Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 28


__ADS_3

Kini mereka sampai di sebuah rumah yang sederhana , tapi halaman luas bukan hanya itu saja tempat nya sangat sertategis.Diara melihat rumah yang mereka datangi Sangat indah walaupun dilihat malam hari.


"INI.... rumah siapa.?"kata Diara penasaran.


" Rumah kamu buat kamu...., kamu suka.? kata Reno lembut.


Diara yang mendengar bahwa Rumah yang dihadapannya adalah rumah untuk nya sangat bahagia karena Rumah impian anak nya putri terkabul memiliki Rumah yang cukup luas dari rumahnya yang dulu.


Diara mengganguk" Aku...suka dengan Rumah ini apalagi putri Anak ku, dia ingin tinggal dirumah yang sangat besar dari rumah ku yang sekarang aku tinggalkan bersamanya." kata Diara sedih.


Reno yang mendengar penuturan Diara merasa sedih karena wanita yang Ia Sangat cintai selama ini hidup pasa-pasan .


"Aku berjanji akan mebahagikan kamu dan anak kamu" kata Reno dalam hati.


Reno mencium kening Diara dengan lembut.


" Jangan sedih lagi ..ok.!"kata Reno tegas.


Diara hanya mengangguk sebagai jawaban Nya. Citra yang melihat keromantisan mereka sangat jengkel karena Ia sangat pegal menung mereka yang tidak henti,hentinya memamerkan kemesraan mereka pada Nya.


"Mmme .... kapan kita masuk nya kalu kali masih saja terus berpelukan.?"kata Citra cemberut.


Reno pun tersadar kalau mereka tidak hanya berdua melainkan bertiga bersama Citra yang ikut mereka.


".. Maaf...ayo kita masuk.!"kata Reno lembut


Reno mengajak Diara, Citra untuk masuk kedalam yang disambut 3pelayan memang tidak sebanyak pelayan dirumah Dilara tinggal.


" Selamat... datang tuan, nyonya, nona muda."kata pelayan.

__ADS_1


"Terima kasih"kata Diara ramah.


Reno hanya tersenyum sebagai jawaban, Citra pun sama hanya senyuman sebagai jawaban untuk sarapan yang di berikan oleh pelayan dirumah ini.


Reno mengajak Diara ,Citra untuk keruangan kerjanya yang berada di rumah ini.


"Bibi... tolong siapa makan malam buat kami.!"kata Reno tegas.


"baik .....tuan"kata pelayan.


Reno masuk kembali keruang kerjanya lagi setelah meminta pelayan untuk menyimpan makanan malam untuk Ia,dan orang yang sangat Cinta.


Citra yang melihat papinya sudah kembali keruang kerjanya papi nya lagi ,Citra mulai bicara kepada papi nya.


" papi .....Citra Sudah tahu, kalau Citra bukan anak kandung papi,mami"kata Citra menunduk.


Reno yang mendengar perkataan Citra sangat kaget karena Citra mengatahui kebenaran tentang Citra bukan anak kandung .Diara juga kaget dengan perkataan Citra,Ia tidak menyangka bahwa Citra bukanlah anak Reno, bersama istrinya.


" 3 hari yang lalu". Citra menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan perkataan nya lagi." Citra juga tahu siapa orang tua kandung Citra."kata Citra sedih.


"Siapa...."kata Reno, Diara bersamaan.


Citra menatap Reno, Diara bergantian menyakinkan bahwa dia akan baik-baik sajah.


" Tante Diara..."kata Citra tegas.


"tidak mungkin ,manamuki kamu anak saya, karena anak saya hanya putri."kata Diara sedih.


"Kamu tenang dulu, kita bicarakan ini dengan baki-baik."kata Reno kuhtir.

__ADS_1


Diara seketika pingsang karena sok, apalagi badannya kurang sehat dari tadi.


Reno yang melihat Diara pingsan segera membawa kekamar utamanya. Dan membaringkan ia nya.


Citra sangat kuatir dengan keadaan ibunya yang tiba-tiba pingsan ,ada rasa penyesalan yang Ia rasakan tidak seharusnya Ia memberitahu kepada ibunya kebenaran tentang Ia,dan putri.


"papi ...Tante Diara tidak Apa-apa kan.?"kata Citra kuhtir.


Reno hanya mencium kening Citra,dan memeluk sebagai jawaban,Ia juga bingung harus bagaimana menangani semuanya. Karena ini semakin rumit yang dia bayangkan,


apalagi Dilara tahu tentang hubungannya dengan Diara pasti dia akan membuat Diara menderita.


Dokter yang memeriksa kondisi Diara menjelaskan kepada Reno tentang keadaan Diara.


" Keadaan istri bapak baik, penyebab istri bapak pingsan karena kelelahan itu tidak baik untuk istri bapak karena hamil muda.!"kata dokter.


"Saya harap bapak menjaga istri bapak Arga tidak lelah, dan membuat istri bapak setres.!"kata dokter lagi.


" baik dokter saya akan menjaga istri saya "kata Reno bahagia.


Setelah dokter itu pergi Reno memeluk anaknya Citra,dan menangis bahagia Ia tidak menyangka akan mendapatkan anak dari wanita yang sangat Ia cintai secepat ini.


"Citra...papi harap kamu jangan bicarakan tentang kamu, putri dulu pada tante Diara.!"kata Reno tegas.


"Papi tidak mau masal ini mengganggu kehamilan ibu kandung kamu.!"kata Reno lagi.


Citra mengangguk sebagai jawaban ,Ia juga tidak ingin terjadi sesuatu dengan adik nya , dan ibu kandungnya . Apalagi Citra masih sok melihat ibu kandungnya pingsan tadi karena nya.


Reno bersama Citra menunggu Diara siuman dari pingsang .

__ADS_1


**Salam manis dari ku 😙😗***


__ADS_2