Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 35


__ADS_3

Sekarang Diara, putri sudah sampai di depan rumah orangtua nya putri,begitu besar putri melihat Rumah.


Itu sangat senang karena sebentar lagi Ia kan tinggal di rumah ini.


Diara menekan bel tidak lama seorang pelayan membuka pintu . Pelayan melihat dua orang wanita yang Ia yakin bahwa wanita itu pasti ibu, dan anak .


"Ibu cari siapa..yah.? kata pelayan itu ramah.


"Apa bapak Reno ada di rumah.? kata Diara takut.


"Kalau tuan belum pulang, yang ada dirumah nyonya,sama non Citra saja."kata pelayan sopan.


"Ibu ingin bertemu sama siapa.? kata pelayan itu lagi.


" saya ingin bertemu nyonya anda.! kata Diara sopan.


"baik saya akan panggil kan nyonya saya."kata pelayan.


"Silahkan masuk dulu.! kata pelayan itu sopan.


Diara menolak untuk masuk kedalam karena, Ia tidak mau lama-lama berada di rumah ini Diara hanya mengantarkan putri kerumah orang tua kandungnya.


"Tidak usah saya tunggu disini saja."kata Diara sopan.


Pelayan itu masuk kedalam untuk memanggil majikannya.

__ADS_1


Dilara sedang bersiap untuk tidur namun suara ketukan pintu dari luar membuat, Ia mengurung niat untuk tidur .


Dilara bangunan dari tempat tidur nya dan berjalan menuju pintu ,lalu membuat pintu.


"Ada apa bisa.?"kata Dilara tegas


" Ada tamu ingin bertemu nyonya."kata pelayan sopan.


"Siapa bilang.?"kata Dilara penasaran.


"Tidak tahu nyonya karena Ia tidak menyebutkan nama."kata pelayan itu takut.


Dilara pun keluar dari kamar untuk menemui tamunya, di ikuti oleh pelayan di belakangnya.


Diara menunggu orang tua kandung putri dengan cemas, saat orang yang Ia tunggu sudah ada di depan nya . Diara merasa dunia runtu kepingan ingatan nya tiga bulan yang lalu kini muncul lagi bagaikan sebuah film.


Diara juga tidak menyangka bahwa dia adalah ibu kandung putri anak yang Ia besarkan, Air matanya terus mengalir Ia tidak menyangka takdir begitu kejam padanya.


Kemarahan yang Diara pendam ingin segera Ia keluarkan .


Dilara melihat putri berada di rumahnya sangat ketakutan, apa lagi Ia datang bersama dengan ibunya yang membesarkan nya.


" Mungkin anda kaget melihat kami datang kemari.?"kata Diara sedih


Dilara hanya diam sambil ketakutan kalau Citra tahu sebenarnya.

__ADS_1


"Saya ingin mengembali kan anak anda, yang seharusnya tinggal bersama anda di rumah."kata Diara melempar koper putri di depan mata Dilara.


Tadinya Diara hanya ingin mengantar putri kerumah orang tua kandung nya, kini Diara tidak hanya mengantarkan putri , namun Diara juga akan mengambil Citra dari Dilara .


Diara ingin melihat Dilara hancur seperti dirinya, Bagaimana Anak yang Dilara besarkan di renggut dari tangannya.


"Karena saya sudah mengembalikan anak anda, Makah saya akan mengambil anak saya juga."kata Diara tegas


Dilara gelisah Ia tidak mau sampai Citra mendengar semu ini, hingga Dilara nekat untuk menyeret Diara keluar dari rumahnya.


Diara tidak terima , hingga Diara berteriak-teriak memanggil nama Citra agar supaya Citra mengetahui kalau Ia berada di rumah ini.


" Citra keluar saya ibu ada di sini.!" Diara berteriak keras.


Diara tidak peduli pengusiran yang dilakukan oleh Dilara dia terus berteriak memanggil nama Citra.


"putri bawa ibu kamu pulang.!"kata Dilara membentak.


Putri tidak menyangka ibu kandungnya menyuruh Ia pulang .


"Tidak putri tidak mau pulang." kata putri tegas


"Putri kan kita sudah membahas nya kemari. Cepat bawa wanita gila ini pulang ."? kata Dilara tegas.


Putri Tidak menurut perintah Dilara , putri hanya diam sajah melihat Diara di seret oleh pelayan.

__ADS_1


*"Salam manis dari ku 😚😗**


__ADS_2