ClaDy

ClaDy
24


__ADS_3

Sudah hampir setengah jam,tapi Clarissa belum juga siuman,Ryan menyuruh papa mama dan adiknya pulang saja,biar ia yang mengurus Clarissa.


"Adek gue kayak gini..,bukan karna lo kan?" bisik Ryan kepada Dylan,Dylan mematung sesaat.


"B-bukan kayaknya..,gue kan ga ngapa ngapain dia," jawab Dylan gugup.


"Oh gitu ya,awas lo macem macem sama adek gue."


"Siapa juga yang macem macem?" tanya Dylan serius.


"Udah! kok kalian malah berantem sih,udahlah," lerai Difda.


"Kakak lo?" tanya Ryan kepada Dylan.


"Iya,kenapa? lo suka? ga gue restuin!" seru Dylan.


"Dih,udah lo pulang aja,kakak lo tu kasian,udah capek tu,nanti kalau sakit ke gue aja ya."


"Dihh,gak! gue suruh dokter pribadi keluarga gue lah,gila lo!" ujar Dylan.


"Dy?kenapa ngomong kayak gitu keorang lain?" tanya Difda.


"Emang nih,adik lo,gasopan benerr," ujar Ryan.


"Udah ayok pulang," ajak Difda.


"Eh? lu pulang aja,gue mau disini aja," tolak Dylan.


"Terserah,gue duluan,kalau ada apa apa,hubungin gue."


***


Dylan sekarang sudah berada diruangan Clarissa berada,Ryan menyuruhnya menunggu didalam.


"Lo kenapasih?" tanya Dylan kepada Clarissa yang masih belum sadar.


"Clarissa?!" teriak seseorang saat baru masuk kekamar Clarissa,Dylan menatapnya tajam.


"Ngapain lo panik?" tanya Dylan.

__ADS_1


"Emang ga boleh?" tanya Heyru balik.


"Lo gausah macem macem ya! jauhin Clarissa."


"Lah? kenapa? lo kok ngatur ngatur gue?"


"Diem! gue suruh lo jauhin dia ya jauhin!"


"Paansi lo? ga asik!"


***


Heyru pulang,karna dipaksa oleh Dylan.


"Kenapa?" tanya Clarissa,Dylan kaget dan langsung menoleh kebelakang.


"Lo udah sadar? gue panggil kakak lo kesini,bentar."


"Hah? kan bisa panggil lewat sini,memang deh,kalau apa apa cepet banget,ga liat keadaan dulu," bisik Clarissa ntah kepada siapa.


"Lo udah sadar? baring gue cek dulu," ujar Ryan saat memasuki ruangan Clarissa.


***


"Kamu udah makan?" tanya Clarissa memecahkan keheningan.


"Udah,lo laper?" tanya Dylan sambil menatap Clarissa.


"Enggak,kamu ga capek? istirahat aja,pulang,nanti kamu sakit.." saran Clarissa.


"Gapapa,gue bahkan bisa tidur disini."


"Hah? besok sekolah.."


"Ya.. gausah sekolah."


"Enggak,kamu harus tetep sekolah.. masa gara gara aku,kamu ga sekolah.."


"Clarissa!!" teriak seseorang dari kejauhan,untung saja tidak ada yang marah marah.

__ADS_1


"Shuttt,kenapa teriak teriak sih?" tanya Clarissa.


"Maaf,lo gapapakan?" tanya Shela.


"Gapapa,btw lu tau dari mana?" tanya Clarissa.


"Adik lu,dia ngehubungin Shela," jawab Clara.


"Ohh,kalian udah makan?" tanya Clarissa.


"Udahh,kenapa? lo laper?" tanya Clara.


"HAH!" teriak Shela,Clarissa,Clara dan Dylan ikut kaget dan langsung menatap Shela.


"A-a-ada Dylan?! d-dari tadi? ngapain aja kaliaaannn?" goda Shela.


"Apasih Shel,gue aja baru sadar," ujar Clarissa.


"Lo laper kan? gue duluan,mau beliin makanan," pamit Dylan.


"Iyaa," jawab Clarissa lantang,karna Dylan sudah diluar.


"Eh? mau makan apa?" tanya Dylan dari ambang pintu.


"K-k-kita?" tanya Shela.


"Iya,jadi siapa?"


"Sateee!" ujar Shela.


"Nasigoreng aja lah."


"Gue samain sama lo aja,lo mau apa?"


"Gue mau mie pangsit aja deh," ujar Dylan.


"Nah yaudah gue mie pangsit juga," tutur Clara.


"Oke."

__ADS_1


__ADS_2