
perlahan gue keluar kamar menuruni tangga gue lihat Alvin lagi sibuk menyiapkan makanan di atas meja makan, manis banget nggak sih liat dia keg gitu...
" beib sini makan dulu tadi gue pesen makanan pasti dah lapar kan abis maen basah².." katanya menyuruhku duduk
" kog lo baek banget sih ma gue jadi keenakan ne gue "
" karena gue sayang ma lo selagi gue bisa bikin lo betah disamping gue meskipun lo cuma nganggep gue teman nggak masalah bagi gue, gue akan ngelakuin apapun buat lo " katanya menatap tajam mataku sambil memegang kedua pipiku
" gue juga sayang ma lo " kataku serius
" apaa gue nggak dengar ??" katanya sedikit mangap
" gue sayang ma lo, lo mau nggak jadi pacar gue, kalo enggak gue bakalan patah hati ne " kataku mengeraskan suaraku
Alvin langsung memelukku sangat erat dan mencium kepalaku, pelukannya sangat erat sehingga membuatku merasa sesak
" beib bisa lepas nggak peluknya gue sesak dan laper "
" maaf beib gue terlalu seneng dengernya, beiby mau apa, mau beli apa, apa mau makan dimana gue beliin " katanya dengan mata yg berbinar²
" gue ne nyatain perasaan bukan mau ngerampok, udah kita makan sekarang lalu ke gramedia tapi lo mau ada yang dibeli disana "
" nggak pa² gue rela dirampok ma Vinny, gue suapin ea "
" ea nanti gue rampok lo sampai miskin terus gue tinggalin deh.. hahaha "
" gak apa² gue rela yang penting Vinny bahagia " katanya tersenyum sambil nyuapin gue
" jangan jadi bodoh karena cinta " kata gue sambil mencubit kedua pipinya
kita pun melanjutkan makan kita lalu setelah siap kita duduk sejenak diruang tamu, rasanya gue ngantuk setelah makan terlalu banyak kekenyangan..
dan Alvin pun sepertinya tau kalo gue ngantuk , lalu dia menarikku untuk tiduran dipahanya sambil membelai rambutku
" oea beib kamar atas tu biasanya kamar untuk siapa ??" kataku
" itu biasanya nyokap ma bokap datang kalo nggak nginep dihotel ea tidur disana, tapi jarang tidur disana mereka sering nginep dihotel kalo datang "
" oowh mereka sering dateng ea ??"
" ea tiap bulan mereka dateng, paling minggu depan mereka dateng, nanti mau ea kenalan ma calon mertua "
" nggak mau ah takut "
" takut apa ?? mereka makan nasi nggak makan orang.. hahaha "
" ea takut aja gimana kalo mereka nggak suka ma hubungan kita "
__ADS_1
" yang penting kan gue suka "
" ea udah terserah nanti aja, sekarang mending kita berangkat ke gramedia sebelum gue beneran tertidur disini " kataku bangun dan beranjak dari kursi
tapi tubuhku terhempas kembali kali ini terduduk dipangkuan Alvin, dia langsung menciumi bibirku menghisap lidahku sambil nemelukku erat, ciumannya sangat lembut dan hangat membuatku sedikit merinding merasakan ciumannya, perlahan kudorong tubuhnya karena gue nggak bisa ngimbangi ciumannya yang mulai menggila, gue dah mulai ngos ngosan mengatur nafasku
" apapun yang terjadi nanti gue mohon tetaplah disisiku " katanya menatap mataku sendu, ada apa dengannya tidak biasanya dia berekspresi seperti itu
" gue nggak bisa janji kalo lo berkhianat udah pasti gue akan pergi tanpa harus kau minta " kataku memalingkan wajahku
" gue nggak mungkin berkhianat "
" ea kuharap begitu, udah yok nanti keburu sore " kataku bangun dan menarik tangannya..
akhirnya kitapun pergi menuju gramedia, sepanjang perjalanan kita bercanda ria seperti biasa..
hingga tak terasa kita sudah sampai di parkiran gramedia..
sebelum turun gue ngaca dulu takut memastikan kalau make up gue dah ok nggak ada yang salah biasalah cewek tiap ada kesempatan ngaca tu hal yang penting.. hehe
sekilas gue melihat sosok orang yang gue kenal dari kaca, terus gue berbalik tapi orangnya dah keburu masuk ke gramedia
gue harap gue cuma salah lihat, karena gye nggak mau melihat atau bertemu dengan siapapun yang berhubungan dengan masalaluku..
" hei liat apa sih beib serius amet " kata Alvin mengagetkanku
" oowh ea udah yok kuta turun kita masuk "
gue cuma mengangguk lalu kita pun turun dan masuk kedalam gramedia..
" beib gue kebagian novel ea nanti kalo lo dah dapet yang dicari samperin gue kesana ea " kataku
" ok jangan ngilang " katanya
" emangnya gue anak kecil "
kataku meninggalkannya menuju bagian Novel, iya kalau datang kesini gue nggak bisa menahan diri untuk segera mencari novel karena gue emang suka membaca khususnya novel dan komik..
gue lagi asyik melihat² novel tiba² ada yang memegang bahuku, gue kira Alvin dah datang tapi kog cepet banget pikirku, lalu gue menoleh dan gue sedikit kaget ternyata yang gue lihat dikaca tadi beneran bukan salah lihat..
ea dia widya dan adit yang lagi berdiri didepan gue, gue nggak terlalu suka ketemu mereka karena mengingatkanku pada masalaluku yang mengenaskan..
" ini beneran lo vin gue kira tadi gue bakalan salah orang " kata widya
" eehh hai kalian apa kabar ??" kataku menyapanya widya dan adit
" baek, lo apa kabar, tapi nampaknya lo sangat baek terlihat dari penampilan lo yang makin cantik " kata widya
__ADS_1
" lo bisa aja lo juga cantik kog "
" sendirian aja atau gimana ne ??" kata widya
" nggak kog gue kesini ma pacar, kalian kesini cuma berdua aja ??" kataku
" ea gue sekarang ma adit pacaran, selamat ea Vin lo dah bisa ngelanjutin hidup lo gue ikut seneng dengarnya " kata widya
" selamat juga buat kalian, ea makasih "
" lo nggak mau tau kabar Vito vin ??" kata adit pelan
" aah nggak untuk apa biarin kita menjalani hidup kita masing² dengan tenang..hehe " kataku, bener kan ini yang nggak mau gue dengar meskipun gue penasaran
" Vito lage proses cerai sama istrinya vin kemungkinan nggak lama lage dia datang lage ke kota ini "
" ooh semoga yang terbaek aja buat mereka " kataku serasa ada yang bergetar dihati ini mendengarnya..
" beib gue dah dapet bukunya ne lo dah dapet yang lo mau nggak..??" kata Alvin nyamperin gue membuatku tersadar
" belom beib masih bingung mau yang mana, ooh iya widya adit kenalin ini Alvin pacar gue " kataku mengenalkan mereka, tapi gue bingung mau ngenalin widya dan adit sebagai apa ke Alvin karena mereka sahabatnya Vito
mereka pun berkenalan, widya dan adit lalu pamit duluan karena masih ada yang mau mereka cari disini..
" beib mereka siapa perasaan nggak pernah lihat juga diperusahaan ??" kata Alvin
" mereka sahabatnya Vito "
" ngomong apa mereka kog keg nya serius banget "
" nggak ada beib cuma nanya kabar aja biasa lah dah lama nggak ketemu "
" tapi bukan ngomongin Vito kan "katanya cemberut
" cemburu eaa " kataku menggodanya
gue pun mulai melihat² novel lage nggak menghiraukan Alvin meskipun hati ini mulai gelisah karena kabar Vito..
Vito gue harap meskipun lo kembali ke kota ini suatu hari nanti tidak akan mengacaukan hidupku kembali yang sudah kususah payah menatanya kembali..
lo sama sekali sudah nggak berhak untuk hati ini karena dulu lo dah pernah menghancurkannya..
kuharap kedepannya gue nggak mendengar kabarmu lage apalagi bertemu denganmu karena gue takut hatiku akan goyah..
🍃🍃🍃
__ADS_1