
" Rasakan ini! "
" Kalian akan mati... "
Carmen kini kelabakan, antara membantu kawan-kawan barunya, atau membantu Nick dan yang lain.
" Sial!! "
Kelima laki-laki itu tiba-tiba berubah. Mata mereka merah gelap, taring mulai muncul, aura mereka juga berubah. Aura mereka lebih gelap, lebih pekat, dan lebih kuat.
Kelima laki-laki itu menyergap Juni, masing-masing mulai menyerang. Bahkan, Nick dan yang lain juga langsung menyerang Juni.
" Cih, kalian menyusahkan ku! " Gerutu Juni.
Ya, kelima laki-laki yang sekarang mirip seperti monster itu menyergap dari atas Juni. Api menjalar mengelilingi Juni, sudah pasti dari Brian.
Billy lagi dan lagi menyerang Juni menggunakan teleportasi nya. Gumpalan gumpalan milik Kevin juga mulai melesat ke arah Juni.
Howie juga menyerang dari belakang Juni bersama dengan Alex dan Chris. Sedangkan Nick berlari dengan cepat kearah Juni dengan tangan terkepal.
" Ck, aku akan menghabisi kalian lain kali! "
BLARRRRR!!!
Ke-12 laki-laki itu menghentikan serangan mereka. Juni menghilang, entah kemana. Pergi. Meninggalkan mereka semua di hutan.
" Ukh... " Nick yang semakin pucat tiba-tiba terduduk. Yang paling banyak menerima serangan adalah Nick.
" Kalian!! "
7.7 : Devilark
Kini Carnen sudah membeli obat-obatan. Dan tengah mengobati luka Nick dan yang lain. Kelima kawan laki-lakinya yang lain, mereka baru saja datang jadi mereka belum menerima serangan yang serius.
" Ouch!! Pelan pelan... " Nick meringis ketika Carmen mengobatinya.
" Yak! Kau niat mengobati kami atau bagaimana sih? " Brian menggerutu kesal ketika luka di tangannya di tekan pelan oleh Carmen.
" Sorry, hehe. "
Setelah selesai, Nick dan yang lain menatap kelima laki-laki yang berdiri di hadapan mereka.
" Thanks, udah bantu. "
" Yeah, kami juga membantu karena Carmen, kok. "
Carmen menghampiri mereka, menatap kaget kedua pihak laki-laki itu.
" Kalian saling kenal? "
" Iya lah! Mereka tim lawan kami dari Eclipse Academy. " Chris tersenyum pelan, walaupun begitu sepertinya ia tak terlalu suka dengan mereka.
__ADS_1
" Kau juga kenal mereka? " Billy menyahut, dan di jawab oleh anggukan kepala dari Carmen.
" Mereka teman ku. " Carmen menatap kelima laki-laki itu.
Setelah terdiam, akhirnya mereka semua memutuskan kembali ke akademi mereka masing-masing.
" Aaron, Peter, Jay, Charles, Leo! " Carmen berseru, membuat kelima laki-laki itu menoleh.
" Besok... Bagaimana kalau kita jalan-jalan bersama? Aku, kalian dan... Mereka? " Carmen menunjuk Nick dan yang lain di sela-sela bicaranya.
" Baiklah, kabari kami ya! "
\*\*\*\*\*
Di Moonrise Academy,
Carmen, Nick dan yang lain kini berada di ruang musik yang secara cepat mereka bersihkan dan rapikan.
" Kami Demonark. Kami bukan... Manusia. " ucap ketujuh laki-laki itu secara serentak.
" Demonark? "
" Di dunia ini, ada dua mitos yang ternyata nyata. Yang pertama, keberadaan sesuatu bernama Devilark, dan yang kedua keberadaan sesuatu bernama Demonark. " Kevin menjelaskan, ia hanya mengelilingi ruang musik itu sembari menjelaskan.
" Dan kami, adalah Demonark. "
Carmen kini mendengarkan, walaupun masih ada rasa takut padanya.
" Yak, kalian ini. Carmen tak akan mengerti jika kalian langsung ke Demonark! " Brian memprotes, hingga akhirnya Brian yang melanjutkan penjelasan nya.
" Sementara kami, Demonark. Teman-teman mu yang tadi juga Demonark. Mereka... Maksudku, kami pucat, tapi kami bisa mengontrol diri kami. "
" Mengontrol? "
" Jadi gini... " Nick kini menatap Carmen, sepertinya Nick juga ingin menjelaskan, tapi ia bingung bagaimana menjelaskannya agar perempuan ini tak kebingungan.
" Devilark adalah, manusia yang.. Telah di paksa untuk mencabut jantung orang lain dan di beri sebuah energi gelap. "
" Sebenarnya Demonark juga sama. Demonark juga manusia yang juga di paksa mencabut jantung orang lain dan di beri energi gelap. "
" Lalu, apa bedanya? Kapan di sebut Devilark? Kapan di sebut Demonark? " Carmen kini bertanya dengan antusias. Sepertinya dia mulai percaya pada hal yang ketujuh temannya ceritakan.
" Nah, seseorang yang sudah di beri energi gelap, dia tidak akan bisa mengendalikan dirinya sendiri. Mereka tak sadarkan diri, tak punya moral, kejam, mereka akan membunuh siapa saja agar mereka bisa hidup. " jelas Nick.
" Seseorang yang tak bisa mengendalikan dirinya sendiri itu yang di sebut sebagai Devilark."
" Jika seseorang yang sudah di beri energi gelap dan dia bisa mengendalikan dirinya sendiri di sebut Demonark. Biasanya Demonark masih sadar, punya moral, layaknya manusia biasa. Dan biasanya mempunyai sebuah kemampuan istimewa. Itulah Demonark. "
\*\*\*\*\*
Setelah beberapa menit mendengarkan penjelasan dari ketujuh Demonark itu, Carmen kini perlahan mulai normal. Normal dalam artian, tidak menjauhi Nick dan yang lain seperti sebelumnya.
__ADS_1
Bahkan, senyuman Carmen, raut wajahnya, tidak memperlihatkan bahwa ia takut lagi pada mereka.
" Berarti, Aaron dan yang lain juga Demonark?! "
Nick mengangguk pelan, tatapan Carmen yang sebelumnya ketakutan, kini antusias. Sepertinya kini perempuan itu penasaran dan tertarik dengan kisah Demonark ini.
" Sepertinya kau tidak takut lagi pada kami, ya? " Kevin menggeleng pelan, ia tak habis pikir dengan Carmen.
[ " Sepertinya Carmen malah tertarik dengan kita? " ] ucap Howie melewati telepati mereka.
[ " Tak apalah. Setidaknya ada yang senang, ya kan? " ] ucap Chris, sepertinya sengaja sedikit menyinggung Nick.
[ " Kau menyinggung ku, atau bagaimana tuh? " ] Nick yang tengah berbicara dengan Carmen, menyahut di telepati mereka.
" Omong-omong... Aku penasaran sesuatu. Memang kekuatan kalian apa saja? Maksudku, aku melihat kekuatan kalian saat melawan Juni, tapi... " Carmen, dengan tatapan antusias nya kini membujuk ketujuh laki-laki itu untuk menunjukkan kekuatan mereka.
" Kekuatan ku adalah... Tada!! " Nick membuka telapak tangannya, memperlihatkan percikan listrik di tangannya.
" Woah!! Keren... " Carmen bertepuk tangan, sedangkan Nick terkekeh senang.
" Carmen! Lihat ini! "
Barang-barang di sekitar Alex kini berterbangan. Padahal, Alex hanya berdiam diri.
" Inilah yang namanya, poltergeist. "
Carmen lagi dan lagi bertepuk tangan, membuat yang lain mulai menunjukkan kekuatan mereka.
" Kalau aku... Bisa berteleportasi! " Billy menyahut, ia terus menerus membuka portal berwarna biru muda itu dan berteleportasi ke mana saja.
" Alex biasa saja, lihat ini Carmen. "
Kevin menunduk, memberikan sebuah bunga berwarna hitam yang seketika muncul di telapak tangannya.
" Mereka biasa saja tahu! "
Di kedua tangan Howie terdapat sebuah bunga yang entah terbuat dari apa. Nick bilang itu dari energi sekitar Howie. Dan ya, lagi dan lagi Carmen terpukau.
" Apa kelebihan mu, Brian? "
Brian maju selangkah, kedua tangannya mengeluarkan api. Api itu menjalar mengikuti langkah Brian.
" Katakan saja jika kau kedinginan, aku akan menghangatkan dirimu. " Brian tersenyum pelan, ia memainkan api yang berada di tangannya.
" Kalian keren!! "
\*\*\*\*\*
Di suatu tempat yang gelap,
" Aku harus mendapatkan Carmen. Dengan begitu, aku akan menjadi Demonark terkuat di muka bumi! "
__ADS_1
Juni, dengan jubah hitam panjang terbentang, kemeja putih polos dan celana hitam panjang itu terkekeh. Di tangannya terdapat gelas kaca dengan energi gelap di dalamnya.
" Kau akan menjadi milikku, Carmen. Cepat atau lambat. Tak akan kubiarkan laki-laki itu mendapatkan hati mu lagi. "