
uuuuhhhg...
setahun sudah gue ninggalin tanah kelahiran gue, nggak ada yang berubah kota ini tetap sama, sejauh² nya gue pergi, seindah² nya kota lain, dan sesenang² nya gue di kota lain tetap kota inilah favorit gue kota kelahiran gue..
tempat dimana orang² yang gue sayang, orang² yang menyayangi gue tanpa syarat ea mereka adalah kedua orang tua gue..
setelah ambil barang dibagasi gue cepet² menuju pintu keluar udah nggak sabar rasanya bertemu kedua orang tua gue..
" Vinny sayaaang " terdengar suara lembut seorang wanita ea dia adalah mamaku
" mama vinny kangen " kataku langsung memeluk tubuhnya
" jadi kangen mama aja sama papa nggak kangen ??" kata papaku
" kangen kalian berdua "
" kangen tapi kalo nggak diminta nggak pulang " kata papaku memelukku
" nasib kakak pulang gue langsung dilupain " kata adekku cemberut
" oowh sayangku dah besar masih suka cemburu " kataku menghampirinya sambil mengacak rambutnya
" iih apaan c kak Vio udah besar tauk malu diliat orang " katanya, ia dia adik lelakiku satu²nya namanya Vio
" ooowh jadi dah besar tapi kog masih cemburuan " kataku menggodanya
" becanda aja kakakku sayang " katanya mencubit kedua pipiku
" aauuw sakit tauk " kataku memukulnya
ea beginilah kita kalau udah bersama nggak pernah akur tapi kita saling sayang kog
" udah udah Vio jangan ganggu kakakmu kita pulang pasti kakakmu dah capek, mama dah siapin makanan kesukaanmu sayang " kata mama menggandengku
lalu kita pun pulang meninggalkan bandara nggak sabar juga rasanya pengen cepet² sampai dirumah rindu kamarku..
seperti yang gue bilang ternyata kota ini masih sama seperti setahun yang lalu, ya ampuun kalau dipikir gue lebay juga ea baru setahun nggak pulang dah keg orang yang nggak pulang bertahun², tapi nggak masalah ea hati orang kan beda² termasuk gue pastinya.. hehe
" berapa lama rencana nya kamu disini sayang ??" kata mama
" seminggu aja minggu depan Vinny balik lagi ke kota X " jawabku
" kenapa bentar kali tambah donk sayang seminggu lagi atau kalo bisa jangan balik sana lagi mama kesepian disini, papa sama adekmu sibuk diperusahaan "
" untuk sekarang belom bisa ma kan baru masuk kerja masak sudah mau keluar aja "
" padahal gajimu disana juga nggak seberapa ngapain harus bersusah² .."
" ea mama mu betul kalo kamu mau kerja kan bisa saja bantu papa disini nggak harus fokus juga nggak masalah " kata papaku
" ea itu dia makanya vinny mau cari pengalaman diluar dulu pa biar bisa lebih bertangggung jawab nanti, kerja kan nggak boleh maen².."
" ea terselah kalo gitu tapi papa harap kamu secepatnya bisa bergabung dengan perusahaan papa saja " sahut papa
" oke oke tapi sekarang biar vinny selesaikan pekerjaan vinny dulu ea pa ma, mohooon "
" apa enaknya sih kak cuma jadi karyawan biasa juga " kata adekku
" anak kecil mana tau.. hahahah" kataku mengejeknya
" ea tau lah Vio kan diperusahaan papa juga cuma karyawan biasa " katanya merengut
" ea iyaa lah kuliah nya kan belom siap, kalo langsung jadi bos bisa² lo nggak mau lage kuliah "
__ADS_1
" bisa jadi.. hehe "
dasar ni anak pikirku, emang sekalipun adekku masih kuliah papa sudah mulai memasukkan dia keperusahaan sebagai karyawan biasa biar bisa belajar pelan²..
kita pun akhirnya memasuki pekarangan rumahku, rumahku gue rindu kata hatiku.. hehe
sebelum gue masuk gue eksis dulu donk foto² didepan eumah buat gue masukin di media sosial gue, sekalian biar temen² gue tau kalo gue lagi dirumah ea kan..
" udah ah foto² nya emang nggak capek, masuk yok mandi terus kita makan " kata mama
" mama keg nggakntau aja kebiasaan anak muda.. hehe "
" foto² apaan jelek pun " kata Vio
" biarin bilang aja iri.. weeek " kataku menjulurkan lidahku
dengan cepat gue berlari masuk rumah sebelum Vio membalasku, gue langsung menuju kamarku lantai 2..
setelag gue masuk ke kamarku gue langsung menghempaskan tubuhku diatas kasurku..
kasurku gue merindukanmu..
hingga tak terasa ternyata gue ketiduran saking enaknya ne kasur..
"Vinny sayaang bangun makan dulu malah tidur bukannya mandi " kata mama membangunkanku
" eh mama ea tadi keenakan merebahkan diri diri di kasur malah ketiduran.. hehe" jawabku sengau sambil mengucek mataku
" kamu ini, ea udah cepetan cuci muka aja dulu kita makan, papa ma adek dah nungguin di bawah "
gue langsung bangun pergi kekamar mandi cuci muka lalu ganti baju santai kebetulan perut gue dah lapar dan nggak sabar pengen makan masakan mamaku..
nggak pakek lama gue langsung turun menuju taman belakang kebetulan dirumah gue kita makannya kalau siang di taman belakang biar lebih nyaman suasana menyatu dengan alam..
dimeja sudah tertata rapi semua jenis makanan dan sebagian adalah makanan kesukaan gue..
" ne mama yang masak khusus lo jadi harus habisin ea kasian mama " kata Vio
" pasti donk dan lo nggak boleh minta "
" iih pelit kali, nggak pernah makan enak ea dikota X.. hahaha "
" emang nggak ada makanan yang seenak masakan mama tercinta.. hehe, ea kan pa ??"
" haha.. betul betul papa setuju "
makan kita pun dilalui dengan canda tawa, ea beginilah keluarga ku saat kumpul bersama beda cerita kalau lagi makan diluar karena harus jaga tatakrama, makanya kita jarang makan diluar karena rasa kekeluargaannya lebih dape saat dirumah..
malam pun tiba saat kita lagi asyik kumpul diruang keluarga tiba² bibik yang biasa ngurusin rumah bantu mama menyampaikan sesuatu..
" maaf non ada yang cariin didepan seorang cowok katanya teman non Vinny "
" dah bibik suruh masuk " tanyaku
" belom non dia lagi nunggu diteras "
" oke makasih bik " kataku
" baru berapa jam dah ada yang nyariin aja " kata Vio
" karena gue populer " kataku meninggalkannya
__ADS_1
baru tadi gue posting foto di medsos gue pulang dah ada aja yang datang pikirku..
gue nggak bisa nebak siapa yang datang soalnya disini gue banyak teman cowok dari gue masih sekolah sampai kuliah gue lebih nyaman temenan ma cowok..
" lo ngapain disini " kata gue saat tau siapa yang datang, ea nggak lain dan nggak bukan dia adalah mantanku Radit
" Vinny lama nggak bertemu gue rindu " katanya mendekatiku, gue dah pasang kuda² ne untuk menahan segala sesuatu yang nggak bisa gue tebak.. hahah
" silahkan duduk dan jangan mendekat, kalo nggak gue nggak bakalan berbaik hati " kataku ketus
" lo masih marah Vin "
" nggak buat apa marah "
" tapi kog lo masih kasar banget ma gue "
" terus lo maunya gue lemah lembut gemulai merasa woow gitu lo dateng, nanti lo malah kepedean "
" nggak bisakah kita kembali seperti dulu "
" mungkin bisa kalo lo bisa mutar waktu, dan pada saat itu juga gue nggak bakalan ngijinin lo masuk dalam hidup gue "
" sebenci itukah lo ma gue Vin ??"
" gue nggak benci mungkin kita bisa jadi teman kalo lo nggak keras kepala, cobalah mengerti lo nggak bisa maksain gue harus cinta ma lo, dan cobalah lo buka hati ma orang lain siapa tau lo bakalan bertemu dengan orang yang cinta ma lo, tapi bukan gue "
" tapi itu susah Vinny "
" itu nggak susah kalo lo mau keluar dari bayang² gue, gue jadi merasa bersalah kalau lo terus keg gini, kita putus juga karena gue beneran nggak bisa lagi ma lo, lo terlalu kasar, dan meskipun lo sekarang dah berubah itu dah terlambat karena memang sudah tidak ada lahi yang tersisa tentang kita dihati gue, kalo lo masih mau melihat gue kita bisa jadi teman nggak lebih, gue berhak memilih dan lo juga berhak bahagia dit "
" oke akan gue coba, tapi gue harap lo nggak benci gue dan lo masih mau temenan ma gue "
" ea gue bisa kalau untuk itu tapi gue harap lo nggak berfikir berlebihan tentangku.." kataku
maafin gue radit lo emang selalu cinta ma gue, tapi bukan berarti gue mau jadi budak lo, gue harap kali ini lo bisa ngelanjutin hidup lo tapi bukan bersama gue..
🍃🍃🍃
HALLOOOO SAAAY SEMUAA JANGAN LUPA LIKE NYA 👍👍👍
MAKACIIII UDAH MAU MAMPIR
LOVE YOU 🥰🥰
__ADS_1