
Seorang gadis berambut pink dan bergaun merah berdiri di depan Randy dan Paul yang sedang depresi.
"Kalian sebenarnya laki-laki bukan sich?" tanyanya dengan ekspresi datar.
"Hei siapa kau? Apa maksudmu bertanya begitu?" Paul terkejut melihat kehadirannya.
"Alveenia?" seru Randy.
Paul memutuskan untuk diam sementara.
"Alveenia, buat apa kau datang? Apakah untuk melihat kehancuranku?"
Alveenia berseru dengan lantang, "Jangan cengeng jadi orang! Hadapi ini dengan jantan, Randy. Kau seorang manutra!"
"Lalu apa yang harus kulakukan? Arifin sudah mendapatkan 3 syarat untuk jadi penguasa alam gaib. Aku pasti kalah!"
Gadis misterius itu menatap tajam ke Randy dan Paul, "Arifin bisa dikalahkan oleh 2 mustika suci dari Laut Barat. Bergurulah pada Master Adji, beliau bisa membantumu, mendapatkan 2 mustika itu."
Setelah mendapat pencerahan dari Alveenia, semangat Randy kembali terbakar. Dia harus mampu menghentikan ambisi Arifin untuk menguasai dunia dan membawa kembali roh kekasihnya.
"Baik, aku siap pergi ke laut barat!" seru Randy.
"Kau kan didampingi ksatria keturunan Dewa Boga," kata Alveenia sambil menunjuk Paul.
"Hah? Paul itu keturunan Dewa Boga?"
Paul mengangguk dan berkata, "Aku siap membantu Randy menumpas Arifin dan kelompoknya."
Alveenia mengangguk dan berkata, "Good Luck!" Semoga Tuhan menyertai kalian!"
Dia lalu menghilang...
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
(RS KOTA BAVEL)
Randy berpamitan kepada Wenny yang sedang tertidur pulas. "Wen, aku pergi dulu. Jika bisa kembali, aku kan menikahimu. I love you with all my heart."
Dia mengecup kening kekasihnya dan menghampiri Julie, "Julie, aku titip Wenny ya. Jaga dia untukku."
Julie mengangguk, "Pasti bang Randy. Aku akan menjaganya dengan sepenuh hati. Hati-hati, bang."
Paul Cobra kemudian memeluk adiknya, "Aku pergi dulu, adikku."
"Hati-hati kak Paul. Jangan biarkan aku kehilangan keluarga lagi."
Randy dan Paul berkunjung ke makam Fred.
"Aku pergi dulu, sobat. Akan kubalaskan dendammu!" seru Randy.
Mereka segera berangkat ke Laut Barat menggunakan kapal milik Mbah Tejo.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
( ALAM GAIB )
Arifin Ghoul yang berhasil memenuhi syarat sebagai Penguasa Alam Gaib mendatangi Sang Penjaga.
"Kini aku resmi menjadi penguasa alam gaib, bukan?"
Sang Penjaga tersenyum dengan santun, "Kalahkanlah Azmaer dan Randy Macan. Maka kau bisa menguasai tempat ini."
"Kurang ajar! Begitu rumit sekali syaratnya. Baik, aku siap menantang Azmaer lebih dahulu!" sahut Arifin dengan penuh angkara murka.
"Aku disini, Arifin!"
Sesosok pria berzirah emas dengan rambut merah menyala, mendekat ke tempat Arifin berdiri.
"Azmaer! Mari bertarung sampai mati!"
"Mulutmu terlalu sombong, Arifin!!!"
Azmaer segera merafal ilmu kanuragannya.
Tombak tombak api bermunculan dari tubuh arifin..
Menerjang ke arah Azmaer...
Dengan gesit jakam alam gaib itu menghindar dan melompat ke atas..
Arifin mengaum dan mengeluarkan cakar yang besar...berpijar api yang menggulung
"CAKAR BANASPATI"
Azmaer melindungi diri dengan tameng gaibnya yang keluar dari tubuhnya.
Kemudian mengeluarkan jurus..
"PUKULAN MALAIKAT JATUH"
Sebuah kombinasi pukulan menyamping dengan dua kaki menghimpit musuh..
Kaki Azmaer berhasil mengunci tubuh Arifin..
Ketua geng demonic itu meronta mencoba melepaskan diri...
Tapi sepertinya kunciannya terlalu erat..
Arifin menghimpun tenaga dan menjedukkan kepalanya ke muka Azmaer..
BLAGGGGG
Azmaer mengaduh kesakitan..
Dia berusaha menjaga jarak dengan lawannya itu.
"Ha ha ha, masih mau lanjut?" ejek Arifin.
Jakam alam gaib itu mengatur strategi..
Lalu melipat tangannya ke dada dan terbang melayang..
__ADS_1
Diatas, dia mengarahkan kedua telapaknya yang mengeluarkan sinar hitam...
"SERBUAN LARVA HITAM"
BUUUUMMM
Tanah di sekitar arifin bergoncang dan berlubang.
Untung tak kena tubuhnya.
"Asem, Mantab juga kau!" ujarnya.
Azmaer mendarat di tanah kembali dan siap menyerang..
Arifin dengan beringas menohok seluruh titik vital lawannya tersebut.
TAK TAK TAK
Tapi Azmaer bukanlah anak kemarin sore, dia hanya tersenyum santai.
"Hebat, Kau bisa bertahan, rasakan sekarang jurus keluargaku!" seru Arifin kesal.
Arifin menengadah ke atas...
Mengambil nafas dalam..
Menaruh tangan di belakang..
Sinar dari tanah muncul dan melambung ke atas berwarna oranye..
"IBLIS BANGKIT DARI KUBUR"
Sinar itu menyatu di tubuhnya..
Dia menggeram dan menyerang dengan membabi buta ke Azmaer.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
( PONDOK MASTER ADJI, LAUT BARAT )
Mbah Tejo berhasil mengantar kedua jagoan kita ke pondok Master Adji.
"Nih pondoknya, semoga kalian berhasil mendapatkan 2 mustika itu!" seru Mbah Tejo.
"Iya, mbah!"
"Oh iya, kalau sudah selesai latihan. Cepat kalian cegah Arifin menjadi penguasa di hari arwah!"
Randy dan Paul mengangguk, lalu memasuki pondok.
KREEEEEKKK
Pagar terbuka...
Muncul seorang kakek berambut jabrik mirip dengan anak Punk menyambut mereka.
"Selamat datang di pondokku."
"Aku Master Adji, sudah lama menunggu kalian" katanya sambil mengajak mereka masuk.
Dia menceritakan bahwa Arifin bisa dikalahkan dengan 2 mustika di laut barat itu, namun masing masing dari mereka harus mendapatkannya sendiri.
Master adji berkata,"Randy, kau sebagai ksatria turunan bangsawan Robin, harus pergi ke Ruang 10 Arhat untuk mendapatkan Pedang Naga."
"Paul Cobra sebagai pewaris *** chi, kau harus pergi ke Istana Wanita Siluman untuk mendapatkan Air Suci."
"Baik, Master!"
"Tapi sebelumnya, kalian harus berlatih denganku dulu!" perintah Master Adji.
"Siap!!!"
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Sore itu...
Randy dan Paul sudah berkumpul di pesisir pantai di laut barat.
Mereka harus latihan fisik sebelum menghadapi 2 Jakam Laut Barat
Master Adji berdiri di depan mereka membawa 2 ember besar.
"Ambil ember itu, masing masing taruh di kepala kalian!" perintahnya.
" lSiap Master!"
Mereka menaruh ember itu di kepala masing masing, namun bagian bawah ember dilapisi minyak jelantah.
Jadi baru sebentar sudah jatuh lagi.
"Ambil dan usahakan tidak jatuh dari kepala kalian semua!" bentak Master.
"Siap!!" seru mereka.
Mereka coba berulang ulang.
Ember selalu jatuh karena licin.
Bahkan Paul sampai terjatuh...
Master Adjie menggelengkan kepala. "Aduuuuh gitu aja gak bisa, konsen donk!"
"Gimana cara konsen om"?! keluh Paul.
"Arahkan pikiran kalian pada keseimbangan kepala dan leher, bukan pada badan kalian" seru Master.
Mereka mencoba konsentrasi pada kepala dan leher, hingga pada titik tertentu mereka bisa ngatur keseimbangannya.
"Bagussss, sekarang latihan berikutnya."
LATIHAN 1 MEMBENTUR ANGIN
__ADS_1
2 jagoan kita berdiri hadapan 2 pohon bambu yang cukup tinggi.
Master Adjie berkata, "Hajar pohon itu sampai tercopot dari akarnya!"
"Anjay, its impossible, bro!" kata Paul
" Master, apa anda sudah gila?" tanya Randy.
"Pakai kaki, bukan mulut," Master berkata pelan.
Randy mencoba menendang dengan tendangan macan miliknya.
Pohon tak bergeming.
Paul menendang dengan *** chi..
Tak ada efek juga.
" Ayoooo tendang sampai roboh!" bentak master adji.
" Anjayyyy gak mungkin bisa, master" kata randy.
" Mati aja kalian semua, manutra macam apa itu?"
Randy mengatur nafas...
Mengalirkan tenaga dalam full
Lalu tiba tiba terpikir Wenny..
HIAAAAAAAAAAAAAAAAAA
Pohon bergoyang...
Randy terus menendang dengan metode itu berulang kali....
BRUUUUUUAGGG
Pohon bambu itu roboh.
Randy terjatuh kesakitan..
Kakinya terluka, dan dia duduk memegangi kakinya.
" Ayo Paul, giliranmu!" perintah master ke Paul
Paul sempat keder, tapi apa boleh buat.
Dia berfokus pada nasib dunia jika Arifin berkuasa..
Dia menghimpun Chi nya agar full juga..
YAAAAAAAAAAA
Tendangannya membuat pohon goyang berulang kali.
Pohon akhirnya ambruk.
LATIHAN 2 MENELUSURI AIR ABADI
Mereka kini berada di tengah laut dengan leher terikat oleh boat mesin.
Master adji yang menyetir boat itu berteriak " Uda siap belon?".
" Siappppppp"
" Hiaaaaaa" teriak Master Adji sambil menyalakan mesin...
2 jagoan kita terseret dan tercekik lehernya..
Randy menahan sakit..
Paul uda mulai merah mukanya..
Latihan itu melatih pernafasan dan ketahanan tubuh....
Randy menggunakan metode berenang, hirup nafas, tahan nafas, hirup lagi dan seterusnya.
Paul yang mulai sesak nafas...
Akhirnya randy memberi tips ampuh itu.
Mereka berdua berhasil melalui latihan itu dengan baik.
LATIHAN 3 PENYALURAN TENAGA DALAM MANUTRA SUPER
Mereka berdua duduk dalam posisi bersila...
Lalu memejamkan mata.
Master adjie menyalurkan tenaga dalam super manutra ke mereka.
Ada 5 jurus super:
JURUS MACAN COBRA BERGABUNG
JURUS TERBANG MENEMBUS SUKMA
JURUS AWAN PEMUSNAH JIWA
PUKULAN DUA KSATRIA
LISTRIK PURBA MENERJANG
Lengkap sudah latihan mereka.
Kedua jagoan kita uda siap berangkat ke tempat mustika itu masing masing...
Randy pergi ke ruang 10 arhat.
Paul pergi ke Istana Wanita Siluman.
__ADS_1
Berhasilkah mereka mendapatkan mustika?
Bagaimana pertarungan Arifin melawan Azmaer?