Devil Boyz 2

Devil Boyz 2
Episode 14 : Api Balas Dendam


__ADS_3

Randy dan Paul akhirnya selesai berlatih dengan Master Adjie dan mendapatkan 2 mustika sakti tersebut.


Mereka bersama Mbah Tejo pulang kembali ke Kota Bavel dengan kapal. Hingga sampai di pelabuhan.


"Aku rasa kita berpisah disini saja, sobat-sobatku," kata Mbah Tejo sambil memandang Randy dan Paul.


"Baiklah, Mbah. Doakan saja, semoga kami bisa memberantas Arifin dan antek-anteknya," sahut Randy.


"Kami akan berusaha yang terbaik, mbah," Paul berkata dengan optimistik.


"Semoga Tuhan menyertai kalian," Mbah Tejo menepuk bahu kedua manutra itu.


Orang tua sakti itu kemudian menghilang...


Randy mengernyitkan muka, "Ini siang hari. Kenapa suasana pelabuhan, begitu sepi ya?"


Paul menyahut, "Iya nih. Perasaanku jadi tidak enak."


DUARRRR BOOOMM


Tiba-tiba, puluhan kapal di belakang mereka meledak...


"Awas berlindung!!" teriak Randy.


Muncul juga kepulan asap di sekeliling mereka.


Terdengar deru suara mobil dan motor dalam jumlah yang banyak.


Setelah kepulan asap itu menghilang, dari tepi pelabuhan, bekas kapal yang terbakar. Muncul puluhan orang berkepala botak dan bersenjata pedang.


Sedangkan di depan mereka, terlihat 3 truk berisikan pasukan berkepala botak dan bersenjata api.


"Laskar Tengkorak!" seru Paul.


Jerangkong Hidup dan Amar Pesulap berjalan dari truk, menghampiri mereka.


PLOK PLOK PLOK


Jerangkong Hidup bertepuk tangan sambil mengejek, "Cie...cie. Aku dengar ada yang baru berguru dari laut barat nih!"


"Apa maumu, Jerangkong? Sebaiknya kau tarik mundur pasukan botakmu ini!" bentak Randy.


"Belagu sekali kau! Sebaiknya kau mati, menyusul Fred bodoh itu!"


"Tutup mulutmu!"


Jerangkong berteriak kencang, "Bunuh mereka berdua!!!"


Randy berkata pada Paul, "Saatnya praktekkan ilmu kita!"


SERANG!!!


Pasukan laskar tengkorak segera menyerbu dari berbagai sudut. Serangan senjata api, serbuan parang dan pedang, juga tongkat besi.


Mereka liar dan brutal...


Randy melompat ke udara dan merafal "Serangan Harimau Api"


Telapaknya yang mengeluarkan gumpalan batu berapi dalam jumlah banyak, berhasil mengenai 5 orang yang menyerang dengan pedang.


TAK TAK CASSSSHHH


Paul bersalto di udara, sambil mengepalkan tinjunya ke udara. Seketika petir menggelegar, aliran listrik mengalir di tubuhnya.


Segeralah, dia memukuli 6 orang di depannya, hingga mereka tewas kesetrum.


Peluru-peluru dari para penembak, tak mampu melukai Randy dan Paul yang kini memiliki "Ilmu Pelindung Tubuh".


Randy menjejakkan kakinya ke tanah...


JEGARRRRR


Tanah di sekelilingnya bergetar, dan menumbangkan para pasukan bersenjata.


Paul berhasil merebut Bazoka dari Laskar Tengkorak, dan menembakkannya ke 2 truk yang ada.


BOOOOMMMMM


"Setan alas! Pasukan panah, serang mereka!" seru Jerangkong Hidup.


7 pemanah profesional yang berada di belakang Jerangkong Hidup, melesat ke atas dan membidik Randy dan Paul.


SETTTTTT BOOOM


Mata anak panah yang dipasang peledak, melesat ke arah 2 jagoan rusun itu.


"Awas, bro!" teriak Paul.


Mereka menghindar dengan cepat...


"Kita gunakan ilmu yang diajarkan Master Adjie!" Randy berujar sambil terus menghindari serangan panah peledak itu.


"Okee!!"


Randy merafal ilmu "Macan Super", lalu menyalurkan ke punggung Paul. Demikian juga dengan Paul, dia menyalurkan "Serangan Cobra Sakti" ke telapak sobatnya.


Gabungan kedua ilmu itu, menghasilkan siluet berbentuk cobra menunggangi harimau.


Yang kemudian menerjang para pemanah dan sisa anak buah Jerangkong.


DUARRRRRR


Mereka hancur semburat dan menyisakan anggota tubuh saja.


"Kurang ajar! Ayo Amar kita bunuh mereka!!" ujar Jerangkong.


"Beres, bos!"


Jerangkong menghadapi Randy Macan.


Sedangkan Amar Pesulap bersiap melawan Paul Cobra.


Jerangkong menyerang dengan jurusnya.


"TARIAN TENGKORAK MAUT"


Dia menggoyangkan tubuhnya dengan gerakan menari bersamaan api keluar dari mulutnya.


BUUUUUSH


Randy berkelit dan merapal jurus...


"PUKULAN BERAPI LEVEL AKHIR"


Bara api muncul dari kedua bogem jagoan kita meluncur ke arah jerangkong.


Tapi jerangkong berhasil menghindar..


Dia melompat dan hendak mencakar randy...


Meleset....


Tendangan Randy yang berasap bersarang di pinggangnya...


"TENDANGAN MACAN"


BUGGGG


Si botak tato terjerembab...


Dia bangkit dan membalas dengan jurus berikutnya.


"TAPAK IBLIS LEMBAH MAUT"


Kedua tapak si jerangkong dikibas kibaskan seperti mengipas barbekyu.


Berasap tebal seperti polusi udara...


Dan menyerang pernafasan.


Randy menutup mulut dan segera melancarkan...


"MACAN MENERJANG LAWAN"

__ADS_1


Dengan cepat dia menubruk tubuh jerangkong, mencakarnya dan membantingnya ke tanah, menonjok muka jerangkong habis habisan.


KRAKKKKK


Tengkorak muka si jerangkong hancur..


Tamatlah dia...


Paul disambut oleh Amar dengan gayanya yang misterius bak pesulap.


Selamat datang di pertunjukan sulapku, balon mana yang kau pilih?"


Paul bingung,"Kau pikir aku anak kecil?"


" Wrong Answer."


Amar melempar 3 buah balon berwarna hitam ke arah pemuda botak itu.


Paul menyadari ini pasti gas beracun.


Dia melompat ke udara dan mengeluarkan jurus...


"*** CHI WUDANG BERTANYA PADA LANGIT"


Hembusan angin diiringi hentakkan kaki membuat Amar tergoyang.


Dia kemudian melempar puluhan kartu yang dilapisi pisau ke arah paul.


Paul menangkap salah satu kartu dan melempar balik...


CRAPPPP


Terkena pinggul si pesulap.


"Setan, rasain jurusku ini!" bentaknya.


"RIBUAN MERPATI SETAN"


Dia mengebaskan jubahnya ke udara..


Lalu muncul burung burung dengan mata merah ganas terbang ke arah Paul.


Paul merafal ilmu kanuragannya.


"MENANGKAP BOLA MENENDANG AWAN"


Kedua tangan Paul seolah olah menangkap suatu barang, muncul gumpalan energi lalu secara bersamaan kakinya menendang lawan sambil menembak amar dengan gumpalan energi itu.


BOOOOOOOM


Amar terpental...


Paul segera meninju muka si pesulap dan menyodok dadanya.


Pesulap terdesak dan mencoba melarikan diri...


Namun paul dengan sigap meraih punggungnya.


Sayang, Amar merubah dirinya menjadi ratusan merpati dan hilang entah kemana.


"Aneh bin ajaib" batin Paul.


"Beres! Ayo kita kembali ke markas!" ajak Randy.


"Yuk!"


Mereka mengambil salah satu truk dan bergegas kembali ke markas.


Laskar Tengkorak sudah tamat...


Menyisakan Kelompok Kanibal dan Jubah Neraka.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


( RS KOTA BAVEL )


Sudah 2 hari Wenny terbaring di ranjang.


Julie masih menemaninya dengan setia di sofa ruangan.


Mr Thorn, Ayah Wenny memasuki kamar.


Julie segera mempersilahkan dia duduk, lalu keluar.


Mr Thorn mengambil kursi dan duduk di samping ranjang putrinya.


"Putri kesayanganku, maafkan ayah nak, tak seharusnya aku sering meninggalkanmu ke luar negeri."


Air mata menetes di pipi pria itu.


"Ayah sudah kehilangan wanita yang kucintai, jangan biarkan aku kehilanganmu lagi."


"Jika waktu bisa diulang, aku akan lebih memilih meluangkan waktu denganmu."


Mr Thorn teringat 10 tahun lalu, saat Wenny masih berusia 10 tahun...


Dia sering mengajak putri tunggalnya itu bermain di taman hiburan, nonton film dan berlibur bersama.


Namun sejak istrinya tiada, dia jadi sibuk bekerja, meninggalkan Wenny sendiri di rumah.


"Ayah janji, jika kau bisa sembuh. Aku akan merestui hubunganmu dengan Randy, dan akan kuluangkan semua waktuku untukmu, putriku" kata Mr Thorn sambil mengecup kening putrinya.


Wenny terdiam...


Mr Thorn kemudian keluar dari kamar perawatan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


(MABES DEMONIC)


BRAK!!!!!!


Denny Crow menggebrak meja kerjanya..


" Brengsek, jadi Randy CS berhasil membabat Laskar Tengkorak?"


" Betul tuan, bahkan kapal kita hangus terbakar" jawab Ketua kelompok Jubah Neraka.


" Bagaimana dengan casino kita di daerah Volvo? Masih aman?"


" Masih aman, Tuan Denny. Ada sebagian geng kita masih berjaga disana."


" Bagusss....perketat penjagaan, jangan sampai para pengacau itu berulah lagi" perintah Denny.


Denny lalu meminum wine nya...


" Dengar, Silver. Jangan sampai Randy memburu tempatmu, dia bertambah sakti sekarang, paham kau?"


" Paham, tuanku."


Denny menyuruhnya. pergi.


Dia memandang Syarief yang sedari tadi memainkan ponselnya.


"Menurutmu, kita tunggu aja sampai si gondrong itu datang kesini?"


Syarief tersenyum, "Kau tahu kata pepatah: mencari api di hutan es?"


" Artinya buat apa kita menyia nyiakan waktu nyari kunyuk itu, biarkan dia mencari kematiannya sendiri."


Denny mengangguk tanda setuju.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


(MARKAS DEVIL BOYZ)


Setelah kembali dari Laut Barat dan menumpas Laskar Tengkorak, kedua jagoan kita berkumpul kembali untuk beristirahat sejenak sambil menyusun strategi.


Turut berkumpul, Randy Macan, Paul Cobra, Blueboy, Gunawan, Paimin dan 8 anggota devil boyz lainnya.


Geng kunti diwakili oleh Sunny dan Devi.


"Gaes, Kita disini berkumpul untuk membahas rencana penyerangan besok. Sebab kita sudah tahu Malam ini adalah Hari Arwah, dimana Arifin telah menyatu dengan makhluk makhluk gaib" Randy memimpin diskusi.

__ADS_1


"Oleh sebab itu, kita harus bersiap sedia bertempur habis-habisan dengan mereka."


"Kami siap kapanpun," ujar Devi.


"Kapan kita berangkat?" tanya Gunawan.


Randy meminum tehnya, lalu berkata, "Sore ini, kita serbu rusun Jeruk Bali. Kita rebut tempat tinggal kita kembali! Tegakkan keadilan!"


"Siap laksanakan!!"


Paul Cobra lalu angkat bicara, "Setelah lantai satu kita bereskan. Kalian pulanglah!"


"Lho kok begitu? Kita kan bersama-sama tumpas mereka sampai habis!" seru Gunawan.


"Maaf Gunawan. Berdasarkan ramalan, hanya 2 ksatria yang akan melawan Arifin Ghoul dan Gagak Pembunuh."


"Baik, kalo begitu."


Randy CS segera bersiap menyerbu rusun Jeruk Bali.


Demi kebenaran...


Demi keadilan...


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


( Rusun Jeruk Bali )


Randy dan kawan-kawan berada di pintu masuk rusun, mereka menyusun strategi penyerangan.


"Hmmm kita mulai dari lantai 1 rusun, setelah kelar biar aku dan Paul yang urus!" perintah Randy.


"Yes, sir!" Sahut geng devil boyz.


Randy berseru, "Pada hitungan ketiga, kita dobrak pagar itu."


1...


2...


3...


SERBU!!!!!


Mereka segera mendobrak pagar rusun itu.


Para pasukan khusus yang berjaga disitu berusaha menahan mereka, namun...


DUARRRRRR


Pagar berhasil didobrak.


Pertempuran kembali terjadi.


Pasukan khusus yang berjumlah 12 orang melawan geng Devil boyz dan geng Kunti.


Gunawan menghajar 2 orang dengan tongkat besinya.


Paimin dikeroyok 3 orang, namun dengan tendangan beruntun dia berhasil menumbangkan mereka.


Sunny dan Devi terbang menyerang lawan dengan Teriakan Dewi Malam.


Jurus ini cukup ampuh untuk membuat lawan bergulingan kesakitan.


Randy dan Paul mengeluarkan jurus masing masing, menerjang pasukan Demonic itu.


Paul memojokkan seorang bertopi tentara yang sepertinya pimpinan pasukan khusus.


" Nih rasakan bogemkuyang nikmat," kata Paul sambil meninju pria bertopi itu.


BUGGG BAMMMM BUGGG..


Pria bertopi tentara itu tidak bergeming.


"Hei rambut sapu, sekarang giliranku!"


Dia menyeruduk Paul dan mencoba membantingnya, namun Paul menyodok *********** dengan lututnya...


DAGGGGG


Setelah itu dia menendang dagu pria itu hingga terpental...


Randy dan teman teman berhasil menumbangkan puluhan penjaga itu.


Tapi muncul 2 truk dengan 20 orang bersenjata api..


Mereka menembak kearah geng devil boyz.


DORRRR DORRRR DORR


Mereka hampir kena...


Gunawan dan Paul mengeluarkan M16 mereka dan melawan balik.


" Yang lain berlindung, dan keluarkan senjata!" perintah Randy.


Terjadi gencatan senjata dari kedua belah pihak.


Geng devil boyz sebagian berlindung dari balik pohon-pohon di dalam rusun. Sedangkan yang lain tiarap diantara mayat mayat penjaga rusun tadi.


Sunny terbang melintasi salah satu truk dan dengan pisaunya berhasil menewaskan 10 orang.


Randy juga melesat ke truk kedua, dimana peluru-peluru sudah menyambutnya.


Meleset...


Randy segera mengeluarkan jurus


"TOPAN MENGAMUK"


Dia berputar putar dari udara ke dalam truk dan menebas puluhan orang itu.


WUUUUUSHHH


Mereka berterbangan jatuh...


Gunawan berkata, "Sunny, Randy kalian minggirlah."


Setelah mereka minggir. Blueboy menembakkan Bazoka ke 2 truk itu.


BOOOOMMM


Hancur sudah...


Lantai 1 sudah beres.


"Okeee saatnya kalian pulang " kata Randy.


Dengan terpaksa para geng devil boyz dan geng kunti pulang ke markas.


2 jagoan kita mulai melangkah ke lantai 2.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


LANTAI 2 RUSUN


Suasana nampak lengang. Bau dupa dan kemenyan tercium di setiap sudut.


Terlihat suara burung gagak bersahutan.


Randy dan Paul berjalan dengan penuh kesiap-siagaan.


"Hei Randy, lihat itu!" tunjuk Paul ke sebuah kamar yang dihiasi lampion yang meneteskan darah.


"Berdasarkan info, Kelompok Jubah Neraka ada di kamar itu!" seru Paul.


"Oke. Kita harus waspada!"


Tiba-tiba...


Bau mawar yang menyengat tercium di sekitar Randy dan Paul berdiri.


Randy melihat sesosok wanita yang dia kenal, menari di hadapannya.

__ADS_1


"Wenny???"


__ADS_2