
Di sebuah tempat, terlihat seseorang membanting kasar ponsel miliknya.
" Dasar brengsek!! Bisa-bisanya Alden, Anta, Bobi, Abim, Samudra dan Galen mengkhianati ku!! Dasar brengsek!! " Marah pria itu sembari memukul dinding keras-keras. Terlihat perlahan darah mengalir dari kepalan tangannya.
" Gue bakal buat elu semua menyesal karena sudah mengkhianati ku... "
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Di kelas, terdengar sangat ramai. Aku masuk dan di sambut dengan ricuhnya kelas yang kali ini lebih ricuh di banding biasanya.
" Driana!! Elu tau gak?! " Cheryl muncul sembari menggoyang kan bahu ku tiba-tiba.
" Apaan Cher? "
" Bakal ada anak baru yang masuk kelas kita!! Kabarnya sih ada empat cowok murid baru! " Cheryl berteriak tepat di depan wajahku.
" Ada pak guru woy!! Ada pak guru!! " Seru anak anak lainnya.
" Diam kalian semua! Bapak bakal memperkenalkan empat murid baru, silakan masuk kalian.. " Ucap Pak Herman sembari menatap keempat cowok yang berjalan masuk ke dalam kelas.
" Halo, perkenalkan nama saya Abimanyu Laksana Putra. Kalian bisa panggil saya Abim, salam kenal semua!! " Ujar cowok tinggi dengan rambut berwarna coklat acak-acakan dan juga mata coklat kemerahan itu.
" Namaku Bobi Samuel Devano. Panggil aja Bobi... " Cowok di samping nya menyahut. Cowok yang bernama Bobi itu cukup tinggi, rambutnya disisir rapi, terlihat seperti anak baik sekilas.
" Samudra Agastya Mahendra. " Cowok di samping Bobi ikut menyahut. Dari nada suara nya, keliatan sekali kalau dia tipe cowok yang cuek. Tinggi badannya sepertinya setinggi Langit. Rambutnya yang berwarna kemerahan itu sedikit acak-acakan. Matanya yang berwarna biru tua itu menatap seisi kelas dengan dingin.
" Galen Angkasa Zalenta. " Cowok bernama Galen itu tersenyum ramah. Rambutnya berwarna coklat kehitaman itu disisir ke belakang. Mata nya yang berwarna coklat tua itu menatap kami semua ramah. Serta senyum terukir di wajahnya.
" Baiklah, Galen, Samudra, Bobi dan Abimanyu, kalian duduk di belakang ya. Driana! Abimanyu bakal duduk di sebelah kamu, ya!! "
" Baik Pak... "
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Jam pelajaran ketiga, gurunya tidak masuk karena sakit. Sehingga satu kelas ramai dengan anak cowok yang bermain game. Sedangkan sedari tadi Abim menatapku.
" Namamu Driana ya? " Tanya nya.
" Iya... " Aku menjawab pelan.
" Emm... Gue bikin elu risi ya? Sorry kalo emang bikin risi... "
" Eh gak apa-apa kok. "
" Oh iya, gue mau kenalin temen-temen gue ke elu... " Abim tersenyum dan memanggil ketiga anak baru tadi.
" Bob, Sam, Len, sini bentar!! " Abim memanggil ketiga anak baru lainnya. Kelihatannya mereka berempat berteman baik.
" Hei, eum nama ku Driana. Salam kenal... " Aku menunduk malu. Abim mau aku yang kenalan sama mereka?!
" Hai... Namamu cantik juga ya... Hehehe... " Bobi cengengesan, membuat Samudra, Galen dan Abim memukul pelan Bobi.
" Gak usah peduliin si Bobi. Tu anak emang agak sinting... Oh iya gue Galen, salam kenal ya!! Inget nama gue Galen ya, bukan Galon... " Galen tertawa pelan membuatku jadi sedikit tersenyum akibat ulah nya yang kini menutup mulut Bobi yang masih saja cengengesan.
__ADS_1
" Gue Samudra, bukan Samudra Hindia apalagi Samudra Pasifik ya... " Samudra berseru sembari tertawa pelan. Mereka lumayan asik juga ternyata...
" Oh iya, nanti istirahat mau ke kantin bareng gak? Gue mau traktir lo, Driana... " Samudra berseru membuat Abim, Bobi dan Galen menatap Samudra penuh makna.
" Driana di traktir, kita juga dong!! " Mereka bertiga serentak mengucapkan itu. Membuat mereka bertiga langsung di pukul oleh Samudra.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Waktu istirahat,
Aku, Abim, Bobi, Samudra, dan Galen sudah berdiri di lorong dan hendak menuju kantin. Tapi beberapa perempuan langsung menarik tanganku menjauhi mereka berempat.
Di gudang, dua orang cewek serta tiga cowok berdiri di depanku dan menghina ku.
" Heh, elu jangan sok cantik ya! Mentang-mentang elu duduk sebangku sama anak baru, deket sama ANGKASA RAYA pula. Gak tau malu banget! " Kedua cewek itu hendak mendorongku, tapi seketika dua orang misterius tiba-tiba datang mendorong mereka berdua, termasuk ketiga cowok yang sedari tadi berdiri di depan pintu gudang.
" Siapa sih?! Ganggu aja!! " Gerutu kedua cewek itu.
Pandangan kami semua tertuju kearah dua orang cowok tinggi yang berdiri diantara ketiga cowok yang kini tersungkur di depan pintu gudang.
" Kalian semua minggir, sebelum kami panggil guru... " Ucap kedua cowok itu bebarengan.
" Ck, ayo pergi!! " Mereka berlima serentak pergi. Sedangkan kedua cowok itu kini menatapku dalam posisi berlutut di depanku.
" Kamu gak apa-apa? " Seorang cowok bermata biru, dengan rambut coklat kemerahan itu memberikan tangannya dan membantuku berdiri.
" Kalian apa enggak masalah? Mereka kan anak anak yang lumayan berkuasa disini... "
" Memangnya, kalian siapa? "
" Kami berdua anggota baru ANGKASA RAYA. Dari pembicaraan kamu dengan kelima orang kurang kerjaan tadi, kelihatannya kamu anggota ANGKASA RAYA, atau kenal dengan ANGKASA RAYA? "
" Yeah, kurasa begitu... "
" Yasudah, kamu cepat pergi ke tempat yang rame. Biar gak ada kejadian seperti ini lagi, oke? "
" Iya, makasih ya.. "
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Aku jalan menuju kantin, masih memikirkan kedua cowok yang menolong ku tadi, tiba-tiba sebuah tangan langsung merangkul ku. Rangkulan dadakan itu membuatku menoleh ke belakang seketika.
" Asia!! Kamu ini ya!! Bikin kaget aja!! " Aku memprotes Asia yang masih merangkul ku dengan senyuman masih terpampang di wajahnya.
" Maaf deh, marah ya sama aku? Maaf deh, mau ya maafin aku? Gak sengaja, suer. Gue kira lo gak lagi serius atau bengong jadi gue gini pun lo gak bakal kaget... Sorry ya Dri.. Very very sorry... " Asia memelas di hadapan ku sembari memelukku sangat erat, membuatku susah bernafas...
" Iya iya, aku maafin. Eh iya, mereka di tempat biasa kan? " Aku mencari-cari di mana para ANGKASA RAYA diantara kerumunan orang banyak.
" Tuh mereka, yok ah!! Mereka udah nungguin!! " Asia langsung menarik tanganku dan sedikit berlari pelan kearah ANGKASA RAYA.
" Gue bareng sama Driana nih!! Pas banget kan?! " Asia berseru membuat ANGKASA RAYA seketika menyapaku.
" Driana, kebetulan! Kita mau kenalin new member ANGKASA RAYA... " Bintang berseru, wajahnya menunjukkan sikap antusias.
__ADS_1
" Eh? New member? Siapa?? " Aku tertarik. New member?? Wah, bisa jadi new member nya cowok cowok tampan kan?! Kyaaa!!! Aku senyum-senyum sendiri sampai Bintang bilang kalau para new member itu ada di lorong kantin. Aaaaa!!! Semoga cowok cowok tampan...
" Lho, Driana? " Cowok-cowok itu datang ke meja kami dan kaget bukan main melihat ku. Lho? Mereka new member ANGKASA RAYA?!!!
" Eh, Abim, Samudra, Galen, Bobi?! " Mereka new member ANGKASA RAYA?!!! What?!!
" Kamu udah kenal sama mereka? " Rey muncul sembari mengunyah permen karet di mulutnya.
" Rey, elu jangan buang permen karet di bawah meja gue lagi!! Jorok tau!!! " Noah memprotes Rey yang sudah bersiap ingin membuang permen karet di mulutnya dan menempelkan nya di bawah meja.
" Iya, mereka teman sekelas... " Aku menjawab pelan dengan tatapan yang tidak percaya.
" Baguslah! Tapi masih ada dua orang lagi, kebetulan mereka kakak kelas... Mereka bakal dateng barengan sama Fadel dan Kean... " Eropa menepuk pelan pundak ku dan menunjuk kearah lorong kantin.
Terlihat empat cowok berjalan menuju meja kami. Keempat cowok itu tinggi-tinggi dan lumayan tampan. Semua orang menatap dengan mata terpana.
Kak Fadel, Kak Kean dan dua cowok di belakangnya langsung menghampiri kami dan duduk di kursi sebelahku.
" Anggota baru? " Aku berbisik, memastikan hal itu ke Langit hingga tatapan dan fokus ku terarah ke dua cowok yang datang bersamaan dengan Kak Fadel dan Kak Kean barusan.
Wait, dua orang yang berdiri menatap kami itu familiar... Ah!! Mereka orang yang nolongin aku pas di gudang!! Pantes wajah mereka familiar!!
Langit menatap ku sekilas dan berbisik padaku.
" Iya. Kalau mau jujur, mereka mantan anggota ALDEKAR. Dan anehnya mereka keluar dari ALDEKAR dan join ke ANGKASA RAYA. " Langit menjelaskan sembari menatap Abim, Galen, Samudra, Bobi, dan kedua cowok itu.
ALDEKAR? Sih ALDEKAR?!! Sumpah ku gak tau apa-apa!!!!!
" New member perkenalan dulu yok!! " Eropa, Asia, Rey dan Noah berseru dengan disetujui oleh Kak Fadel dan Kak Kean.
" Oke... Nama gue Abimanyu Laksana Putra dari kelas 10-1. Panggil aja Abim, salam kenal... " Abim tersenyum. Gigi putih nya yang rapi berderet itu tampak.
" Gue Samudra Agastya Mahendra dari kelas 10-1 juga. Panggil aja Samudra, atau Samu, terserah kalian... " Samudra menundukkan kepalanya pelan, tatapan matanya tertuju padaku sekilas.
" Bobi Samuel Devano, kelas 10-1. Salam kenal... " Bobi tersenyum sembari mengunyah cilok miliknya.
" Galen Angkasa Zalenta. 10-1. Galen yak, bukan Galon!! " Galen langsung bersiap untuk meninju Bobi dan Abim ketika mereka mengejek Galen dengan memanggilnya menggunakan sebutan galon.
" Alden, Anta, giliran kalian kenalan ini! Yok ah, masa kita-kita aja!! " Abim menarik tangan kedua cowok tinggi yang tadi menolong ku di gudang.
" Oke oke, jangan tarik tarik gue, penyu! " Ucap salah satu cowok tinggi bermata biru muda itu.
" Ekhem, nama gue Aldenatra Rafael Haqiem. Biasa di panggil Alden, kelas 11-3. Dah, giliran lo... " Ucap Kak Alden sembari mendorong pelan cowok di sebelahnya. Wait, Kak Alden sekelas sama Kak Fadel dan Kak Kean?!
" Ish, iya iya... Nama gue Antariksa Rafael Haqiem, biasa di panggil Anta. Kelas 11-3 juga... " Kak Anta dan Kak Alden kini saling tatap tatapan. Kak Alden, Kak Anta, Kak Fadel dan Kak Kean sekelas fiks.
" Alden, Anta, sebenernya elu berdua sodara apa gimana? Nama elu berdua kok sama? " Kak Keandre menyahut, betul juga ya... Kok nama Kak Alden sama Kak Anta sama?
" Yah, gue sama Anta sodara... Beda 2 jam aja... " Kak Alden tersenyum, memperlihatkan senyum manis terukir di bibir nya.
" Baiklah, hari ini kalian benar-benar resmi menjadi anggota ANGKASA RAYA!!! " Kak Kean, Kak Fadel, dan para anggota ANGKASA RAYA pun berseru. New member ANGKASA RAYA... Hehe, setidaknya aku punya teman lagi berkat ini...
" Terima kasih... " Ucap Kak Alden dan juga Kak Anta yang kini menjabat tangan Kak Fadel dan Kak Keandre untuk berjanji tidak akan mengkhianati ANGKASA RAYA.
__ADS_1