
"Siapa yang buat lu basah kuyup?" tanya Dylan sambil memakai helm.
"...Orang yang tadi ngobrol sama kamu,udahah cepet,aku dicariin mama ini," balas Clarissa.
***
Dylan mengantar Clarissa pulang,selama perjalanan mereka hanya diam,Clarissa tak tau harus berbicara tentang apa.
"Kalau ada yang bilang suka sama kamu,diem aja,gausah ngomong apa apa,lalu tinggalin dia," tutur Dylan.
"Hah? k-kenapa?" tanya Clarissa ragu ragu.
"Kalau ada yang bilang kayak gitu ke lo,kasih tau aja ke gue," pesan Dylan.
"Iyaa,tapi kenapa? tanya Clarissa penasaran,tapi Dylan hanya diam,tak menjawab.
***
Keesokan harinya
"Hah?! kenapa?! aku ga ngapa ngapain kamu..! kenapa bisa gitu?!" teriak Clarissa.
"Engga tau..,tapi gue cuman mau ungkapin aja sih..,kalo pacaran.. itu bisa nanti,tunggu lu siap."
"Gue ga mau lo sakit hati atau patah hati ataupun berlarut larut dalam kesedihan waktu gue tolak nanti,jadi mending sekarang.. lo berusaha lupain gue,lagi pula gue ga suka sama lo.. gue suka sama orang lain,maaf ya," jelas Clarissa.
"Iya,aku bakalan berusaha lupain lu,makasih ya," ujar orang itu.
"Iya,inget ya,kita masih bisa temenan kok."
"Iya,makasih,lu baik banget," tutur orang itu,setelah itu orang itu berbalik badan dan meninggalkan Clarissa.
"Clarissa! dicariin seseorang tu,kangen katanya," teriak Heyru.
"Siapa?" tanya Clarissa sambil berjalan kearah Heyru.
"Ada dehh,cek aja orangnya ada ditempat biasa,haha."
"Yaudah,aku duluan,byee," pamit Clarissa.
***
__ADS_1
"Dylan kangen sama Clarissa?" tanya Clarissa.
"Engga,siapa yang bilang?" balas Dylan.
"Heyru.."
"Ga ada gue rindu lu,gila kali tu anak."
"Yaudah,aku duluan."
"Eh! coba lapor ke gue,hari ini lu ngapain aja?" tanya Dylan.
"Qepo!" teriak Clarissa lalu berlari menjauh dari Dylan.
"Kenapa? lu mantau dia?" tanya Agam.
"Enggalah gila aja lu."
"Terus kenapa lu tanya?"
"Gue.. ga tau ah,gue hari ini ga masuk kekelas deh,gue mau ke warung belakang,ada banyak temen disana,lu mau ikut?" ajak Dylan
"Idihh,yaudahlah gue duluan ya," pamit Dylan.
"Ti ati dijalan," pesan Agam.
***
"Clarissa! lu dicariin Dylan!" teriak Shela.
"Paansi? gue udah ketemu dia tadi."
"Mampuslu,gagal kan haha," ledek Clara.
"Gagal apa?" tanya Clarissa penasaran.
"Ga ada," balas Shela cepat.
***
Sekarang sudah istirahat ke dua,semenjak istirahat pertama tadi Clarissa tidak melihat sosok Dylan dikelas,bahkan guru tidak menyadari Dylan tidak ada dikelas.
__ADS_1
"Dylan kemana ya?" tanya Clarissa kepada Heyru.
"Ga tau,coba tanya Agam," saran Heyru,Clarissa hanya mengangguk ragu.
"A-agam?" panggil Clarissa.
"Kenapa?" tanya Agam sambil menatap mata Clarissa.
"A-anu... i... itu.. tau Dylan dimana gak?" tanya Clarissa ragu ragu.
"Gausah takut,gue ga makan orang,gue tau dia dimana,ada di warung belakang," tutur Agam.
"Ohh,oke makasih ya gam," ujar Clarissa lalu pergi keluar kelas.
"Clarissa!" teriak seseorang,Clarissa langsung menoleh kebelakang.
"Kenapa?" tanya Clarissa sambil mendekati orang itu.
"Kemarin itu kakak kamu?kenalin ke aku dongg."
"Enggak,dia pacar akuu enak aja,bye!" teriak Clarissa lalu pergi,orang itu menyipitkan matanya.
***
Sekarang Clarissa sudah ada di depan warung belakang sekolah,ia kemari sangat butuh proses yang sangat sulit,ia mengeluarkan banyak alasan kepada satpam didekat pagar keluar.
"Dylan?" panggil Clarissa,Dylan langsung menoleh.
"Kenapa?" tanya Dylan.
"Ngapain disini?" tanya Clarissa.
"Ngumpul sama temen temen gue,kenapa?" jawab Dylan.
"Ohh," Clarissa mendekatkan bibirnya ditelinga Dylan.
"Tadi ada yang nembak aku," bisik Clarissa,teman teman Dylan kaget melihatnya mereka pikir Clarissa mencium pipi Dylan.
"Hah? siapa?" tanya Dylan.
"Kalau kamu mau tau.. kamu harus ikut aku balik kekelas! aku tunggu 20 menit ya," tutur Clarissa lalu berlari.
__ADS_1