
Reno sangat kecewa kepada istri nya yang sudah bersama nya 17th hidup berumah tangga, Namun Reno tidak bisa mengerti mengapa Dilara membahas masalah mereka di tempat yang tidak seharusnya mereka bicarakan .
"Sedang anak yang mereka besarkan bertahun-tahun sedang terbaring di rumah sakit ,tidak ada rasa kuatir akan kesembuhan anak yang hidup bersamanya selama belasan tahun selama ini,dan tidak rasa takutka dia akan kehilangan Citra jika Citra tahun dia bukan anak kandung mereka Makah dia akan meninggal kan mereka ,dan memili hidup bersama keluarga kandung nya "kata Reno Gumah dalam hati.
Reno menarik Dilara keluar dari ruangan Citra dirawat agak jauh dari ruangan itu supaya Citra tidak mendengar pembicaraan mereka jika sewaktu-waktu waktu citra siuman karena Citra akan siuman sebentar lagi, Ia tidak peduli akan keluarga nya meminta penjelasan atas perkataan Dilara barusan pada mereka.
Reno terus menarik Dilara walaupun Dilara terus memberontak tidak mau bicara hanya berdua saja karena Ia ingin memberi tahu ke inginnya pada seluruh keluarga besarnya, hingga sampailah mereka di taman rumah sakit yang sepi untuk mereka bicara .
Reno menghempas tangan Dilara , melihat kemarahan Reno Dilara sangat takut ,dan sekejap keberanian mengutarakan keinginannya mencari anak kandung mereka,ke beraninya pun hilang entah kemana.
" Sudah aku bilang jangan bicarakan tentang Citra dulu sebelum Citra sembuh kamu ngerti ?" kata Reno marah.
__ADS_1
" Aku hanya ingin keluarga kita membantu mencari anak kandung kita, yang tidak kita ketahui ke beradaan nya Sekaran, selama keluarga kita mencari anak kandung kita,aku dan kamu bisa pokus dengan kesembuhan citra selama dalam perawatan rumah sakit."kata Dilara membentak.
" Terus kalau kita sudah menemukan keberadaan anak kandung kita kamu mau apah.?" kata Reno tegas.
" Kita ambil anak kita dari mereka!" kata Dilara tenang
" Segitu mudahnya kamu bicara seperti itu ? kamu tidak mau tahu tentang perasaan mereka bagaimana anak yang 16th mereka besarkan kamu ambil begituh sajah dari mereka, bagaimana jika mereka juga ingin mengambil Citra sebagai balasannya apahkah kamu menerima nya.?" kata Reno memberitahu.
" Tidak akan aku berikan Citra pada mereka karena aku yang membesarkan Citra " kata Dilara marah.
" Itu namanya kamu egois " kata Reno setelah berkata itu Ia langsung meninggal kan tempat itu.
__ADS_1
Dilara melihat Reno pergi dengan marah membuat dia terasah lemas kaki nya hingga dia tidak sanggup menopang badanny sendiri, perkataan Reno barusan terngiang-ngiang di kepalanya membuat Dilara takut bila semuanya yang di katakan Reno tadi terjadi pada nya .
" Tidak ada yang bisa mengambil Citra dari ku itu semua tidak akan ku biarkan keluarga kandung Citra mengambil Citra dari ku, harus aku pikirkan dulu cara mengambil anak kandung ku Tampa mereka bisa mengambil Citra dari keluarga yang membesarkannya berarti aku harus bersabar jika aku ingin hasil yang menguntungkan kan ku ." kata Dilara dalam hati.
Dilara pergi dari tempat itu untuk kembali ke kamar inap Citra , dalam perjalanan Dilara melihat seorang wanita menangisi kepergian suaminya .
" malangnya wanita itu" kata Dilara langsung kembali berjalan.
Tookk tokkk
Dilara membuka pintu kamar rumah sakit disana di melihat Reno sedang mengobrol dengan dokter mengenai keadaan Citra paskah Citra siuman.
__ADS_1
"***Salam manis dari ku 😙😚😙***
Kosta