Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 33


__ADS_3

Dilara dan putri sudah turun dari pesawat mereka telah dijemput oleh supir Dilara yang menunggu nya di bandara.


Supir membawa kan koper putri , Dilara untuk dimasukan ke dalam bagasi mobil , Supir mengemudikan mobilnya ke rumah putri .


Dalam perjalanan putri tidak hentinya merengek ke pada Dilara kalau putri tidak ingin pulang kerumah Diara .


"Mah.... putri tidak mau pulang kerumah ibu Diara."kata putri sedih.


Dilara mengelus rambut putri dengan lembut


" Tidak bisa sekarang ... mama mencari waktu yang tepat untuk membawa kamu tinggal bersama mama."kata Dilara lembut


" kenapa mama tidak membawa Putri sekarang apa mama tidak sayang putri, padahal putri ini anak kandung mama ."kata putri kecewa.


Dilara sangat sedih mendengar keluh kesah anak kandungnya bukan Ia tidak mau membawa Putri untuk tinggal bersama Ia, Rano .Di sisi lain Dilara tidak mau kehilang Citra apa lagi Citra akan memiliki ibu kandungnya dari padanya dirinya.Ia tahu bagaimana sifat Citra .


"Tidak seperti itu Sayang mama sayang sama kamu, sama seperti mama Sayang Citra." kata Dilara tegas.


" Kenapa harus ada Citra diantara keluarga kita mah."kata putri sedih.


Dilara tidak mau putri mengeluhkan kondisi nya lagi segera Ia peluk putri dengan erat.


putri terus menangis dalam perjalanan mereka kerumah putri.


Mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di depan rumah putri.Putri langsung turun dari mobil , putri segera membawa koper nya masuk kedalam Rumah.


Dilara melihat putri sampai menjahu dari pandangan mata nya , Ia melihat putri turun dari mobilnya dengan kemarahan .

__ADS_1


Dilara juga tidak bisa berbuat apa-apa karena Ia juga tidak mau kehilang Citra anak yang, Ia besarkan .


Supir yang melihat sifat putri yang tidak sopan supir itu tidak suka kalau putri adalah nona mudanya yang asli.


" pak Anton jalan.!"kata Dilara tegas.


mobil itu meninggal kan Rumah Diara dengan kecepatan sedang.


Di tempat lain


Citra sedang membaca novel kesukaannya terdengar ketukan pintu dari luar, segera Ia membuka kan pintu kamarnya , Citra melihat mami ada di depan pintu kamar membawa oleh-oleh dari luar negeri .


" mami.... sudah pulang.?"kata Citra senang.


"Baru tiga puluh menit mami sampai rumah, mami langsung kemarin ini oleh-oleh mami beli kan untuk kamu."kata Dilara memberikan semua oleh-oleh pada Citra.


" yah sudah mami kamar dulu yah, mami ingin istirahat."kata Dilara lembut.


Dilara mencium kening Citra , setelah itu Ia meninggal kan kamar Citra, untuk pergi ke kamarnya .


Setelah mami pergi Citra kembali masuk ke kamarnya , citra meletakkan oleh-oleh yang mami bawa dari luar negeri ke atas tempat tidur nya.


Citra kembali membaca novel nya yang tadi sempat tertunda.


Namun itu tidak menarik lagi untuk di baca,Ia melihat oleh-oleh yang tadi di bawa oleh nya. Citra penasaran apa yang dibeli kan oleh mami nya dari luar negeri untuk nya.


Citra bangkit dari dari duduknya Citra berjalan menuju arah tempat tidur nya, citra mulai membuka satu persatu oleh-oleh yang di berikan oleh mami nya .

__ADS_1


Dilara membeli kan Citra parfum mahal bukan hanya Parfum yang di berikan oleh Dilara untuk Citra masih banyak lagi barang-barang yang Dilara beli kan untuk Citra .


Dilara memberi barang-barang sama seperti milik putri agar putri dan Citra kompak .


Citra membuka semua oleh-oleh nya setelah selesai Ia membuka oleh-oleh Citra memfoto semua oleh-oleh yang di berikan oleh mami nya untuk mengaflot ke Instagram nya.


" oleh-oleh dari mami " itu kepsen yang di tulis oleh Citra .


Baru berapa menit Citra mengaflot nya ,Ia sudah mendapatkan komentar dari temannya yang melihat postingan nya.


Putri melihat postingan Citra membuat Ia sangat marah melihat itu semua karena Ia merasa iri kepada Citra karena Citra mendapat barang yang seharusnya Putri milik .


Putri membanting hp nya ke lantai hingga membuat hp itu hancur putri tidak pedulikan hp mahalnya hancur.


" Kenapa Citra hidup dengan kemewahan sedang kan aku tinggal dirumah ini yang seharusnya Citra yang berada di sini bukan aku."kata putri marah


putri megapus air matanya lalu pergi dari kamar nya.


" Tidak aku tidak mau tinggal lama lagi di rumah ini ,saharusnya aku yang tinggal di Rumah mewah itu bukan Citra."kata putri egois.


Putri tidak tahu kalau Diara mendengar perkataan putri, Sebenarnya Diara datang kekamar putri untuk mengajak makan malam


dan tidak sengaja Diara mendengar perkataan putri yang membuat Ia Sangat sedih .


Diara juga tidak menyangka putri sudah tahu kalau putri bukan anak kandung nya bersama Nino, yang membuat Diara tambah sakit hati lagi putri tidak ingin tinggal bersama karena Ia tidak mampu memberikan ke mewah pada nya.


***Salam manis dari ku 😙😗*

__ADS_1


aku berharap kali tidak bosan membaca novel ku terima kasih.....😘**


__ADS_2