
cinta tak harus memiliki itu lah yang terjadi padaku sekarang..
orang bilang kalau cinta biarkan dia pergi
kalau dia memang tercipta untukku
dia akan kembali padaku..
dan nyata nya dia nggak pernah kembali, tapi gue juga nggak mau dia kembali..
dua bulan sudah Vito ninggalin gue, dan gue juga udah nggak tau kabar dia sekarang, setelah kepulangan gue dari bandara saat itu gue langsung blokir semua akses yang bisa menghubungkan gue dan Vito..
dan udah dua bulan ini juga hidupku terasa hampa, kosong dan tanpa rasa..
yang gue tau sekarang cuma fokus terhadap pekerjaan gue, dan iya gue sekarang udah naik jabatan selevel lebih tinggi lumayan lah buat karir gue..
kadang ada kalanya gue masih sangat merindukan Vito, kelembutannya, senyumannya, tapi saat itu juga gue bakalan langsung menyibukkan diri dengan pekerjaan dan kegiatan² yang lainnya..
tuhaan tolong jangan engkau siksa hatiku terlalu lama, aku junga ingin bahagia, pikirku..
ditengah² gue lagi fokus dengan pekerjaan gue, tiba² ada yang kagetin gue dengan memberiku sebungkus coklat dan spontan gue langsung menoleh dan ternyataa
" Pak Alvin ngapain disini ??" tanyaku heran
" halloo vinny serius amet sih "
" ea ne lo ganggu banget tau nggak "
" Vinny judes banget, dah lama nggak ketemu juga "
" apanya yang lama perasaan baru minggu lalu "
" tapi lo selalu cuekin gue "
" udah sana pergi jangan ganggu gue, banyak kerjaan ne" kataku mengabaikannya
" mau pergi kemana, gue kan sekarang pindah ke kantor ini "
" haaa, ngapain ?? "
" biar bisa lebih dekat dengan Vinny lah "
" terserah lo ajha lah gue ke kantin laper "
kataku ninggalin dia, entah apa yang dipikiran ne anak dia malah ngekor di belakang gue..
" lo ngapaen ngikutin gue, pergi sana jauh² nggak enak dilihatin karyawan yang lain "
secara dari tadi karyawan yang lain mulai bisik² ngeliatin kita berdua
" biarin aja emangnya kenapa " katanya santai, ih nyebelin banget ne orang, pikirku..
" nanti gue malah diserang ma fans² lo tu" kataku, secara pak Alvin emang cukup tampan dan memiliki tubuh atletis pujaan semua kaum hawa..
__ADS_1
dan masih saja dia nggak mau denger menyebalkan banget ea ni orang, dia malah ikut makan dan duduk semeja denganku dikantin, semua mata sudah tertuju pada kita membuatku semakin kesal melihat ne cowok dengan santainya makan malah gue yang jadi kikuk..
" ciiee ciiiiee keg nya ada yang lage bahagia ne" kata selly tiba² datang ngejek gue
"bahagia apanya nyebelin iya " kataku terus makan makananku
" eh bro ngapaen lo makan disini emang dipusat nggak ada kantin ??" kata robin menyapa Alvin
" hehe.. gue udah pindah hari ini ke kantor ini, kaget lo kan ???" kata Alvin cengengesan..
" nggak kaget biasa aja, paling juga karena mau ngejar vinny, ngarep lo" kata robin ke Alvin, secara pak robin memang terkenal orang yang sangat dingin..
" omongan lo pedes banget ma temen sendiri juga "
" emang bener lo pindah kesini karena mau ngejar gue ??" kata gue menggoda Alvin
dia nggak jawab cuma senyum²
" pak Alvin emang seberapa besar Cinta yang bisa pak Alvin berikan ke saya ?? " kataku menantangnya, secara gue belom bisa percaya ma cowok...
" gue nggak bisa bilang sebesar apa tapi yang pasti gue akan berusa membuat lo merasa bangga memiliki gue" katanya dengan sok
" ea trus setelah gue itu lo bakalan ninggalin gue " kata gue berdiri dan berlalu ninggalin mereka karena gue udah siap makan..
" lo sih deketin cewek nggak banget, yang sweet donk " kata selly ninggalin Alvin yang masih tercengang sendiri
🍃🍃🍃
akhirnya pekerjaan gue hari ini selesai, gue lihat jam ternyata udah jam 18:30, ya ampuun nggak terasa ternyata udah jam segini, kebiasaan gue akhir² ini terlalu fokus bekerja sampai nggak ingat waktu..
tapi gue suka melakukannya karena dengan begini gue nggak punya waktu untuk memikirkan yang lainnya, sampai rumah dah capek bersih badan makan langsung bobok deh..
gue berjalan menuju keluar kantor, kantor juga udah mulai sepi cuma ada beberapa karyawan saja...
sesampainya didepan kantor gue lage nungguin taxi, tiba² ada mobil berhenti didepan gue, gue yang nggak merasa pesan taxi online cuek ajha sambil otak atik hp..
tiba² orang tersebut keluar dari mobilnya dan menarik tangan gue memasukkan dalam mibilnya
"Alvin kan gue belom bilang gue mau diantar pulang ma lo" kata gue, ea itu ternya Alvin yang datang dengan mobilnya..
" mulai hari ini gue akan menjadi sopir pribadi nona Vanny " katanya membuat hatiku mengingat sesuatu, ea dulu Vito juga pernah mengucapkan kata itu, oh hati dan pikiranku bunuhlah dia hapuskan cerita tentangnya..
" jadi lo lage berusaha ne ceritanya ??" kata gue menggodanya
" ea gue akan berusaha menghapus semua bayangan masa lalumu dengan cerita kita kedepannya " katanya serius menatapku
" tapi tadi lo udah tanpa sengaja mengingatkan gue ke masa laluku" kataku datar
__ADS_1
" ups sorry, ea udah kalo begitu mulai sekarang gue akan menjadi apapun yang lo butuhkan "
" masaak siih "
" apapun buat my sweety" katanya tersenyum..
gue hanya tersenyum balik membalas senyumnya, ea selama ini semnjak gue kenal ma dia, dia selalu berusaha deketin gue, tapi dulu gue berusaha menjaga jarak karena gue punya cowok, dan setelah gue jomblo gue juga menjaga jarak terlalu takut membuka hati lage..
" Vin makan dulu yuk biar nanti sampai rumah lo bisa langsung istirahat "
" ok boleh juga tapi gue maunya makan diemperan pinggir jalan lebih enak " kata gue
" ok nggak masalah " katanyaa
lalu kita berhenti setelah melihat ada warung kaki lima, dan lumayan rame disini...
" lo serius mau makan disini ??" kata Alvin
" kenapa lo nggak suka ea, ea udah deh kalo begitu kita pulang aja"
" nggak nggal kog gue suka..hehe"
" dirasa ajha dulu nanti pasti lo bakalan ketagihan"
" ok siapa takut "
rasain lo, gue mau lihat gimana lo akan makan nanti pikir gue.. hehe
nggak lama kemudian makanan yang kita pesan datang, Alvin cuma lihatin gue yang makan dengan lahap..
" kog lihatin gue aja, nggak makan ?? jangan bilang lo nggak pernah makan keg gini ea.."
" e..aa kata mama ne ngagk sehat banyak debu " katanya berbisik padaku
gue yang mendengar itu, spontan langsung ketawa terbahak²...
" ya ampuuun ternyata Pak Alvin yang Macho dan terkenal cool anak mamaa ..hahhaha"
kataku terus mengejeknya, uuhh rasanya dah lama gue nggak ketawa selepas ini..
Alvin cuma tersenyum menatapku, lalu dengan spontan gue suapin dia pakai makanan gue..
" ne enakkan " kata gue
dia yang menerima suapan dari gue malah mematung wajahnya memerah, gue yang melihat itu langsung kikuk menyadari apa yang telah gue lakukan tadi..
🍃🍃🍃
__ADS_1