ClaDy

ClaDy
13


__ADS_3

***


"Dia siapasih?" tanya Clarissa.


"Sepupunya Lova."


"Owh..,kenapa bilang aku pacar kamu?" tanya Clarissa.


"Gamau?"


"B-bukan gitu..maksud aku.. kamu kenapa ga beneran resmiin aku jadi pacar kamu?" tanya Clarissa serius.


"Gue ga mau pacaran sama lu."


Pretek


seketika hati Clarissa potek (wkwkw ngakak sendiri) karna jawaban dari Dylan yang menyakitkan itu.


"Tapi aku mau pacaran sama kamu."


"Ya guenya gamau."


"Tapi aku mauuu."


Dylan menatap Clarissa dingin.


"Iya iya,Clarissa dan Dylan ga akan pacaran," ujar Clarissa.


***


"Oh.. jadi Dylan marah marah ke gue karna tu cewek? padahal kalau dibanding bandingin,juga cantikan gue,Ryan juga,buta matanya,gue tu cantik! masa ga ada yang mau sama gue,diAustralia aja banyak yang mau sama gue," batin orang itu sambil menatap Clarissa.


"Gue kerjain yalu!"


***


"Aku ketoilet dulu ya,jangan tinggalin yaa," pamit Clarissa.


Dylan hanya menganggukkan kepalanya saja,Clarissa berdiri dan berjalan ketoilet.


"Ih,jahat bangetsih Dylan ngomong kayak gitu ke aku."


"Iya jahat banget yaa."


Clarissa kaget,ia langsung menoleh kebelakang.


"K-kamu? kenapa ya? Dylan ada dimejanya.. bukan disini,bisa kemeja Dylan aja kalau mau ketemu Dylan," suruh Clarissa sopan.

__ADS_1


"Gue maunya ketemu lu! adiknya Ryan!,Ryan itu mantan pacar gue! apa lu ga sadar kalau gue tu mantannya Ryan? hm,gue gabisa bales dendam ke Ryan,jadi gue bales ke adiknya aja ya," jujur Mariana,yap Mariana,mantan pacarnya Ryan.


"Hah? maksud kamu apa?" tanya Clarissa tak paham.


Byurrr


Seketika kepala Clarissa basah kuyup,ia kaget.


"Maksudnya apa?! aku salah apa?!!" teriak Clarissa.


"Murahan lo!" ujar Mariana lalu pergi keluar dari toilet.


Dylan yang melihat Mariana lewat dari toilet langsung membulatkan matanya,ia berdiri dan langsung berdiri menuju toilet.


"Lu kenapa?" tanya Dylan sambil menghampiri Clarissa yang basah kuyup.


"Gapapa,kita pulang yuk," ajak Clarissa.


"Iya."


***


"Lu basah kuyup..,pakai hoodie gue aja,nih" ujar Dylan sambil membuka tasnya dan melempar hoodienya kearah Clarissa.


"M-makasih.."


"I-iya.."


Clarissa memakai hoodie Dylan,kebesaran dibadan Clarissa,tapi ia senang karna ada bau khas Dylan dihoodie itu,Dylan membawa motornya menuju rumahnya.


Dylan membuka pintu rumahnya dan mempersilakan Clarissa masuk kedalam rumahnya.


"Kamar mandi kamar gue aja,diatas,ikut gue."


"H-hah? a-a-ah.. kamar mandi di sini aja ga ada?" tanya Clarissa gugup.


"Biasanya kamar mandi disini tu sering dipakai sama bibi gue atau ga supir dirumah gue,jadi mending biar cepet,lu ke kamar mandi kamar gue aja," jelas Dylan.


"E.. yaudah kamu disini aja,kasih tau aja,kamar kamu tu yang mana," ucap Clarissa.


"Disana,gue gabakalan apa apain lu,pokoknya kamar gue ada disudut,nanti bajunya lu terserah mau pilih yang mana,hoodienya taruh aja dikasur gue," kata Dylan.


"Btw..,kita cuman berdua?"


"Engga..,kakak gue ada diatas,kamarnya sebelahan sama gue."


"Ohh,yaudah kalau gitu aku pakai baju kakak kamu aja,boleh?" tanya Clarissa.

__ADS_1


"Kakak gue cowo."


"Ah? gitu ya,yaudah aku kekamar kamu dulu," pamit Clarissa.


***


"Dylan?" teriak Clarissa pelan.


"Dylann??"


"Kenapa?" jawab Dylan dari bawah.


"Anterin aku pulang yuk.." pinta Clarissa.


"Oke ayo."


Ckrekk..


Pintu kamar disebelah kamar Dylan terbuka.


"Siapa nih? pacar lu?" tanya orang itu sambil melirik Clarissa.


"Gue duluan."


"Ehh tunggu,lu siapa?" tanya orang itu penasaran.


"C-Clarissa.." jawab Clarissa.


"Ohh,kenalin gue Difda,kakaknya Dylan."


"Ohh."


"Lu pakai baju Dylan lucu,pantes Dylan suka sama lu."


"Heh! kapan gue bilang gue suka sama dia?" tanya Dylan.


"Ngapain lu suruh dia pakai baju lu? kenapa ga pakai baju gue? ihihi," ledek Difda.


"Nanti kalau dia lupa balikin..,gue yang ganti,mending gue suruh dia pakai baju gue aja."


Clarissa terbengong melihat kakak dan adik ini berdebat.


"E.. aku pulang duluan ya kak.." pamit Clarissa.


"Okee,byee,hati hati sama Dylan,dia psikopat."


"Najis,gila lu!" teriak Dylan.

__ADS_1


__ADS_2