Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 47


__ADS_3

Kini Reno ada di ruangan operasi , karena benturan yang terlalu keras menyebaba kan Reno mengalami gegar otak parah ,sehingga dokter harus mengoperasi Reno untuk mencegah pendarahan pada otak nya yang terus keluar tampa heti.


Tidak lama Dilara bersama putri telah tiba di rumah sakit. Dilara langsung pergi ke ruang operasi karena Dilara sudah di beri tahu oleh orang suruhan nya untuk mengikuti Reno , bahwa Reno harus di operasi karena mengalami pendarahan di otak nya kabar itu membuat Dilara sok sekaligus cemas.


Dilara melihat orang suruhan nya, sedang berada di luar ruangan operasi dengan cemas, segera Dilara mendekat ke arahnya dengan tergesa-gesa, karena Dilara ingin tahu ke ada Reno orang yang sangat Ia cintai.


Orang suruhan Dilara melihat Dilara segera berdiri dari kursi tunggu yang berada di luar ruangan operasi untuk duduk keluarga yang menunggu operasi keluarga nya.


" Bagai keadaan suami saya .?" Ucap Dilara dengan cemas.


Reno dan Dilara padahal mereka berdua sudah bercerai berapa bulan yang lalu tapi . Dilara tidak mau menerima perceraian nya dengan Reno sehingga Dilara masih menganggap Reno adalah suaminya padahal mereka sudah resmi bercerai .


" Saya tidak tahu nyonya ." Ucap suruh Dilara dengan takut.

__ADS_1


"Bagaimana suami saya bisa mengalami kecelakan." Ucap Dilara dengan marah kepada orang suruhan nya.


" Kami juga tidak tahu saat kami lihat tuan Reno sudah berlumuran darah." Orang suruhan Dilara menjelaskan .


"yah sudah kalian boleh pergi.!" Ucap Dilara tegas.


Tadinya putri sangat penasaran orang yang sedang bicara dengan mama nya , apa lagi orang yang bicara dengan mama nya itu memakai baju hitam- hitam , badan nya pun besar . putri tidak menyangka mama nya mengenal orang seperti itu orang yang sedang bicara dengan mama nya seperti seorang pereman, padahal mama nya adalah seorang wanita yang lembut bahkan mama nya tidak pantas mengenal orang seperti itu .


Apa lagi putri melihat mama nya sangat akrab dengan orang itu, bahkan mama nya berani mebetak orang itu .


Karena mereka sudah lama menjadi suruhan Dilara , sehingga mereka tahu sekejam apa wanita yang di hadapan nya ini.


Keanggunan ,dan bakti sosial nya di lakukan hanya kedok untuk untuk menutupi kelicikan Dilara . Agar orang tidak tahu betapa jahatnya Dilara kepada orang yang mengusik ke hidup nya, bahkan mengambil miliknya makah orang itu akan hancur.

__ADS_1


" Mah..... siapa pria itu.?" Putri bertanya kepada Dilara .


"Pria itu yang menolong papa mu." jawab Dilara dengan tenang ,agar putri tidak mengetahui ke bohong nya kalu putri tahu mama mengenal Pria seperti itu pasti dia beranggapan mama nya adalah perempuan yang sangat menakutkan.


putri hanya mengangguk kan kepalanya , pertanda bahwa putri mengerti . putri pun tidak mau tahu apa urusannya pria itu dengan mama nya.


Sudah berjam-jam dokter mengoperasi Reno tidak ada tanda-tanda bahwa operasi Reno selesai.


Dilara terus bolak-balik Karen operasi yang dilakukan oleh Reno belum selesai, putri yang melihat mama nya gelisah putri berusaha membuat mama nya tenang , bahkan putri meyakinkan kepada mama nya bahwa papa nya akan baki-baki saja . Karena papa nya sudah di tanganin oleh dokter terbaik di rumah sakit ini.


"Sudah lah mah ....mama harus tenang." putri berusaha membujuk Mama nya untuk duduk.


"Jika papa kamu tidak selamat makah mama tidak tahu ,mama bisa hidup atau tidak hikss....hiksss ." Ucap Dilara putus asa di sertai tangisan.

__ADS_1


" Aku yakin papa pasti akan selamat , operasi nya pun akan bersil apa lagi dokter yang menangani papa itu adalah dokter yang hebat."Putri memeluk Dilara dengan sayang , bahkan pelukan yang tidak di dapatkan oleh Diara padahal Diara adalah orang yang telah membesar nya, bukan hanya membesar kan nya tapi memberikan air susunya yang tidak di berikan oleh Dilara .


***salam manis dari ku 😙😚****


__ADS_2