
Di luar ruangan operasi keluarga Reno,dan Dilara cemas karena operasi belumlah selesai juga padahal Citra sudah 5jam di ruang operasi tersebut.
Derrrrrt deretttttt
bunyi telepon mengganggu mereka semua orang menoleh ke Dilara yang telepon di biarkan berdering terus tidak niat angka,maupun di matikan hingga mereka memarahinya karena membuat mereka kesal.
"Dilara itu hp mu berdering terus angkat ,atau matikan sajah.!" kata Reno marah.
" Iyah aku angkat" kata Dilara kaget .
Dilara pergi menjahu dari ruangan operasi untuk mengangkat telepon dari adik sepupunya yang terkenal membuat masalah ,
karena Dilara sangat menyayangi adik sepupunya segala masalah yang di buat Dilara yang membersihkan nya agar tidak sampai ke telinga keluarga.
__ADS_1
" Hello ka.... Dilara aku ada masalah besar anak Buha yang Kaka buat menjaga aku, membuat seorang meninggal karena di pukuli mereka."kata Andra ketakutan.
" kenapa bisa anak buah Kaka sampai membunuh orang.?" kata Dilara tentang
" Itu aku yang memerintah ka.... supaya menghabisi orang itu karena dia membuat masalah di tempat ku." kata Andra.
" Baiklah Kaka akan bantu masalah kamu, berikan alamat orang itu pada Kaka secepatnya sebelum orang itu nuntut kamu " kata Dilara tegas.
" Ok ka... akan ku berikan alamat orang itu secepatnya " kata Andra bahagia.
Dilara kembali ke ruangan operasi Citra, Ia melihat Reno sedang bicara dengan dokter yang menangani operasi anak mereka terlihat wajah Reno lega,dan bahagia karena mendapat kabar baik dari dokter tentang Operasi yang di jalani oleh anak Nya tadi.
" Terimakasih dokter karena telah menyelamatkan anak saya " kata Reno tulus.
__ADS_1
" Sama-sama pak itu sudah tugas saya untuk menyelamatkan orang yang butu pertolongan kami selaku dokter ." kata dokter merendah.
" Jika ada yang kurang peralatan di rumah sakit ini, janganlah sungkan beri tahu kepada saya Anggap itu sebagai ucapan terima kasih saya kepada rumah sakit." kata Reno tegas.
Reno menjabat tangan dokter itu sebelum dokter pergi meninggalkan mereka semua yang anda di luar ruangan operasi yang menunggu Citra keluar dari dalam ruangan operasi ,terbukalah ruangan yang mereka tunggu dari tadi Citra keluar dengan kepala di perban ,selang infus yang terpasang di tangan kanan nya, hidung yang terpasang alat bantu pernapasan .
Keadan Citra membuat mereka sedih anak yang selalu tersenyum harus mengalami musibah yang hampir merenggut nyawa nya karena saingan bisnis keluarga nya yang menginginkan keluarga mereka kehilang,dan hancur .
Mereka semuanya sangat bahagia karena operasi Citra berasil , tinggal menunggu Citra siuman yang di perkirakan 8jam Citra akan siuman, barulah mereka akan tenang kalau Citra sudah siuman.
Mereka semuanya berkumpul di kamar rawat citra ,yang begitu luas karena kamar rawat yang Citra tempa adalah VVIP kelas atas, agar Citra nyaman tidak terganggu dengan keluarga yang menjenguk nya di rumah sakit .
Reno,dan keluarga nya juga tidak akan menuntut orang yang menabrak Citra ,karena itu bukan semua kesalahan orang itu mereka akan mencari orang yang membuat Citra berlari di tengah hujan hingga anak nya tertabrak mobil.
__ADS_1
Di tengah obrolan mereka Dilara mengungkit ke tidak Saman darah Citra dengannya ,dan Reno membuat semua orang yang ada di ruangan itu kaget karena mereka belum mengetahui nya Reno sangat marah mengapa dilara harus mengungkit masalah itu lagi padaku dia sudah memberitahu ke pada Dilara menunggu Citra sembuh baru mencari selusi bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik untuk keluarga dia , keluarga yang lain.
****Salam manis dari ku 😙😚 😗😗**