan Alvin menarik tangankudan memelukku lagi..



" apakah kau tega ninggalin gue seminggu tepat setelah kita pacaran " katanya sambil memelukku



" terus maunya apa beib kan kita dah ngerayain disini " kataku



" gue mau yang lain " katanya memvenamkan mukanya dipundakku



" ea udah ayok cepat mau kemana lagi sebelum malam " kataku berusa melepas pelukannya



" nggak mau kemana² tapi mau beiby " katanya mengeratkan pelukannya



" iiih dah muali nakal ea " kataku mencubit perutnya



" aauuw geli beib ayok lah beib bentar aja " katanya terus merengek



" ea udah ayok " kataku pelan, meskipun akal sehatku menolak tapi tubuhku nggak bisa berbohong, dan lagi sepertinya gue sekali lagi akan masuk dalam hubungan yang nggak normal...








__ADS_1




__ADS_2