Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 22


__ADS_3

putri sedang menunggu seseorang di kaffe yang cukup terkenal dengan rasa kopinya yang enak,Ia duduk dekat jendela yang langsung melihat mobil di jalan raya yang berlalu di datang kemari karena ada yang ingin menemui nya atau lebih tepatnya ingin bicara dengan nya .


Pelayan kaffe yang melihat putri sudah lama duduk di kaffe berinisiatif menawarkan menu yang ada di kaffe ini .


" Permisi Mba apakah mba mau pesan sekarang?" kata pelayan kaffe sopan.


" Nanti saja kalau orang yang saya tunggu sudah datang mba !" kata putri malu.


Pelayan itu pergi meninggalkan putri yang sedikit malu karena dia belum memesan apapun padahal Ia sudah lama berada di kaffe ini, Apa lagi pelayan sudah berapa kali mereka menawarkan menu pada Putri karena orang yang Ia tunggu belum datang juga Ia memutuskan untuk pergi dari kaffe itu.


" Sebaiknya aku pergi sajah dari kaffe ini ,dari pada aku semakin malu belum mesan apapun padahal aku sudah lama berada di sini " kata putri dalam hati kesalahan.


Putri bangun dari tempat duduknya ingin pergi dari tempat duduknya namun sebuah suara menghentikan langkahnya.


" Putri.." kata Dilara.


Merasa ada suara yang memangilnya putri menengok ke belakang, terlihat seorang wanita yang berusia sekitar 39th.


Walaupun usianya sudah tidak muda lagi tapi Ia masih terlihat cantik, dan anggun karena wanita itu pandai merawat tubuhnya di salon kecantikan yang bayaran yang begitu mahal sekali dalam satu kali perawatan yang Ia lakukan, Ia juga memakai barang berendit .

__ADS_1


Wanita itu adalah Dilara yang ingin bertemu dengan putri sejak lama , baru hari ini lah Ia ada keberanian untuk menemui nya .


" Apakah kamu Putri Zahrah?" kata Dilara menatap mata putri penuh kerinduan.


" iya benar " kata putri merasa kuatir kalau wanita ini adalah istri dari salasatu pacar nya dulu, ingin melabraknya di tempat ini,dan mempermalukan nya di tempat umum.


" Mariah kita duduk !" kata Dilara lembut.


Putri duduk kembali di tempat nya semula tidak lama pelayan datang ke tempat mereka untuk menawarkan menu yang disediakan kaffe ini, pelayan itu mencatat pesanan Dilara, putri yang menyukai jenis kopi yang sama.


Setelah mencatat pesanan mereka pelayan itu meninggal kan tempat duduk mereka ,setelah pelayan itu pergi Dilara mulai mengobrol dengan putri Ia bertanya banyakhal pada Putri rentang kehidupan nya bersama orang tua nya.


" Saya kelas Xl Tante" kata Putri tenang.


Ada rasa kecewa yang di rasakan oleh nya ternyata anaknya tidak secerdas Citra ,Ia berpikir mukin karena putri tidak di asuh olehnya makah anak kandung nya tidak cerdas seperti Citra.Makan Itu dia makin bertekad akan membawa Putri secepatnya untuk tinggal bersama nya.


Pelayan datang membawakan pesanan mereka berdua pelayan itu dengan hati-hati menaruh pesanan mereka di meja, setelah menaruh perasaan mereka pelayan itu pergi.


Dilara, putri meminum kopi mereka setelah meminum sedikit kopi mereka Dilara, putri meletakan cangkir kopi nya mereka melanjut kan obrolan mereka yang sempat terhenti karena kopi pesanan mereka datang.

__ADS_1


Sangking asik nya mengobrol mereka sampai tidak tahu kalau waktu sudah siang , Dilara merasa sudah terlalu lama didalam kaffe ini pun mengajak putri pergi dari tempat itu.


" putri kita pergi dari sini ?" kata Dilara memegang tangan putri.


Saat tangan yang di sentuh oleh Dilara , putri merasa nyaman .


" Iya.... Tante " kata putri kaget


Mereka berdua meninggal kan kaffe tersebut , tapi mereka tidak pulang keruma melainkan pergi ke sebuah mall untuk belanja .


" Putri bagaimana kalau sebelum pulang kita ke mall dulu untuk belanja ?" kata Dilara berharap putri mau di ajak belanja Dilara berpikir putri sama dengan Citra tidak suka belanja.


" Tante serius ngajak aku belanja ,kenapa tante tidak ajak anak Tante saja yang tante cerita pada saya?" kata putri tidak enak.


" Citra tidak suka bila tante ngajak nya belanja, katanya tante kalau belanja lama" kata Dilara mengenang masa lalu.


" Saya senang nemani tante belanja" kata putri antusias.


Mereka pergi mengunakan mobil yang mewah dimiliki Dilara untuk pergi ke mall terbesar kota j , sampailah mereka di mall mereka berdua berjalan mengelilingi toko untuk belanja .

__ADS_1


__ADS_2