
“Pong!”
“Pong!”
…
David, Hercules, Lukman dan yang lain langsung berlutut.
“Salah paham, salah paham, semua ini salah paham ….”
Pemandangan seratus orang lebih ini berlutut dan bersujud tanpa henti sangat spektakuler.
Chelsea hampir pingsan.
Perubahan ini terlalu besar.
Begitu banyak preman yang ketakutan?
“Chelsea, kamu masuk ke dalam vila dulu, jangan mengganggu mereka.” Ucap Asta.
Chelsea juga takut melihat semua ini.
Dia langsung berlari ke dalam vila dan bahkan tidak menoleh ke belakang.
“Pimpinan semua, masalah ini tidak ada hubungan denganku. Aku hanya dibayar oleh David untuk datang ke sini ….”
“Betul betul betul, kami tidak tahu apapun!”
…
Hercules dan seratus anak buahnya berusaha menjelaskan semuanya dan menyalahkan David.
David muntah darah karena terlalu takut.
“Biarkan mereka pergi!”
__ADS_1
David dan yang lain tidak menyangka kalau Asta akan memberi perintah.
Yang paling mengerikan adalah setelah Asta memberi perintah, Mayor Naga Biru mengayunkan tangannya dan berkata, “Cepat pergi, kalau sampai aku melihat kalian lagi, semuanya akan dihukum mati.”
Itu berarti Asta adalah ….
Sebuah kenyataan yang mengerikan muncul di benak orang-orang.
Hercules dan seratus lebih anak buahnya langsung berlari keluar.
Karena mereka takut ditembak.
“”Tuan … Tuan Asta, aku juga tidak bersalah! Semua karena David ….”
Lukman juga mulai menyalahkan David.
Asta tiba-tiba berkata, “Naga Biru, bagaimana hukuman kepada seorang pengkhianat?”
“Langsung dibunuh!” teriak Naga Biru.
Lukman langsung pingsan.
Lukman pun meninggal!
Melihat kematian Lukman, David langsung meminta pengampunan. “Kak Asta, kami tidak tahu identitas anda. Sebagai keluarga, mohon ampuni aku kali ini. Kalau anda pulang ke rumah, semua anggota keluarga pasti akan senang!”
David mulai menggunakan alasan keluarga.
Asta malah tersenyum, “Ketika kalian memukulku dan membuangku ke jalan seperti seekor anjing, apakah kalian pernah berpikir kalau kita adalah keluarga?”
“Kakak, ini salah paham, ini salah paham!”
David sudah mau menangis.
“Aku dengar kamu mau meniduri istriku?”
__ADS_1
Asta mulai menghampiri David.
David yang ketakutan bahkan tidak bisa berdiri tegak. Dia berbicara terpatah-patah. “Kakak, ini hanya bercanda, candaan saja ….”
“Kamu juga boleh bercanda?”
Asta langsung meninju wajah David.
Tinju itu membuat David pingsan.
“Serahkan kepada keluarga Huston! Ini adalah hadiah pertama dari Asta!” ucap Asta tanpa ekspresi apapun di wajahnya.
“Mengerti, Jenderal!” ucap Naga Biru.
“Aku sudah mengingatmu, kapten Donny,” ucap Asta melihat ke arah Donny.
“Hormat kepada Jenderal!”
Setelah Donny berteriak, Grup satu langsung memberi hormat kepada Asta.
Asta juga memberikan hormat tentara kepada mereka!
Ketika Asta masuk ke dalam vila, dia melihat Chelsea duduk gemetar di sofa.
Ribuan orang yang berkumpul hari ini sudah membuatnya terkejut.
Sehingga Chelsea tidak berani melihat kondisi di luar.
“Tenang saja Chelsea, sudah selesai semuanya. Vila ini mulai sekarang adalah milik kita.” Asta memeluk Chelsea.
Chelsea mengangkat kepala dan bertanya, “Serius?”
“Iya! Tapi karena sudah pernah ditinggali oleh orang-orang itu, kita tidak boleh tinggal di sini, aku akan renovasi ulang,” ucap Asta.
Chelsea yang baru sadar kembali langsung menatap Asta, dia bertanya dengan ekspresi serius, “Asta, aku ingin tanya sesuatu, kamu harus jawab dengan jujur!”
__ADS_1
“Baik, silahkan.”
Chelsea menggigit bibir bawah dan bertanya, “Apakah kamu memiliki hubungan dengan Jenderal Rinjani atau Mayor Naga biru? Kamu harus jawab dengan serius.”