
Tanpa basa basi Zidan berlari dengan sangat cepat, dan menghentakan kaki nya ketanah hingga tubuh Asassin nya yang ringang melesat dengan cepat dalam keadaan terbang.
Dengan menggunakan hembusan nafas Zidan mampu memutar tubuh nya di dalam udara, kedua bilah yang Zidan bawa memotong puluhan kalajengking dengan kondisi tubuh nya yang terus berputar di udara seperti roket.
Damage yang Zidan hasilkan dari serangan menggunakan kedua bilah tersebut memunculkan angka berwarna merah dengan perolehan point damage sebesar 600, belum lagi karena teknik dragons twings dan teknik pernafasan yang Zidan gunakan membuatnya mendapatkan tambahan critical damage sebesar 200 point.
Tidak sampai di situ, serangan Zidan yang berputar tanpa henti membuatnya mendapatkan bonus damage serangan tanpa henti yang terus naik dari 15 point, menuju 30 point, 45 point dan seterusnya.
Tentu saja hal itu membuat semua orang takjub, apalagi teknik yang Zidan gunakan bukanlah sebuah teknik sembarangan.
Asassin wanita berjubah biru putih yang melihat gerakan Zidan mulai sedikit tidak percaya dan mengabaikan kenyataan bahwa ia sedang berada di atas punggung kalajengking.
"Tek-teknik ini, ini adalah teknik yang hanya bisa di gunakan oleh Revaille sang big papa dari para Asassin!".
Tak ayal semua anggota party mengenali teknik yang Zidan gunakan, karena itu adalah satu satunya teknik yang Zidan kembangkan sendiri.
Mungkin bagi orang lain teknik yang Zidan gunakan terlihat seperti teknik special yang ia dapatkan begitu saja, padahal teknkik ini adalah gabungan dari beberapa teknik yang Zidan gunakan secara bersamaan.
Alasan Zidan tetap bisa melayang di udara dan terus berputar adalah karena teknik pernafasan yang membuat semua gerakan terlihat seperti slow motion, dengan begitu Zidan bisa memukul target menggunakan pedang nya sekuat tenaga hingga tubuhnya mendapatkan knock back dan bisa terus melayang di udara.
Hanya dalam waktu beberapa menit, Zidan mampu membunuh ratusan monster kalajengking itu dengan mudah.
"Ah, rasanya aku sangat bernostalgia".
Dari balik jubah dan maskernya Zidan tersenyum dan tertawa karena menikmati teknik yang ia gunakan barusan membuatnya merasa kan sensasi yang sudah lama hilang dan tidak pernah ia rasakan kembali selama bertahun tahun lalu.
Hanya butuh beberapa menit bagi Zidan untuk membereskan ratusan monster kalajengking ini, dengan tersenyum di atas ratusan bangkai kalajengking Zidan menatap rembulan yang memancarkan sinar keperakan.
Saat saat di mana dia pernah dengan semangat berburu level bersama Endeavour Squad terlintas begitu saja di dalam benak nya.
Belum sempat menikmati indahnya bernostalgia, pemain yang menggunakan topeng kucing mendekati Zidan dan menyadarkan nya dari lamunan.
"Ka-Kau sangat luar biasa anak muda, bagaimana bisa kau meniru teknik special milik Revaille?".
Mendengar pertanyaan pria bertopeng kucing itu, Zidan hanya bisa tersenyum masam karena tidak tahu harus menjelaskan dari mana.
__ADS_1
"Haha, aku hanya beruntung dan kebetulan saja melakukan gerakan itu".
Asassin berjubah biru yang sebelumnya memandang Zidan dengan takjub dan mata berbinar binar kini memasang wajah serius.
"Tidak ada yang kebetulan di dalam game ini, semua orang bisa menciptakan teknik baru melalui pengalamannya.
Aku sudah mempelajari teknik special milik Revaille selama bertahun tahun namun tetap saja gagal, tapi tapi kau bisa menggunakan nya dengan mudah!".
Zidan tidak terlalu memikir kan ucapan para anggota party nya, karena pernah di khianati oleh rekan 1 squad yang sudah ia anggap layaknya saudara.
Kini rasa kepercayaan nya terhadap orang lain menurun drastis, jadi dia tidak memiliki niat untuk memberitahukan masa lalu nya kepada mereka apalagi rahasia tentang teknik dragon twings yang baru saja ia gunakan.
Puput berteriak dengan sangat kencang melihat point status yang ia dapatkan bisa naik sampai 5 level.
"Waaah, aku bisa naik sampai 5 level hanya dalam waktu kurang dari 1 jam bersama kalian?".
Begitu juga dengan anggota party lain nya, level mereka meningkat dengan pesat.
Zidan yang berkonstribusi paling banyak pun langsung naik hingga level 10 dan syarat pertama untuk membuka beberapa skill baru nya sudah terpenuhi.
Sepertinya game ini sekarang sudah banyak berubah".
"Kau benar Nak! Aku juga ingat waktu game ini pertama rilis dan beberapa tahun setelahnya masih tetap sulit untuk menaikan level.
Akibatnya para pemain pun bosan dan mengkritik pihak pembuat game ini, tentu saja akhirnya pihak pengembang game ini melakukan perbaikan setelah itu seperti yang kau lihat sekarang.
Game ini menjadi ramai hoho".
"Kau benar paman goblin, seandainya pihak game membuat aturan seperti ini dari dulu mungkin game ini lebih ramai dari sekarang".
Akhirnya rombongan EVE party pun pulang dengan penuh senyuman, hasil buruan mereka sangat memuaskan meskipun bisa di bilang hanya Zidan yang berburu.
Di dalam perjalanan mereka berbincang bincang mengenai tempat mereka tinggal di dalam game dan lain lain, kebanyakan dari anggota EVE party sudah memiliki squad jadi mereka tinggal di guild squad mereka masing masing.
Ketika mereka sedang asik bersenda gurau, terlihat ada puluhan orang yang mengenakan jubah berwarna biru menghadang jalan mereka.
__ADS_1
"I-ini,tidak salah lagi. Anggota Lightblue sepertinya datang untuk membalas mu Drak".
Mendengar ucapan pria bertopeng kucing yang biasanya tenang kini menjadi terbata bata, Zidan atau Drakun menjadi sedikit was was karena mana nya kini hanya tersisa beberapa persen dari jumlah aslinya.
"ck sialan, kenapa harus sekarang. Di saat mana ku hanya tersisa beberapa bar!".
Mendengar Zidan yang mengeluhkan mana nya, perempuan yang memiliki ras Elf dan kelas Suport pun memberanikan diri untuk membuka mulutnya.
"Anu, aku juga bisa membuat mana seseorang pulih. Apakah aku harus melakukannya".
"Tentu saja, lakukan saja sekarang".
"Ara ara, masalah utama nya bukan lah mana melainkan jumlah pasukan musuh.
Kita hanya punya 2 pilihan, yang pertama meminta maaf dan yang kedua adalah kabur".
Sahut perempuan berkelas Asassin yang mencoba memberikan jalan keluar dari masalah yang akan segera mereka hadapi.
Tentu saja Zidan memikirkan saran itu, tapi squad sebesar itu tidak mungkin membiarkan mereka pergi begitu saja setelah mereka meminta maaf.
"Sepertinya, satu satu nya jalan adalah kabur ya?
Sialan memang, harus lari dari keroco keroco sperti mereka".
Melihat pihak musuh semakin mendrkat Zidan pun mengintruksikan kepada anggota EVE party untuk segera memutar arah perjalanan dan berlari secepatnya.
Satu satunya orang yang menikmati momen di kejar oleh rombongan Lightblue squad hanya 1 orang.
"Ah aku di kejar hoho, kemarilah kunang kunang biru kecil kejar aku hoho".
Melihat tingkah laku pemain berkelas Tank yang memiliki ras goblin bertingkah layaknya menikmati masalah yang mereka hadapi, Zidan hanya bisa berlari sembari menepuk jidatnya.
Senyum Zidan atau Drakun pudar seketika, saat mengetahui bahwa pria yang tadi ia pukul dengan perisai di dalam bar kini berdiri di hadapan nya bersama ratusan anggota squad nya.
"Kenapa kau berlari bocah? Bukankah saat di bar tadi kau memukul ku dengan terlihat begitu pemberani, tak ku sangka kau bisa berlari dengan ketakutan seperti ini.
__ADS_1
Sepertinya aku menganggap mu terlalu tinggi".