Devil Boyz 2

Devil Boyz 2
Episode 2 : Ancaman Kegelapan


__ADS_3

Randy membuka pintu...


Dan dia melihat 2 orang diluar.


"Hah, ternyata kamu, Fred. Long time no see!" sambut Randy.


Ternyata Fred dan temannya datang mampir ke apartemennya.


Setelah berpelukan dan bertos tangan, Randy mempersilahkan mereka masuk.


"Ayo duduk, mau minum apa nih?" tanya Randy.


Fred menjawab, "Tak usah bro, aku juga buru-buru nih."


"Kenalkan ini anggota baru geng kita."


Cowok berambut biru dengan anting di kuping itu memperkenalkan diri, " Hai Bang Randy, kenalkan namaku Blueboy."


"Blue boy? Serius itu namamu?" Randy meminum Spritenya sambil bertanya heran.


"Mmm... julukan saja bang" sahut Blue boy malu.


Fred menghela nafas, " Gini, Di. Situasi di rusun Jeruk Bali makin kacau sejak kau pergi, sekarang rusun dikuasai geng Demonic."


"Lho, Parto dan gengnya kemana?" tanya Randy.


"Mereka sudah tewas dibunuh geng Demonic" sahut tompel pelan.


"Siapa sih geng baru ini?" Randy berdiri dan membuka tirai jendela teras.


Blue boy lalu menjelaskan.


"Geng Demonic adalah para pemuja setan sekaligus gangster paling berbahaya yang berasal dari Gunung Banasgeni.


Pimpinannya adalah Arifin Ghoul, putra bos mafia dari italia yang pindah ke negara ini.


Dia dibantu adiknya yang bernama Denny Crow yang mengurus casino di kota.


Dan juga penasihatnya bernama Syarif Skull si pecinta anjing tapi benci manusia."


"Cuma tiga orang saja? Kok Parto bisa kalah?" tanya Randy.


"Tunggu dong. Dengarkan sampai selesai, Randy sobatku sayang!" Fred menyahut sebal.


"Sorry, bro. Oke lanjutkan!"


"Dibawah mereka ada 4 kelompok khusus yang merupakan siluman, gangster dan manutra hybrid dengan setan. Mereka adalah:


Kelompok Siluman Ular yang dipimpin Ratu penghisap darah, bergelar "Bathory Zee".


Kelompok Laskar Tengkorak yang terdiri dari pengendara motor yang suka jambret, begal dan bunuh orang. Mereka adalah manutra tengkorak putih.


Kelompok Kanibal yang merupakan Hybrid manusia dengan raksasa. Mereka suka memangsa manusia ataupun manutra.


Kelompok Jubah Neraka yang merupakan para pemuja setan, yang terdiri dari pejabat korup, mafia dan gangster ganas."


"Wow, banyak sekali anggota mereka, pantas Parto kalah!" kata Randy.


"Geng Dino, Geng Skinhead, dan Geng Panji uda habis. Tinggal kita, Geng Kunti dan geng Lentera Merah yang tersisa," Fred menggelengkan kepala.


Blueboy berdecak, "Sepupuku diculik para kanibal tersebut. Entah bagaimana nasibnya."


Fred lalu menepuk bahu Randy dan dengan raut muka sedih berkata, "Tabahkan hatimu, Joko dan Axel dari Devil Boyz telah meninggal, dibunuh Laskar Tengkorak."


"Apa?? Ya Tuhan, jika Taksaka tahu hal ini, dia akan sedih sekali," Randy menundukkan mukanya.


"Jujur, kita sekarang makin terdesak di rusun Jeruk Bali. Kita diusir dari tempat itu."


"Tenang, Fred. Kau dan anggota Devil Boyz lainnya bisa tinggal di apartemen ini. Ada tempat kosong," sahut Jakam Devil Boyz itu.


"Makasih bro!" "Makasih, bang Randy."


Randy tersenyum sambil berkata, "Kita susun rencana untuk menghadapi geng pemuja setan itu!"


"Siap!!!"


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


( HUTAN VLADO )


Malam terlihat gelap pekat.


Suasana mencekam terasa di hutan Vlado.


Di dalam lebatnya hutan yang merupakan markas Siluman Ular itu, terlihat sepasang muda-mudi mencoba melarikan diri dari tempat tersebut.


Mereka terus berlari, sambil sesekali menoleh ke belakang.


"Julie, tetap pegang tanganku. Aku akan mencoba menggunakan ilmu ringan tubuh," ujar pemuda berkepala botak yang memakai singlet hijau itu.


"Kak Paul, hutan ini telah diberi mantra khusus oleh ratu biadab itu. Susah untuk memakai ilmu kanuragan apapun," sahut gadis pirang bernama Julie.


"Betul juga! Ayo kita terus cari jalan keluar."

__ADS_1


Mereka menerobos lebatnya hutan di malam yang cukup dingin itu. Samar-samar terdengar lolongan serigala dan suara binatang malam.


Paul dan Julie sampai di tepi sungai yang mengeluarkan air berwarna merah.


"Sungai darah!" Julie menunjuk ke arah sungai itu.


"Menurut peta, kita tinggal menyeberangi sungai ini, lalu akan bertemu jalan setapak!" sahut Paul.


HA HA HA HA HA


HA HA HA HA HA


Terdengar suara tawa di sekeliling mereka, diiringi angin yang cukup kencang.


Sebuah langkah kaki di udara terdengar nyaring...


Disusul suara dari dalam sungai darah di depan mereka.


Sesosok pria bertopi petani muncul di depan mereka.


Sedangkan dari dalam sungai, muncul sosok bertelanjang dada dan bertopeng ninja. Dia melompat dan mendarat tepat di samping pria bertopi petani.


"Mau apa kalian? Minggir!" hardik Paul.


"Paul Cobra, manutra dari selatan. Sebaiknya kau relakan adikmu untuk jadi pelayan Ratu Bathory!" ujar pria bertopi petani.


"Bedebah kau Kadal Gurun! Aku tak sudi jadi pelayan ratu biadab itu!" seru Julie.


"Kalau begitu, biar aku dan Belatung Sakti membunuh kalian!"


Pria bernama Kadal Gurun itu melempar topinya, dan terlihat rambutnya yang panjang berwarna merah menyala.


Dia mengangkat kedua tangannya, dan kuku tangannya seketika memanjang.


"Belatung Sakti, babat mereka!!!"


"No problem!"


Kadal Gurun menerjang ke arah Paul Cobra.


Sedangkan Belatung Sakti menyerang Julie Cobra.


Paul menangkis serangan kuku lawannya, lalu menendang perutnya.


DIAGGGGGG


Kadal Gurun bersalto dengan indah dan mengeluarkan lidahnya yang panjang...


Lidah itu mengikat tubuh Paul.


Paul memejamkan mata, dan merafal ilmu manutranya.


"API MANUTRA COBRA"


Seluruh tubuhnya seketika memancarkan hawa panas. Dan membuat lidah Kadal jadi terbakar.


Akhirnya lepas juga lilitan lidah manutra kadal tersebut.


Paul membentuk tangan kirinya seperti kepala ular, dan menargetkan leher lawan.


PETAK PETAK


Ujung jari Paul mengenai seluruh titik vital lawan, sehingga Kadal mengaduh kesakitan.


"*******! Kukunyah kepalamu! hiaaaaaaaat!"


Kadal Gurun bertransformasi menjadi kadal raksasa setinggi 3 meter dengan lidah menjulur.


Dia hendak menginjak Paul. Namun pemuda itu juga merubah dirinya menjadi siluman cobra setinggi 2 meter.


Ekor ular itu menyabet muka Kadal, tapi dibalas lagi dengan serangan cakar dari makhluk reptil itu.


CRASSSSSH


Terkena leher si ular...


Seketika ular itu terjerembab ke tanah.


Julie merafal jurus yang sama dengan kakaknya, yaitu "Patukan Ular Cobra".


Serangan jurus itu mengenai muka si Belatung Sakti. Sehingga topeng ninjanya terlepas.


Muka Belatung Sakti tampak menyeramkan dengan hidung yang digerogoti ulat.


"Cewek sialan! Kau rasakan jurus saktiku!"


"SERANGAN BINATANG KUBUR"


Ratusan ulat keluar dari hidung si belatung, dan berterbangan ke arah Julie...


Namun, Julie dengan cepat merafal ilmu perlindungan tubuhnya.


"BAJU BESI MANUTRA COBRA"

__ADS_1


Seketika, ulat-ulat itu langsung meledak begitu mengenai tubuh Julie.


Tiba-tiba, secara curang Kadal Gurun meniup peluit...


PRITTTTTTTTT


Dan muncullah 12 pengendara motor di sekeliling mereka.


Posisi Paul dan Julie terpojok...


Masing-masing pengendara motor itu membawa senjata api.


Paul mendekati adiknya dan berbisik,"Kita hajar pria di sebelah kananmu secara bersama-sama. Lalu rebut motornya."


"Oke, Kak Paul."


"Siap? Dalam hitungan ketiga!"


1... 2...3...


Paul dan Julie menendang jatuh sakah satu pengendara motor. Dan merebut motornya sembari menghindari tembakan senjata.


DOR DOR DOR


Mereka berdua mengebut meninggalkan para pengendara motor dan 2 siluman ganas itu.


"Kejar mereka!!!" seru Belatung Sakti.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


(PINTU ALAM GAIB)


Arifin dan beberapa anak buahnya telah berhasil membuka pintu alam gaib dengan bantuan mbah Tejo.


Setelah pintu terbuka, tampak banyak makhluk alam gaib berkumpul yaitu Kuntilanak, Gendruwo, Tuyul, Leak dan sebagainya.


Mereka bermunculan dari lahar api, bukit-bukit tandus, goa berapi dan lautan larva yang panas.


Konon, jika seorang penakluk berhasil menyatukan seluruh makhluk gaib ke dalam tubuhnya, dia akan tak terkalahkan dan hidup abadi di dunia.


Arifin berhasil mengalahkan jagoan alam gaib dari 3 negara yaitu Malaysia, India hingga Jakam kota Bavell yaitu Parto Halilintar. Sehingga ia layak jadi penguasa alam gaib.


Arifin berjalan ke makhluk makhluk itu dan tertawa.


"Aku menunggu saat ini sudah lama, sekarang saatnya, menyatulah kalian di tubuhku!" kata Arifin ke mereka.


Tak lama, muncul monster bertanduk maju ke arah arifin, "Ha ha ha, wahai manusia, kau belum memenuhi syarat untuk jadi penakluk alam gaib."


" Hah, apa maksudmu? Aku sudah mengalahkan Parto, dan aku juga punya ilmu kebatinan tinggi, kurang apa?" tanyanya gusar.


"Kau harus mengoleskan darah perawan dan perjaka yang berilmu ke kunci ini, tapi darah perjaka harus ada keturunan bangsawan yang lahir di kota ini hahaha," kata monster itu.


Monster itu menyuruh Arifin pergi dan kembali saat syarat terpenuhi.


Arifin sampai di markasnya dan memanggil penasihatnya Syarief Skull.


"Syarief, dimana aku bisa menemukan perjaka yang turunan bangsawan di kota ini?" tanyanya.


"Hmm jujur saya belum menemukannya, tuanku, tapi kalau perawan sakti saya sudah ketemu kandidatnya," jawab Syarief.


"Siapa dia?" Tanyanya.


Syarief tersenyum,"Dia adalah calon tunangan Denny Crow, putri jutawan Mr Thorn."


Arifin tertawa bersama Syarief...


" Ha ha ha, si Wenny."


:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::


(MARKAS GENG KUNTILANAK YANG BARU)


Wenny sedang mengumpulkan anak buahnya yang tersisa. Semuanya berjumlah 10 orang, termasuk adik angkatnya yang bernama Lisa.


"Dengar kalian semua, sekarang ini geng Demonic telah mengusir kita dari rusun dan membuat keonaran dimana mana, oleh karena itu kita harus segera bertindak."


Semuanya menjawab, "Kami siap melaksanakan perintah Kakak besar!"


" Bagus, aku masih berdiskusi dengan geng Lentera Merah tentang kerjasama kita, kalo kita nyatuin kekuatan, pasti kita menang" sambungnya.


Seorang anggota geng bernama Sunny bertanya padanya, "Maaf Kakak besar. Mengapa kita tidak bekerjasama dengan geng Devil Boyz?"


Wenny terdiam sesaat..


Pikirannya terbayang akan Randy lagi.


Tiba-tiba ponselnya berdering...


Wenny mengangkatnya, setelah bercakap cakap dengan si penelpon, Wenny kelihatan gusar.


"Aku ada urusan, kalian saling diskusi dulu!"


"Siap kakak besar!" seru mereka.

__ADS_1


Wenny segera keluar dari markas...


BERSAMBUNG


__ADS_2