
Selesai sarapan Reno mengajak anak nya ke depan untuk melihat mobil yang di pesan Reno sudah datang
" Citra ikut papi kedepa sebentar ayo ?"ajak Reno
Dilara mengikuti anak dan suaminya ke depan dengan penasaran ada apah di depan kenapah suaminya menutup mata anak mereka dengan kedua tangan suaminya,kini Dilara sangat penasaran apah yang ada di depan rumahnya Ia melihat sebuah mobil warna biru yang terparkir didepan rumahnya.
Dengan rasa kagumnya hadiah yang di berikan suaminya sebuah mobil untuk putrinya ,Ia merasa kalah Setar dengan suaminya karena suaminya memberikan hadiah duluan tampah memberi tahu dirinya kalau di tahun suaminya akan memberi hadiah dia juga ingin memberi hadiah untuk anaknya.
Secara berlahan Reno membukakan tangan nya yang menutupi mata anak nya saat membuka matanya Citra begitu kaget melihat mobil baru ada di hadapannya sekarang ini .
" papi ini mobil siapah ?" kata citra penasaran.
" itu mobil kamu sayang hadiah dari papi karena kamu membantu menyelesaikan masalah kaffe kemarin" kata Reno tegas.
"iya. ... Sayang itu hadiah dari papi nanti hadiah dari mami nyusul..." kata Dilara.
"Papi ...aku kan masih di bawah umur dan juga ,belum bisa menggunakan mobil dari papi Sekaran mungkin 1th lagi baru bisa menggunakan nya." kata Citra memberitahu
__ADS_1
" kamu..... bisa menggunakan mobil itu untuk latihan kamu menyetir."!kata Reno menasehati Citra.
"benar kata papi kamu ". kata Dilara menengahi .
"Sudah kita masuk " ajak Reno .
mereka semuanya masuk ke dalam untuk mengobrol santai sebelum mereka pergi.
Di tempat lain
Putri mengurung diri di kamar nya tidak mau keluar, orang tua nya sangat kuatir dengan putri karena hari sudah siang tapi putri belum makan apapun dari pagi Diara mencoba membujuk anak nya .
Diara terus membujuk putri untuk membuka pintunya namun tidak ada jawaban di putri.
Hingga Nino kasihan melihat istrinya terus berdiri di depan pintu kamar anak mereka Nino juga bingung bagaimana cara nya membujuk anak nya yang keras kepala itu.
"Sayang sudahlah jika putri lapar dia akan keluar kamar nya"kata Nino membujuk Diara.
"Mas......benar jika putri lapar dia akan keluar untuk makan."kata Diara menguatkan hati .
__ADS_1
mereka pergi dari depan pintu kamar putri,di dalam kamar ,putri terlihat menahan lapar dari pagi karena semalam saat di kaffe dia baru makan sedikit sebelum di labrak sama orang .
walaupun ibunya membujuknya tapi Ia tidak menghiraukan nya, dia sangat kesal pada teman nya mila dari semalam Ia menghubungi temanya namun tidak di angkat-angkat sampai sekarang karena Ia menelepon Mila tidak diangkat membanting hp nya ke lantai.
Praaaakkk
Hp itu hancur berkeping-keping berserakan di lantai dia sangat marah dengan nasip nya yang hidup menjadi anak orang miskin .
"kenapah aku harus jadi anak orang miskin"kata putri marah
putri membanting barang-barang di kamar nya yang Ia dapatkan dari para ke kasih nya dulu .
"jika aku di lahir kan menjadi Anak miskin lebih baik aku tidak lahir di dunia ini aku benci......benci2× hidup miskin.
langit menjadi gelap seakan sangpecipta alam marah atas perkataan putri , turunlah hujan siang itu di sertai petir yang megelegar di langit seakan memberikan pertanda hal buruk yang akan terjadi di bumi.
di tempat lain
Citra yang akan pulang dari latihan berkuda namun hujan dari siang belum berhent Ia tampak cemas untuk pulang jalanan pasti sangat licin Sampai sekarang belum ada yang menjemput nya dari tempat latihan nya hari sudah malam tempat itu pun sudah sepi.hari sudah gelap membuat dia semakin takut.
__ADS_1
Citra merasa sangat ke dingina seluruh badannya,tapi tidak ada tanda-tanda di akan di jemput seorang .