
Sementara itu Heyru..
"Liat Clara gak?" tanya Agam kepada Heyru.
"Enggak,paansi? kenapa? lu naksir?" jawab Heyru.
"Ih,kepolu,yaudah gue duluan," pamit Agam.
"Fix,bentar lagi kita bakalan jarang ngumpul,pasti pada sibuk sama pasangannya sendiri sendiri,lol," batin Heyru sambil menatap Agam yang sudah hampir tak terlihat lagi.
"Heyru? liat Clara gak?" tanya Shela kepada Heyru.
"Kalian berdua kenapa sama sama nyari Clara?" tanya Heyru.
"Ih aku tanya malah ditanya balik,aku gasuka,yaudahlah aku duluan," ungkap Shela,tapi sebelum Shela berlari,Heyru memegang lengan Shela.
"Gausah dicari,udah kita berdua aja kekantin,yuk," Heyru langsung menarik Shela kekantin.
"Hah?tapi aku udah makan.." ujar Shela.
"Gapapa,liatin aku makan aja," kata Heyru.
"Ga baik liatin orang makan.." nasehat Shela.
"Yaudahlah,gue gajadi makan," ujar Heyru sambil kembali meletakan uangnya kedalam saku,lalu berjalan duluan.
"Ehh? iya iya,aku temenin kamu makann," ungkap Shela sambil menarik tangan Heyru.
__ADS_1
***
Pelajaran sudah selesai,bahkan sekarang sudah jam pulang,Clarissa sudah menunggu waktu pulang sedari tadi,ia ingin bertemu Dylan secepatnya.
Ia meninggalkan sahabatnya dibelakang,ia menuruni tangga,tiba tiba ia tertabrak seseorang.
Brukkk
"Ah.. maaf maaf,saya salah,maaf yaa,saya buru buru.." ujar Clarissa,orang itu memegang lengan Clarissa.
"Hei? setelah lu nabrak gue,lo mau langsung pergi?" tanya orang itu.
"K-kamu yang kemarin itukan? aku ga mau nyari masalah..,aku duluan ya," pamit Clarissa.
Brugg
"Aw.." desis Clarissa kesakitan,kakinya dicekal oleh Mariana.
"Hei! lo siapa?! seenaknya aja lo ya! lo pikir ini sekolah punya nenek moyang lo?!!" teriak Shela,Mariana tertawa sinis singkat,lalu mendekati Clarissa.
"Hei? denger ya..,lo jangan seenak lo aja deket deket sama Dylan! dia pacar sepupu gue! gausah lo rebut rebut!" teriak Mariana sambil jongkok tepat diwajah Clarissa.
"Dylan belum punya pacar,lu beg*?" tanya Clara sambil mendorong Mariana agar menjauh dari Clarissa.
"Clarissa?!" teriak seseorang,Clarissa dan kedua temannya mengedarkan pandangan kearah suara.
"Hei? lu gapapa?" tanya Dylan sambil mendekati Clarissa.
__ADS_1
"Gapapa," jawab Clarissa.
"Apasi mau lo? gue ga suka sama Lova! itu kenyataan! jangan lo buat aneh aneh ya! lo pikir lo ngecelakain Clarissa,gue bakalan mau sama Lova? jujur enggak!" ujar Dylan tegas.
"Dy? inget ya! gue lebih tua dari lo! sopan dikit!" teriak Mariana.
"Orang kayak lo pantas di sopanin?" tanya Dylan.
"Udah,aku sama Dylan pergi duluan ya,makasih..,daa."
***
Dylan menuntun Clarissa sampai keparkiran motor Dylan berada.
"Maaf ya,harusnya gue ga ninggalin lo sendirian,siniin kuncinya,lo kerumah gue aja,kita obatin dulu,baru jalan jalan," ujar Dylan.
"Engga,aku gapapa kok,aku masih bisa jalan.. yuk jalan jalan aja," tolak Clarissa.
"Engga,lo itu luka,kerumah gue bentar ajaa,ya?" pinta Dylan.
"Yaudah deh.." pasrah Clarissa.
Clarissa sedang berada di dua posisi sekarang,ia senang karna Dylan sudah mulai memperhatikannya,tapi disisi lain ia tak suka jika Dylan jadi suka memaksa seperti ini.
Dylan segera melajukan motornya saat sudah Clarissa setujui,sesampainya dirumah Dylan
"Gue ambil P3K dulu ditempat garasi gue,soalnya disana lebih lengkap dari pada P3K didalem rumah,lo tunggu di dalem aja kalau mau," ujar Dylan.
__ADS_1
____
Akun yang kemarin mimin promosiin,bukan akun mimin yaa,akun temen mimin,cuman mimin promosiin,untuk akun mimin sendiri belum adaa,nanti ya kalau udah ada mimin kabarin🙏🙏