Dendam Gadis Ular & Cinta Pangeran Tampan

Dendam Gadis Ular & Cinta Pangeran Tampan
Episode 13


__ADS_3

SERANGAN MENDADAK PENGAWAL


Dengan hati yang tidak tenang, Xiao Li mengatakan dan mengungkapkan jati dirinya.


"Xia Ling. Entah apa yang akan kamu fikirkan sekarang, setelah aku menceritakan semuanya tentang siapa diriku sebenarnya." Ucap Xiao Ling, dia merasa gugup dan takut.


Tapi ketika dia akan melanjutkan kata-katanya, pasukan pengawal kerajaan datang, membuat keduanya tersentak karena terkejut.


"Kalian? Apa yang kalian sedang lakukan di sini? Dari mana kalian tahu tempat ini?" Teriak sang pangeran pada para pengawal yang sekarang sedang mengelilingi mereka.


"Maaf Yang Mulia, anda harus segera kembali ke istana. Yang Mulia Kaisar memerintahkan kami untuk menjemput dan membawa anda segera. Kami harap anda bisa bekerja sama." Ujar sang pengawal, alih-alih menjawab pertanyaan dari sang pangeran.


"Aku, aku tidak ingin kembali ke istana." Hardik Pangeran ketika salah seorang pengawal menarik tangannya.


"Jika seperti itu, kami hanya bisa membawa anda dengan cara kasar." Para pengawal menyerang Xia Ling dengan membabi buta. Karena jumlah pasukan pengawal kerajaan yang tidak sebanding dengannya, akhirnya Xia Ling pun tumbang dengan beberapa luka parah di tubuhnya.


Melihat hal itu, Xiao Li mencoba menolong kekasihnya, dia pun menerima pukulan demi pukulan yang di layangkan kepadanya. Xiao Li tersungkur dan pingsan di sana setelah kepalanya menghantam dinding gua.


"Xiao Li. Kalian.."


Xia Ling berteriak histeris melihat gadis tercintanya terluka, dengan terhuyung dia bangkit dan menghadang para pengawal yang masih memukuli tubuhnya.


"Kalian, kalian sungguh lancang. Bruk." Xia Ling tumbang ketika mendapatkan hantaman keras di kepalanya. Tubuhnya ambruk di hadapan para pengawal, secara perlahan matanya tertutup, namun dengan samar dia melihat seseorang melangkah ke arahnya, namun dia tidak bisa melihat dengan jelas siap dia.


Akhirnya, Pria tersebut tidak sadarkan diri sepenuhnya.


"Ssshhhh." Pangeran membuka matanya perlahan, sekujur tubuh nya merasakan sakit yang luar biasa, dia mendesis menahan rasa sakit tersebut.


Ketika penglihatannya jelas, dia melihat ke sekeliling ruangan, dan ternyata dia sudah berada di dalam kamarnya di istana.


"Pangeran, anda sudah sadar?" Young Yeu menghampiri dan duduk di samping pangeran.


Gadis itu meraih mangkuk di atas nampan yang sedang di pegang oleh pelayan. "Pangeran, ini ramuan ginseng, mampu meringankan rasa sakit pada tubuh anda, minumlah." Perintah nya, seraya memberikan mangkuk berisi ramuan tersebut.


"Kenapa kamu repot-repot? Ada banyak pelayan di sini yang bisa mengurus ku." Tanya Xia Ling dengan nada dingin, sembari mengambil mangkuk dari tangan gadis tersebut.

__ADS_1


"Pangeran, hamba adalah calon istrimu, sudah tugas hamba untuk merawat anda yang sedang tidak baik." Jawab Young Yeu dengan tersenyum kecil.


"Hanya calon istri, bukan seorang istri yang sebenarnya." Seru sang pangeran, dia tidak mengacuhkan perhatian sang gadis.


Dia beringsut turun dari tempat tidurnya. Nampak di wajahnya, pria itu menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, dia turun dan melangkah menuju kolam tempat membersihkan tubuhnya.


"Biar aku pertegas, pernikahan ini adalah pernikahan politik, bukan pernikahan yang sesungguhnya, aku menerima mu karena demi kelangsungan kerajaan, bukan karena aku menyukai mu." Tegas Xia Ling seraya melepaskan helai demi helai pakainnya.


"Aku mengerti pangeran, Aku hanya menjalankan apa yang menjadi tugasku sebagai calon istrimu."


"Pangeran, biar aku membantu membersihkan tubuh." Lanjut Young Yeu, dia membantu membukakan baju sang pangeran.


"Aku bisa sendiri." Xia Ling menghempaskan tangan sang gadis dari pundaknya, dan melangkah masuk ke dalam kolam tersebut, hanya bertelanjang dada saja.


Young Yeu Ar sangat marah dan kesal menerima perlakuan kasar dari pria tersebut, namun dia pura-pura lemah tak berdaya. Dalam hatinya dia mengutuk Xiao Li, gadis yang di cintai calon suaminya.


"Aku akan membuat perhitungan denganmu, gadis desa, lihat apa yang akan aku lakukan padamu." Batinnya, dia menyunggingkan senyuman licik di belakang punggung Xia Ling.


"Kenapa masih berdiri di sini?" Tanya Xia Ling tanpa menoleh ke arah gadis itu. "Ada pelayan yang membantuku." Seru nya lagi, ketika gadis itu hendak mendekatinya.


Sedangkan di kamar, pangeran menyandarkan punggungnya di dinding kolam, para pelayan mulai menggosok tubuhnya dengan sabun dan alat mandi lainnya.


Sedangkan pangeran hanyut dalam lamunan, dia memikirkan gadisnya, dia tidak tahu bagaimana keadaan Xiao Li setelah kejadian kemarin di gua, dia dan Xiao Li mendapatkan hantaman pukulan yang bertubi-tubi dari para pengawal, membuat keduanya jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri.


🍂🍂🍂🍂


Di sisi lain, masih di gua di tengah danau, gadis itu mendesis kesakitan, karena tubuhnya penuh dengan luka lebam. Dia terbaring tak sadarkan diri di sana, sedangkan pangeran di bawa ke istana oleh para pengawal. Dia bangkit dari lantai gua yang dingin, dan berjalan terhuyung.


Lalu gadis itu mengambil beberapa lembar daun dan akar obat-obatan. Dengan bersusah payah dan dengan menahan rasa sakit, dia mencoba membuat obat dan ramuan untuk luka di tubuhnya.


Setelah beberapa waktu kemudian, ramuan dan obat oles yang dia buat pun selesai. Dia meminum ramuan tersebut dengan perlahan. Saat sedang mengoles obat oles untuk luka luarnya, terdengar suara langkah seseorang yang sedang berjalan ke arahnya. Sesaat dia berfikir, jika itu adalah pangeran.


"Wah, kau sudah sadar, gadis desa?" Seru seseorang. Xiao Li menoleh ke arah suara tersebut.


"Anda?" Xiao Li tercekat ketika yang di lihatnya adalah Putri Mahkota Young Yeu Ar.

__ADS_1


"Yang Mulia, anda kemari? Ada apa?" Tanyanya dengan terbata.


"Aku ingin melihat kondisi mu gadis desa. oh maaf, maksudku Xiao Li." Jawab Young Yeu Ar, dia melangkah perlahan menghampiri Xiao Li yang masih mengoles lukanya dengan obat yang dia buat.


"Oh, apakah anda yang melakukan hal ini semua kemarin?" Tanya Xiao Li menyelidik.


"Wah, kau sangat pintar ternyata Xiao Li. Aku fikir kau hanya seorang gadis desa yang tidak tahu diri." Seru Young Yeu dengan nada meledek.


Xiao Li hanya terdiam, dia tidak menyangka jika tunangan Xia Ling yang membuat kegaduhan kemarin, membuat dirinya dan pangeran terluka.


"Apa kau tidak takut jika calon suamimu tahu perbuatan mu kemarin, Putri Young Yeu Ar?" Terdengar suara yang datar di dalam perkataan Xiao Li.


"Calon suami? Jika kau tahu dia adalah calon suamiku, kenapa kau masih mendekatinya, gadis desa?" Young Yeu balik bertanya.


"Asal kau tahu, dia tidak akan pernah tahu jika aku yang melakukannya, karena sebentar lagi pernikahan kami akan berlangsung, sedangkan dia tidak akan pernah bisa keluar dari istana dan menemuimu lagi. Jadi mulai sekarang, kau lupakan saja Pangeran Xia Ling. Karena kau tidak pantas sama sekali menjadi permaisurinya." Ucap You Yeu Ar panjang lebar.


Xiao Li hanya terdiam mendengarkan perkataan Putri Mahkota tersebut. Dia tidak ingin menjawab sepatah kata pun.


"Kau, kau berani mengabaikan ku gadis desa?" Hardik Young Yeu, karena merasa di abaikan seorang gadis jelata.


"Maaf Yang Mulia, saya tidak bisa mengabulkan apa yang menjadi perintah anda tersebut. Karena cinta hamba adalah murni, hamba akan mundur jika pangeran sendiri yang memintanya." Jawab Xiao Li dengan tegas.


"Dan perihal pantas atau tidak menjadi seorang permaisuri dari kerajaan Dinasti Xia, hanya Dewata yang tahu. Belum tentu anda pun pantas menjadi seorang permaisuri." Lanjutnya kembali.


Kata-kata dari Xiao Li tersebut membuat Putri Mahkota menjadi sangat marah. "Kau, lancang sekali berkata seperti itu, aku satu-satunya wanita yang pantas untuk pangeran Xia Ling dan menjadi permaisuri kerajaan Dinasti Xia." Geram Young Yeu Ar.


"Maka, kita lihat bersama, apakah anda benar-benar pantas untuk itu, atau hamba yang hanya seorang gadis desa biasa saja yang akan menjadi permaisuri kerajaan, dan sebagai istri dari Putra Mahkota Xia." Xiao Li menantang Putri Young Yeu dengan penuh percaya diri dan tanpa rasa takut mengatakan semuanya


"Kau, kau berani menantang ku?? Baiklah, apa pun akan aku lakukan untuk mendapatkan semuanya, maka kau perhatikan baik-baik. Aku akan membiarkan mu menyaksikan kekalahan, maka hari ini aku tidak akan berbuat apapun juga." Young Yeu Ar berlalu dari hadapan Xiao Li, meninggalkan gua tersebut.


-Bersambung-


Maaf update nya terlalu lama.. Author butuh banyak referensi untuk cerita ini... Maaf membuat kalian menunggu..


Like dan subscribe ya novel author ini..

__ADS_1


-Darkorchid-


__ADS_2