Cliff Of Love

Cliff Of Love
|TC| Episode Kedua belas


__ADS_3

Episode Kedua belas


๐“—๐“ช๐“น๐“น๐”‚ ๐“ก๐“ฎ๐“ช๐“ญ๐“ฒ๐“ท๐“ฐ...


...****************...


Tiba-tiba saja tubuh ku melayang aku pun terkejut seketika, ternyata itu adalah ulah calon suamiku dirinya pun menggendong diriku ala bridal style dan.enuju sofa yang berbeda yang sudah ada di belakang ku, ternyata sahabat ku sudah ada disitu dan dirinya sedang bermain handphonenya.


_ _ _ _ _


๐˜Œ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ฆ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข...


" Kamu duduk saja disini " ucap Calvin yang langsung pergi lagi menuju para karyawan yang sedang mengeluarkan gaun rancangan mereka tadi.


" Kan Viana mau liat doang pak!!? " geram Silviana sendiri, namun sahabatnya itu Reyna malah terkekeh melihat Silviana yang sedang kesal.


Calvin pun segera pergi setelah membuat Silviana kesal sambil memperlihatkan sebuah sudut bibir yang terangkat dan menuju para karyawan yang sedang mengeluarkan rancangan gaun mereka.


" Wah enaknya rasanya di gendong sama calon suami haha... " ucapan sahabatnya itu yang langsung membuat Silviana menjadi kesal pada sahabatnya itu Reyna.


" Lu ngambek imut tau gak " ucap sahabatnya Silviana Reyna sambil menoel-noel pipi Silviana, Silviana pun segera menepis tangan sahabatnya itu hingga tangan sahabatnya itu menjauh dari pipinya.


" Dih gua pecat lu dari sahabat gua mau lu, ngomong-ngomong lu kapan nih jomblo mulu lu... gak laku ya " ancam Silviana pada sahabatnya itu dan sambil mengejek sahabatnya itu namun masih saja Reyna tertawa pelan.


" Iya iya... sahabatnya Reyna imut banget sih, oh iya gue mau gak jomblo lagi setelah gue punya ponakan dari lu jadi cepat cepat ya buatin ponakan buat gue yang spesial oke " Silviana pun bengong setelah Reyna mengatakan hal tersebut, kemudian timbul rasa malu bercampur kekesalan pada sahabatnya itu.


" Apaan sih " Bugh!? Silviana pun spontan mengatakan hal tersebut dan langsung memukul lengan sahabatnya itu.

__ADS_1


" Gemesnya Menantu mamah " mamah Calvin pun menghampiri Silviana dan langsung menoel pipi Silviana.


Namun, mamah Calvin yang masih saja melihat Calvin yang masih sibuk dengan para karyawan yang sedang mengeluarkan gaun pun langsung memanggilnya dan menyuruhnya mengambilkan sesuatu.


" Calvin kamu sibuk terus sih, sini dong ambilin mamah air transparan " Calvin yang mendengar perkataan sang mamah pun langsung bingung, namun dengan cepat salah satu karyawan yang mengerti langsung mengambilkan air yang di maksud oleh sang mamah bosnya.


" Masa kamu gak tau sih Calvin " ucap sang mamah sambil menerima air putih yang telah dibawa oleh salah satu karyawan yang langsung berdiri tadi.


" Bilang aja air putih mah, kenapa harus air transparan " ucap Calvin dengan wajah yang terlihat sedikit tertekan.


" Makanya kamu itu harus gaul dikit di sosmed jangan sama kertas mulu yang kamu kerjain " ucap mamah Calvin sambil menyodorkan air putih yang telah dibawakan oleh salah satu karyawan yang tadi pada Silviana.


" Calvin kan lagi kerja loh mah " protes Calvin karena disebut tidak gaul oleh mamahnya sendiri.


Para karyawan yang melihat wajah bos mereka yang sedang tertekan pun hanya bisa menahan tawa mereka, namun Silviana malah diam setelah minum air yang diberikan oleh mamah Calvin tadi.Selang beberapa menit, semua gaun telah dikeluarkan, dan semua gaun telah siap untuk di coba oleh seorang tuan putri dari keluarga Vi Elly yaitu Silviana Elliyana Nadya putri tunggal dari sepasang suami istri yang sedang duduk bersama anak mereka itu.


Para karyawan yang melihat Silviana keluar menggunakan gaun tersebut terus memuji kecantikan seorang Silviana Elliyana Nadya.


๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—๐Ÿ˜—


" Mah Viana anterin Reyna dulu ya buat pulang ke rumahnya " izin Silviana pada mamahnya itu setelah sampai di rumah besarnya tersebut.


" Loh... kok langsung pulang sahabat kamu sayang, pasti dia cape suruh istirahat dulu gih kasian mamah " ucap sang mamah sambil menuju dapur.


" Viana sekalian mau ambil oleh-oleh yang udah dibawa sama Reyna mah ".


" Ya sudah terserah kamu, nanti kalo mau nginap di rumah Reyna bilang sama mamah dulu ya kalo gak nginap langsung pulang cepet jangan nunguin apa apa " ucap sang mamah yang masih sibuk di dapur dengan acara sedang memotong buah buahan.

__ADS_1


" Iya mah, ntar kalo Viana ada apa apa langsung hubungin mamah kok " Silviana pun setelah mengatakan hal tersebut langsung mengambil tasnya yang ada di lantai atas tepatnya berada di kamarnya tas tersebut sudah biasa dibawa oleh seorang Silviana.


Selang beberapa menit Silviana sudah turun lagi dan sang mamah sudah selesai dengan apa yang di lakukannya di dapur.


" Mah Viana berangkat ya " Silviana pun langsung berlari namun dirinya berhenti berlari setelah melihat apa yang di buat oleh mamahnya itu, langsung saja Silviana menyodorkan mulutnya meminta apa yang telah dibuat sang mamah.


" Aaaa... " sang mamah pun yang menyadari anaknya tersebut meminta apa yang di makannya langsung mengambil sesuap dan meluncurkan ke mulut Silviana.


" Gimana enak gak mamah buat salad buahnya ".


" Mm enak banget mah, kapan kapan ajarin Viana ya mah buat beginian ".


" Iya ntar mamah ajarin kamu buat ini jadi kalo mau gak usah manja ke mamah minta di bikinin " Silviana pun sedikit mendengus karena ucapan sang mamah.


" VIANA AYUK CEPET " Silviana pun terkejut dan baru saja menyadari sahabatnya itu telah lama menunggu pun langsung bergegas lari keluar menuju mobilnya, di samping mobil tersebut sudah ada sahabatnya itu Reyna.


Sang mamah pun hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah laku anaknya itu, Silviana lari sekencang kencangnya dan setelah itu sang mamah melanjutkan kembali acara makannya yang beberapa saat lalu tertunda sebentar.


" Hosh... hosh... hosh... sorry gua tadi makan salad buatan mamah gua enak banget jadi hampir kelupaan sama lu " Ucap Silviana sambil terengah engah setelah berlari dari dalam rumah besar dan menuju ke halaman tepat dimana mobil Silviana terparkir sempurna.


" Dih... seharusnya lu itu panggil gue kalo tante buat salad, salad tante enak lagi, gara-gara lu gak nyicip deh jadinya salad buatan tante " ucap Reyna langsung masuk ke dalam mobil Silviana.


" Dih... salad di restoran lu kan juga enak Rey kenapa gak makan salad restoran lu aja " Silviana pun ikut. asuk ke dalam mobil tetapi bukan Silviana yang menyetir melainkan Sahabatnya itu Reyna.


" Hiks... beda Viana salad tante tuh the best, salad di restoran biasa aja gak seenak salad buatan tante " Reyna pun setelah mengatakan hal tersebut sambil berdrama dan langsung saja setelah itu Reyna pun tancap gas.


***๐“‘๐“ฎ๐“ป๐“ผ๐“ช๐“ถ๐“ซ๐“พ๐“ท๐“ฐ***

__ADS_1


__ADS_2