Citra Dan Putri

Citra Dan Putri
episode 39


__ADS_3

Citra membawa kunci langsung Citra berikan kepada papi nya agar papi nya segera membuka pintu kamar Diara.


"papi... ini kuncinya...."


Citra menyerahkan kunci itu kepada Reno . Reno mengambil kunci itu lalu segera membuka pintu kamar.


Reno berhasil membuka pintu Citra sangat senang karena pintu itu bisa di buka, mereka segera masuk kedalam kamar untuk mencari ke berda Diara .


Reno , Citra melihat Diara meringku di bawah kasur dengan pandangan kosong mereka segera memeluk Diara.


"Ibu kenapa.." kata Citra sedih.


Citra memeluk Diara sambil menangis, Reno melihat keadaan Diara terpuruk merasa bersalah.


" Citra kamu ambil makanan untuk ibu kamu."kata Reno lembut.


Citra melepas kan pelukan Diara , karena Ia harus mengambil makanan untuk ibunya.


Reno melihat Citra sudah pergi , Reno mengangkat Diara ke atas kasur .Reno megenggam tangan Diara dan menciuminya


"Sayang kamu jangan begini kasian anak kita yang ada didalam kandungan kamu."kata Reno lembut.


Mendengar kata anak Diara menjadi sedih karena Ia tidak di inginkan oleh anak-anak nya .

__ADS_1


" Aku tidak diinginkan oleh putri, maupun Citra di antara mereka tidak mau ikut bersama ku. Mereka tidak menginginkan ku hiks..hiks." Diara mengupah air matanya yang telah. Ia tahan seja tadi.


Reno mendengar perkataan Diara seketika ikut bersedih . Reno menangkup pipinya Diara dan memadang mata Diara yang sudah penuh air mata.


" Kata siapa tidak ada yang menginginkan mu aku,dan anak kita yang di dalam sini membutuh kan mu." Reno mengusap perut rata Diara.


" Aku juga membutuhkan ibu." kata Citra tegas


Sebenarnya Citra dari tadi berada di depan pintu kamar mendengar perkataan ibunya Citra mengurung kan niat nya untuk masuk kedalam Ia ingin mendengar pembicaraan ibu nya, dan papi nya.


Citra menaruh nampan yang berisi bubur ke atas meja dekat kasur.Setelah menaruh nampan itu Citra berlutut di depan Diara sambil menggenggam tangan Diara.


"Citra tidak mau ikut pulang bersama ibu karena Citra tidak ingin ibu kenapa-napa ,ibu lihat mami Dilara kan yang tidak mau mengalah pada ibu." kata Citra tegas


" Apa ibu ingin tahu kenapa Citra tidak mau ikut dengan ibu pulang kerumah." Citra duduk di samping Diara.


Diara pun mengangguk lagi untuk menjawab nya karena Ia tidak sanggup lagi untuk bicara.


"Tapi...ibu makan dulu bubur nya nanti Citra kasih tahu, alasan kenapa Citra tidak ingin ikut bersama ibu pulang." Citra mengambil mangkuk .


"Tidak ibu ingin tahu kenapa kamu tidak mau ikut bersama ibu pulang." Dilara menolak saat Citra menyuapinya bubur.


Reno yang tahu kedua wanita itu keras kepala pun memberi kan selusi .

__ADS_1


"Begini saja papi yang menyuapinya ibu mu, dan kamu memberi tahu alasan kenapa kamu tidak mau ikut bersama wanita cantik ini." Reno mengambil mangkuk itu dari tangan Citra.


Citra yang bengong tidak sadar kalau mangkuk bubur sudah berpindah tangan .


"Sudah mulai cerita nya ibu sudah memakan bubur nya nih". seketika Citra sadar karena mendengar suara ibunya.


Citra melihat ibunya sudah memakan bubur nya ,di suapin oleh papi nya.Lalu Citra beralih memandang papi nya sebelum memulai cerita nya.


Citra mulai cerita kenapa dia tidak mau ikut bersama dengan Diara , Ia juga menceritakan perlakuan yang didapat oleh Diara saat berada di Rumah Nya.


Reno sangat marah mendengarkan cerita Citra ,Apa lagi saat Diara mendapatkan perlakuan kasar dari para pelayan nya padahal Diara sedang hamil anaknya bagaimana jika terjadi sesuatu kepada anaknya yang berada di kandung Diara.


" papi akan memberi pelajaran kepada pelayan itu karena berbuat kasar kepada ibu kamu."kata Reno marah.


"Sudah pak saya juga tidak apa-apa."kata Diara tegas.


"Tidak bisa mereka harus tahu bahwa kamu itu sebentar lagi adalah nyonya mereka."kata Reno tegas


"papi benar akan menikah ibu."kata Citra kaget.


Reno menganggu Citra, Diara tidak biasa mencegah nya mereka tahu Reno itu keras kepala .


***Salam manis dari ku 😙😚***

__ADS_1


__ADS_2