CintaMu Sadis

CintaMu Sadis
Amarah


__ADS_3

akhirnya gue sampai dirumah, gue sengaja nggak ngajak mereka mampir dulu, rasanya hati ini sangat berat hanya untuk sekedar basa basi...



gue berusaha berjalan dengan normal, ketika gue lihat tante dan om lage duduk santai didepan rumah, tapi tetap saja tubuh dan wajahku tidak bisa membohongi orang² dengar berkata gue baik² saja..



" vinny kamu sakit nak kog kelihatannya lesu banget ?!" kata tanteku memperhatikanku



" nggak apa² tante cuma merasa ngantuk mungkin karena semalam kurang tidur "



" oea kenapa semalam Vito nggak datang, nggak kamu bilang ea ?? jangan bilang kamu mau melindunginya ??"



" semalem vinny males mau hubungi dia, nanti dia dateng, tadi dah vinny chat, vinny mau tidur dulu capek tante "



" ea udah kamu istirahat saja sana "



tanpa menjawab gue buka pintu kamar sebelum gue masuk tante memanggilku lage..



" Vinny " kemudian gue noleh



" ea tante kenapa ??"



" kamu baek² aja kan nak ??" jangan terlalu dipikirkan kamu masih muda dan cantik, masih banyak pria diluar sana yang pantas buat cintamu "



gue cuma tersenyum menanggapinya lalu gue masuk dan menutup pintu kamarku..



diluar sana memang banyak pria lain selain vito tapi bukan yang pantas melainkan gue yang nggak pantas buat pria manapun pikirku..



gue bolak balik diatas kasur, mata ini sangat ngantuk tapi pikiran ini terus bekerja tidak membiarkan gue tidur sebentar saja sekedar melarikan diri dari kenyataan ini..



gue lihat jam udah jam setengah 7 malam, apakah vito akan datang pikirku...


samar² kudengar suara mobil berhenti tepat didepan rumah, gue lihat dari jendela kamar iya itu mobil vito...



jantungku mulai berdetak tidak beraturan lage memikirkan entah apa yang akan om lakukan sama vito kali, jujur meskipun dia sudah menhancurkan meluluh lantakkan hati gue tapi jauuh didalam sana gue masih sayang sama dia, tidak mudah menghilangkan rasa ini setelah semua yang gue lewati bersamanya..



terdengar suara bel rumah berbunyi..


gue menguping diam² dari pintu kamar yang terhubung langsung ke ruang tamu..



" masuk lah " kata tante


sepertinya tante yang bukain pintu, tapi nggak lama kemufian gue dengar suara benda pecah, dengan refleks gue langsung membuka pintu melihat apa yang terjadi..



dan ternyata barang yang pecah itu adalah vas bunga yang berada disamping pintu masuk, ea disana gue melihat terperangah dengan menutup kedua mulutku, vito sudah dalam keadaan tersungkur dipukuli oleh om ku, dia cuma terdiam tak nelawan..



" ayok berdiri lawan saya, berani sekali kamu mempermainkan anak perempuan saya " kata om jemudian meninju Vito dipipi kirinya, gue lihat ada bercak darah keluar dari ujung bibirnya...


__ADS_1


gue nggak tega melihatnya, hati ini sakit melihatnya dalam keadaan seperti ini..



" kamu apakah kamu memang nggak punya hati, aku yang selalu mendukungmu dengan anakku sekarang ini yang aku dapat, bahkan sekarang aku merasa jijik meskipun cuma sekedar menyebut namamu " kata tante menunjuk² vito..



gue nggak tau harus bereaksi seperti apa, hatiki hancur karena perbuatannya tapi disisi lain gue kasian melihatnya seperti itu, mataku mulai berkaca² menahan semua sesak dalam dadaku..



" maafkan saya om tante, saya tidak ada maksud untuk mempermainkan vinny, saya benar² dan sungguh² sayang sama vinny, saya tau saya salah karena telah membohongi kalian tapi saya mau vinny menjadi istri saya " kata vito bersimpuh dikaki om dan tanteku



" apa kamu bilang menjadikan anakku istri, apa kau gila kamu pikir vinny pantas untuk dijadiin istrimu, apa kau gila ingin menjadikan anakku istri kedua " kata tanteku dengan amarah nya yang menggebu²



" aku janji akan menceraikan istriku lalu menikahi vinny kasih aku waktu satu minggu untuk menyelesaikan semuany " katanya lage



gue mulai terpancing dengan kata² vito apa dia gila akan menjadikan gue penghancur rumah tangga orang..



" Vito sudah cukup bangunlah, gue nggak mau dan nggak bakalan pernah mau menikah denganmu " kataku meninggalkanya karena gue udah nggak sanggup lage berada satu ruangan dengannya..



apakah dia nggak punya hati ataau emang benar hatinya terbuat dari batu betapa tega dia melakukan ini padaku dan istrinya pikirku, kenapa gue begitu bodah mencintainya bahkan saat gue tau dia sejahat ini..



" sekarang lo pergi dari sini, jangan pernah muncul atau gangguin anakku lage " kata tante



" tante aku mohon, aku sangat mencintai vinny "



" sudah cukup saya udah nggak tahan mendengarocehanmu itu lebih baek kamu mati sebelum saya khilaf dan mencincangmu disini.." kata om dengan nada marah



nggak lama kemudian terdengar suara mobil pergi dari depan rumah..



" Vinny " kata tante masuk ke kamarku


gue langsung mengusap air mataku, sebelum tante menghidupkan lampu kamarku..



" maafin tante ea kalo tante dulu nggak jodoh²in kamu sama vito pasti ini nggak bakalan terjadi "



" nggak pa² tante, ini sudah terjadi, lagian tante juga nggak tau kalo ternyata dia sudah beristri " kataku lemas



" makan malam dulu yok om dan adek dah nungguin di meja makan "



" tante makan aja duluan kebetulan vinny masih kenyang, tadi sore dah makan, nanti malam kalo lapar vinny makan sendiri"



" ok kalo begitu, tante makan dulu" katanya berlalu menutup pintu kamarku..



gimana keadaan vito sekarang pikirku, apakah dia dah mengobati lukanya, gue ambil hp untuk menelfon widya sahabatnya vito..




tut..tuut..tuut..

__ADS_1


" hallo ada apa vin " kata widya mengangkat telfonku



" widya lage dimana ?"



" lage di cafe ma temen² lagi cari vito ea, vito dah dua hari ini nggak ngumpul ma kita ditelfon juga nggak diangkat "



" nggak gue cuma mau minta tolong, kalo bisa lo sekarang kerumah vito bawain dia makanan kesukaannya, daan.. gue udah tau semua tentang Vito, gue salut ma kalian bisa dengan tenang membiarkan dia melakukan ini pada gue, kenapa nggak ada satupun dari kaluan yang ngasih tau gue kalo vito sudah beristri, setidaknya meskipun kita bukan teman lo bisa ngasih tau gue atas dasar sesama perempuan, bukannya istri vito teman kalian juga gue pernah liat foto kalian bersama di hp vito, tega banget kalian " kataku langsung menutup telfonku..




#POV WIDYA#



Widya masih tercengang dengan apa yang dia dengar saat ini..



" wooy beb ada apa, vinny bilang apa kog lo jadi keg orang oon gitu " kata salah satu temen widya, mereka lage ngumpul di cafe favorit mereka cuma vito yang nggak hadir udah dua hari ini..



" vinny dah tau kalo vito punya istri dan dia nyusruh kita kerumah vito sekarang "



" apaaàa " kata mereka serentak



kemudian mereka langsung cabut menuju rumah vito sesampainya di rumah vito mereka kaget kenapa rumah vito gelap gulita, nggak mungkin orangnya lage keluar soalnya mobilnya ada..



mereka pun mengetuk pintu rumah vito tapi nggak ada jawaban, akhirnya mereka mencoba membuka pintu tersebut yang ternyata tidak dikunci..



bau minuman keras tercium sangat jelas diruangan ini, salah satu dari mereka menghidupkan lampu ruangan itu, dan betapa terkejutnya mereka melihat keaadaan vito saat ini..



vito lage terduduk disamping kursi dalam keadaan mabuk, wajahnya dipenuhi kebam bekas pukulan..



" ya ampuuuun vito apa yang terjadi denganmu " kata adit teman vito dan langsung memapah vito menuju kamarnya



sementara yang lain membereskan kekacauan dirumah yang vito perbuat



" vinny gue sayang sama lo, tolong jangan tinggalin gue " kata vito meracau



" ini adalah hukuman atas apa yang lo perbuat vito, entah bagaimana keadaan vinny sekarang, apa lage dia lage hamil " kata widya



" apaaaa " kata temen² mereka serentak kaget mendengar ucapan widya



" ea vinny hamil anak vito " kata widya lage, kemudian temen²nya langsung terduduk ikut lusing dengan apa yang terjadi sekarang, mereka belom tau kalo vinny sudah keguguran..



" gue nggak nyangka kalo hubungan mereka sedalam ini " kata salah satu dari mereka..




__ADS_1



__ADS_2