
***
"Udah,sekarang aku balik dulu ya kekelas," ucap Clarissa.
"Tunggu,kenapa lu ga nempel nempel lagi ke gue?" tanya Dylan.
"Dylan mau ditempelin terus sama aku?" tanya Clarissa.
"Engga."
"Terus kenapa nanya?" tanya Clarissa.
"Aku ga mau Dylan bosen karna Clarissa ganggu terus..,Clarissa tau Dylan ga suka,jadi Clarissa engga bakalan ngangguin Dylan terus."
Clarissa keluar dari UKS,ia kaget karna didepan pintu ada Clara dan Shela.
"Kenapa?" tanya Shela.
"Gapapa..,yuk balik kekelas."
Clara melihat kearah dalam UKS,ia ingin tau apa yang sebenarnya terjadi,kedua temannya itu sudah pergi kekelas,Clara membuka pintu UKS,dan terlihatlah Dylan sedang membereskan barang barang yang berantakan disana.
"Ada apa? apa kau sakit?" tanya Dylan tanpa menoleh.
"Enggak,lu ngapain sama Clarissa?"
"Mie yang dia bawa,ga sengaja tumpah."
"Terus?kenapa Clarissa keluar dengan wajah yang murung?"
"Ga tau,misi,gue mau beresin tumpahan mienya."
Clara mengeser lalu keluar dari UKS.
"Jangan pernah buat Clarissa sedih," bisik Clara tepat ditelinga Dylan waktu Dylan sedang jongkok membereskan pecahan mangkok.
Dylan membeku karna kaget,ia mengamati Clara yang berjalan semakin menjauh,Dylan hanya menggeleng gelengkan kepalanya dengan senyuman.
***
"Kenapa lu ga bersihin mienya?" tanya Clara sambil duduk dimejanya.
"Aku mau dia yang tanggung jawab,lagi pulakan memang salah dia."
"Lu kenapasih sama Dylan? bukannya lu suka sama dia?" tanya Clara.
"Iya suka,nanti ya sehari lagi,tantangan Clarissa pasti berhasil!"
"Tantangan apasih?" tanya Clara.
"Tantangan buat ngga gangguin Dylan selama sehari! hehe," jawab Clarissa santai.
__ADS_1
"Terserah lu deh."
***
Sementara itu Dylan.
Selesai membereskan mie yang tumpah,Dylan pergi menemui teman temannya dikantin.
"Halo,lu habis dari mana?" sapa Heyru.
"Kantin."
"Ngapain?"
"Beresin mie."
"Kenapa ya,dia jadi cuek?" tanya Dylan kepada Agam,karna Agam itu orangnya pandai dalam hal seperti ini,makanya gausah bingung kalau cewek cewek disekolah itu klepek klepek sama Agam.
"Hah? siapa?" tanya Agam.
"Clarissa."
"Hm,bisa jadi dia udah ga suka lo lagi,mungkin sekarang sukanya ke gue? haha," ujar Agam,Dylan menatap Agam tajam.
"Iya! fix sih dia udah ngelupain lu Dy!" teriak Heyru.
"Aihh,jadi gue harus gimana?" tanya Dylan.
"Ya ngga diterimalah sama Clarissa,orang Clarissanya gasuka sama lu lagi."
"Ck,gimana nihh."
"Makanya! dari awal ga usah sok sok jual mahal wei,haha."
"Gue engga jual mahal,gue memang ga suka dia waktu itu,gue jadi suka sama dia waktu,Lucas paksa gue."
"Hm,Lucas paksa lu apaan sih?" tanya Agam.
"Dia paksa gue,harus suka sama Clarissa,terus waktu diparkiran,dia memang tadinya mau ngajak Clarissa kesuatu tempat,tapi gue ga dikasih tau sama dia,ya jadi gue serang dia waktu itu,ya karna kita sama sama kebawa emosi jadi,kita berantem..," jelas Dylan panjang.
"Hah? jadi niatan Lucas itu baik dong.. mau supaya lu suka balik sama Clarissa."
"Hm,tapi ya sayangnya.. dia yang di D.O."
"Gilakk,gue sih lebih ship Clarissa sama Lucas kalau tau kayak ginii."
Dylan menatap tajam mata Heyru.
"Yayaya maaf gue salah."
***
__ADS_1
Ryan POV
"Iya,nanti aku kesana,sabar," ujar Ryan,setelah itu meletakan kembali ponselnya.
tok tok tok
Ryan mendongak-an kepalanya,lalu berkata:
"Masuk," dengan suara yang agak di tinggikan.
"Hai," sapa orang itu.
"Siapa?" tanya Ryan tanpa mengalihkan pandangannya dari kertas yang sedang ia isi.
"Em..,saya kesini bukan mau berobat," ujar orang itu.
"Iya tau,soalnya ini jam istirahat saya,ada apa?" tanya Ryan lalu mendongak-an kepalanya ke orang itu.
Ryan jelas kaget,karna itu adalah pacarnya,akhir akhir ini mereka memang jarang berbincang,karna pacarnya sendiri kuliah di Australia.
Sebenarnya Ryan tidak terlalu fokus dengan masalah percintaannya,awal pertemuan,Ryan tertarik kepada Mariana,ya mereka melakukan PDKT seperti yang biasanya dilakukan orang lain.
Namun setelah itu Ryan menyadari bahwa Mariana adalah perempuan yang tidak puas dengan satu laki laki saja,ia hari itu sempat ke-gap oleh Ryan,ia berselingkuh,Ryan memutuskan hubungannya dengan Mariana,tapi Mariana memohon mohon untuk tidak putus dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Ryan pikir,mungkin tidak apa apa,karna seseorang pasti akan berubah juga pada masanya.
"Kamu? sejak kapan disini?" tanya Ryan sambil berdiri dari kursinya.
"Barusan kok,kamu sibuk ya?" tanya Mariana.
"Iya sibuk banget,ada apa?" tanya Ryan.
"Gapapa,aku rindu,kamu ga rindu aku?" kata Mariana.
"Engga,aku udah terbiasa sendirian,bahkan aku udah lupa kalau aku punya pacar."
"Segitunya kamu benci sama aku? padahal aku udah minta maaf loh.."
"He..,udah lah,sekarang kita putus aja,aku ga mau pacaran sama cewek tukang selingkuh."
Ryan memang tadinya sudah memaafkan Mariana,tapi Mariana mengulangi lagi kesalahannya,selama diAustralia,Ryan mengirimkan beberapa mata mata untuk mengikuti Mariana.
Mata matanya berkata bahwa,selama diAustralia,Mariana selalu pergi keclub setelah pulang kuliah,dan membawa pulang seorang laki laki.
"Ryan? kamu masih enggak percaya ya sama aku? aku kira kamu bakalan percaya sama aku..," ungkap Mariana.
"Yaiyalah gue ga percaya,gue ada mata mata disana,lu pikir gue ****? ga tau tentang semuanya?"
Mariana membeku,ia menarik nafasnya lalu keluar dari ruangan Ryan.
____
__ADS_1
Haeee! jadi... aku mau bilang.. kalauuuu,aku gabakalan jadi buat jadwal update:v,biar episodenya banyak wkwkwk,tapi ga selalu update setiap hari ya😌👍