ClaDy

ClaDy
28


__ADS_3

"Iyaaa,kalian selamat bersenang senang!" teriak Shela,karna Clarissa sudah hampir jauh.


"Ini minumannya,Clarissa sama Dylan kemana?" tanya Kirana.


"Pergi tan,katanya mau makan bareng," jawab Shela.


"Makasih tante minumannya," ujar Ethan.


"Sama sama,lain kali boleh main kesini ya,nginep juga boleh..,biar berangkatnya bareng Ryan,nanti.." ujar Kirana.


"Siap tan,yaudah,saya izin pulang dulu ya tan," pamit Ethan.


"Iya hati hati dijalan.." tutur Kirana.


"Sini tan,Shela bantu cuciin," kata Shela.


"Iya."


***


"Dia bakalan sama sama bareng lo terus?" tanya Dylan.


"Ya.. gatau deh,tergantung kak Ryan kayaknya,bisa aja kak Ryan mau ajak kak Ethan kerumah,kan mereka sama sama dokter.." jawab Clarissa.


"Oh.."


"Kita mau makan dimana?" tanya Clarissa.


"Terserah,lo mau makan dimana?" jawab Dylan.


"Kamu laper?" tanya Clarissa.


"Enggak sih."


"Yaudah,kita jalan jalan aja."


***


Sekarang sudah 2 jam Clarissa dan Dylan berjalan jalan,Clarissa mengajak Dylan untuk pulang.


Sesampainya dirumah Clarissa


"Dia masih ada?" tanya Dylan kepada Clarissa.


"Nggak tau," jawab Clarissa.

__ADS_1


"Kalian sudah pulang? ini makan dulu yuk," sapa Kirana.


"Gimana? seru gatuh,jalan berdua doang," ledek Shela.


"Apasih,yuk makan," ujar Clarissa malu malu.


"Tante," sapa Dylan sambil menyalami Kirana.


"Iyaa,ayo Dylan duduk," tutur Kirana lalu pergi kebelakang untuk mengambil makanan lagi.


"Eh tunggu ya,ada temen gue nanti,Ethan," ujar Ryan sambil menuruni tangga,Dylan yang mendengar itupun langsung buru buru duduk disebelah Clarissa.


"Eh,Shela,lo duduk disitu aja," ujar Dylan sambil menunjuk kursi sebelah Clarissa yang kanan.


"Kenapa?" tanya Shela heran.


"Gapapa," jawab Dylan.


***


Makan malam sudah selesai,sekarang mereka sedang duduk dihalaman belakang rumah Clarissa.


"Clarissa," panggil Ethan.


"Minta nomor lo dong," jawab Ethan.


"Hah?"


"Nih," Dylan memberikan nomornya.


"Itu nomor Clarissa?" tanya Ethan tak percaya.


"Iyaaa,nih ambil aja," jawab Dylan.


"Oh oke,makasih," tutur Ethan.Dylan lalu menarik Clarissa.


"Itu kan bukan nomor aku," bisik Clarissa.


"Biarin."


***


Dylan POV


Keesokan harinya

__ADS_1


"Dy,lo ga ada tujuan buat nembak Clarissa gitu?" tanya Agam.


"Gatauu,belum kepikiran diotak gueee," jawab Dylan sambil mengacak acak rambutnya.


"Gue sama Clara udah jadian,lo kapann?" tanya Agam serius.


"Gue waktu itu udah pernah bilang,ga mau pacaran sama dia,ga mungkin gue tiba tiba nembak dia gini..," jelas Dylan.


"Makanyaa,jangan ngomong kayak gitu,karna lo gatau kedepannya gimana,malu sendirikan lo," geram Agam.


"Ya.. waktu itu,gue kira,dia bakalan ngejauh setelah gue ngomong kayak gitu,makanya gue ngomong kayak gitu..," ujar Dylan.


"Anggap aja lo ga pernah ngomong gitu,anggap aja juga Clarissa ga pernah denger itu,gampangkan? sebelum Clarissa diambil orang loh Dy," tutur Agam sambil meminum air mineral yang ia beli.


"Gatau ah,gimana juga caranya nyatain perasaan gue ke dia? pasti dia ga percaya."


"Kenapa enggak percaya? kan dia suka sama lo,pasti dia percaya lah,aneh aneh aja lo."


"Bisa aja kan dia ngira gue nipu dia?"


"Dari pada Clarissa diambil sama Ethan?"


"Lo tau dari mana Ethan?"


"Shela cerita ke Clara,Clara cerita ke gue," jawab Agam.


"Bahas apa gais?" tanya Heyru yang baru datang.


"Dari mana aja lo?" tanya Agam.


"Biasaa,gue banyak cewek," canda Heyru.


"Gajelas lo,ini nih si Dylan takut nyatain perasaannya ke Clarissa,cowok kok takut,aneh banget kan emang ni," tutur Agam.


"Nyatain aja kali,dari pada diambil Ethan," ungkap Heyru.


"Ethan? kan bukannya Ethan sama cewek lo?" tanya Dylan.


"Enggak dong,cewek gue udah klarifikasi! kalau.. dia sama Ethan cuman temenan," jawab Heyru.


"Klarifikasi? udah kayak didunia sosmed aja," ledek Agam.


"Diem lo!" teriak Heyru.


"Baperan amat," bisik Agam,namun Heyru masih bisa mendengarnya,Heyru yang mendengarnyapun langsung mengambil botol dan memukul kepala Agam.

__ADS_1


__ADS_2