
Episode Ke sebelas
๐๐ช๐น๐น๐ ๐ก๐ฎ๐ช๐ญ๐ฒ๐ท๐ฐ...
...****************...
Aku yang telah tiba di sebuah butik yang terkenal, yang bernama "AXEL" yeah! itu adalah pusat butik milik keluarga Xavier Axel keluarga calon suamiku, baru saja tiba di butik keluarga Xavier Axel tersebut, aku yang berada di luar sudah dikejutkan dengan suara teriakan yang terdengar dari dalam butik tersebut.
_ _ _ _ _
๐๐ฑ๐ช๐ด๐ฐ๐ฅ๐ฆ ๐๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ๐ฏ๐บ๐ข...
Setelah ku perhatian siapa yang berteriak ternyata yang berteriak tersebut adalah seorang wanita yang menginginkan sebuah gaun yang terpampang dengan jelas dan indahnya di depan matanya.
"APA MAKSUD MU HAH!!?" teriak wanita tersebut, aku pun sedikit takut mendengar teriakan itu, sudah banyak karyawan yang berada disitu dan mencoba menenangkan wanita itu, mereka semua telah mencoba menenangkan wanita tersebut tetapi masih saja ia begitu.
Namun nihil, masih saja wanita itu mereog dan bersikeras dengan gaun yang terpajang sempurna di depan matanya itu, tiba-tiba datang lah seorang manager dan langsung menangani hal itu, dengan profesionalnya manager pun menangani hal itu hingga tuntas.
__ADS_1
Aku pun yang melihat Calvin hanya acuh tak acuh dan tetap berjalan melewati karyawan yang masih sedikit berkerumunan, namun sedikit demi sedikit mereka bubar dan mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing lagi.
Aku pun melanjutkan jalanku yang sedikit lambat, diriku yang hanya mengekor sambil menuju lantai atas dan naik menggunakan lift, serta di dampingi beberapa karyawan yang berada di lift yang berbeda.
Di dalam lift, aku hanya diam dan sahabat ku hanya memainkan handphone miliknya itu, sesekali dirinya menunjukkan sesuatu yang membuat ku sedikit tertawa pelan karena lucu.
TING... / TING...
Pintu lift sudah terbuka, dan aku langsung melangkahkan kaki ku dari dalam lift menuju keluar, dari arah lift.
Setelah keluar dari dalam lift aku mendengar suara bikin bisikan yang memuji kecantikan seseorang.
Aku merasa semua orang langsung takut pada saat setelah bos mereka yaitu calon suamiku itu keluar dari dalam lift dan aku merasakan suasananya juga menjadi agak suram, aku pun hanya tidak memperdulikan semua itu.
Baru saja aku melangkah keluar dari dalam lift, diriku sudah disuguhkan dengan pemandangan semua rancangan gaun yang sangat mewah, sangat indah dan sangatlah elegan, beberapa saat aku mengaguminya namun beberapa saat mungkin aku langsung mengedarkan pandangan ku.
Aku pun yang melihat gaun yang cocok digunakan oleh sahabat itu langsung ingin menunjukkan sebuah gaun yang menurut ku cocok untuk Reyna, namun aku tak menemukan dirinya di sampingku, beberapa menit aku mencari cari dirinya akhirnya aku menemukan sahabat ku itu.
__ADS_1
Ternyata dirinya ada di depan sebuah lemari kaca yang kaca yang berisi beberapa sepatu yang mewah dan elegan, aku pun berniat untuk menghampiri dirinya.
TING...
Namun suara pintu lift terbuka lagi dan membuat ku mengurungkan niat untuk menghampiri sahabat ku itu.
" Keluarkan semua gaun yang terbaik yang telah kalian rancang sebelumnya!?โ " aku yang melihat Seseorang yang ku panggil pak itu memiliki sifat dingin? kukira dirinya tak memiliki sifat itu.
Aku yang tak sengaja menoleh mendapati karyawan yang ada disitu membeku sebentar karena takut setelah mendengar ucapan bos mereka itu.
Aku pun yang tak sengaja melihat Calvin yang dari tadi menyuruh karyawannya pun membuatku sedikit tertarik dan aku ingin melihat hal itu dari dekat oleh karena itu aku berdiri di dekatnya.
Jangan tanyakan dimana Reyna, dia sekarang sedang sibuk mencari cari barang kesukaannya bukan tanpa alasan melainkan karena perintah dari kedua mamahku.
" Duduklah sayang, pasti dirimu lelah berdiri terus " Sedikit terkejut karena di panggil "sayang" olehnya, kulihat semua karyawan yang mendengar perkataan lembut Bosnya pun langsung mematung, meleleh dan melongo sebentar, namun seketika mereka kembali melakukan kegiatan mereka yang tadi.
" Tidak apa-apa pak saya berdiri saja " ucap ku yang tetap ingin melihat para karyawan semua yang mengeluarkan gaun gaun mereka sendiri, aku pun masih berdiri seketika calon suami ku itu langsung berdiri dan ya sedikit membuat ku heran.
__ADS_1
Tiba-tiba saja tubuh ku melayang aku pun terkejut seketika, ternyata itu adalah ulah calon suamiku, dirinya pun menggendong diriku ala bridal style dan menuju sofa yang berbeda yang sudah ada di belakang ku, ternyata sahabat ku sudah ada disitu dan dirinya sedang bermain handphonenya
***Bersambung***