
Orang tua Reno, Dilara sudah sampai di kediaman anak, menantunya.merek melihat kondisi Dilara yang terus-menerus memanggil Citra merasa kasian.
" Pah..... kasih Dilara pah.....hikss hiksssss." ibu nya Dilara memeluk suaminya.
" Pah lagi berusaha mencari Citra,dan Reno mah...mama harus besabar." mengelus bahu Isti nya.
" kami juga akan membantu mencari mereka."kata orang itu Reno.
" Kenapa rumah tangga anak kita hancur hikss... hikss hikssss." ibunya Rano memeluk suaminya.
Putri masuk ke dalam kamar Dilara Ia tidak tahu kalau di kamar Dilara ada nenek,kake nya.Putri membawa belanjaan yang penuh di tangannya untuk memberitahu kepada Dilara.
"Mama..... lihat apa yang aku be...." ucap Putri terpotong karena putri kaget melihat ada orang di kamar ibunya.
Orang tua Reno, Dilara Sangat kaget melihat seorang wanita remaja datang ke kamar anaknya tampa meminta ijin terlebih dulu.
"keterlaluan kamu mama kamu sakit,kamu malah keluyuran." ayahnya Dilara memarahi putri.
"Sudah lah pah kamu jangan salai cucu kita, bagaimana pun dia itu tetaplah cucu kita."kata ibunya Dilara.
"Besa kamu tidak lihat tingkah laku nya.Dia meninggal kan mama nya yang sedang sakit , malah asik-asik kan belanja." ayahnya Reno marah.
" Benar apa yang dikatakan besan kita , kita baru datang malah melihat kelakuan burk nya." kata ayah Dilara.
Putri yang mendengar perkataan yang terus-menerus menyudutkan dirinya putri, pergi dari kamar Dilara untuk menujuh kekamar nya.
__ADS_1
Putri membanti semua barang yang di kamarnya di melupakan kemarahan nya dengan membanting semu barang-barang yang berada di kamarnya.
" Kenapa Citra...Citra Citra yang selalu mereka anggap baki, padahal aku adalah cucu kandung mereka bukan citra.Aku benci dengan mu Citra." putri membanting vas bunga.
Orang tua Reno Balik ke tempat tinggalnya karena orang tua Reno malas tinggal bersama putri .
Di dalam perjalanan ayahnya Reno mendapat telepon dari Reno.
"Hallo Reno." ucap ayahnya Reno.
"Hallo pah. " ucap Reno yang bahagia.
" Reno kamu,sama Citra sekarang tinggal di mana." ucap ayah Reno.
"Iya nak sekarang kamu tinggal di mana.?" ibunya Reno menimpali.
"Iya kami sudah tahu." kata ayahnya Reno tegas.
"Ayah tidak marah kan."
"Tidak nak kami tahu, hidup kamu tidak bahagia . Hidup bersama Dilara." Ayahnya Reno lembut.
"Sekarang beri tahu kami kamu kamu tinggal dimana."
"Sekarang Reno,dan Citra tinggal istri Reno.di..."
__ADS_1
" Tunggu... tunggu dulu istri , kamu sudah nikah lagi.?"kata ayah nya Reno kaget.
"Iya Ayah.... Reno sudah menikah, bahkan sekarang istri Reno sedang hamil." kata Reno bahagia.
"Kake Citra kangen." Teriak Citra.
"Itu....suara Citra." ayahnya Reno bertanya.
"Iya Ayah... dia lagi belajar memasak ,sama ibunya." Reno memandang dua wanita yang di cintai nya.
"Sepertinya sekarang hidup kamu bahagia nak." ayahnya Reno terharu dengan cerita Reno.
" yah sudah nanti cerita nya Reno lanjutkan, Kalau ayah sama bunda sudah sampai di sini." ucap Reno tegas.
"yah sudah kamu kirimkan alamat baru kamu."ucap ayah Reno yang tidak sabar untuk segera sampai di Rumah baru Reno.
Reno langsung mengirimkan alamat baru nya kepada ayahnya mereka pun pergi ke tempat tinggalnya Reno yang baru.
Dalam perjalanan tidak henti, hentinya ibunya Reno bertanya kepada suaminya prihal istri barunya Reno.
"Memang benara Reno sudah menikah lagi."ucap ibu nya Reno.
Ayahnya Reno hanya mengangguk kan kepalanya nya.ibu nya Reno sangat kesal karena jawaban nya hanya di anggukkan kepala.
"bunda lebih baik naya langsung ke Reno nya sendiri."ucap ayah Reno tidak mau kalah.
__ADS_1
Ibu nya Reno menurut dengan suaminya dia akan menanyakan langsung nanti kepada Reno.
***Salam manis dari ku 😙😗***