Di Lain Waktu

Di Lain Waktu
Menengok Putri


__ADS_3

Tak lama setelah Putra menutup telponnya, Mama Diana menelpon Putri, dan nampak nya sangat khawatir dengan keadaan Putri,


yang mana Putra bercerita saat menelpon mama nya itu, dan wanita paruh baya itu juga berencana akan datang ke tempat tinggal Putri.


"Aku harus menelpon Putri sekarang, dan menanyakan alamat dimana dia tinggal, 'aku tidak mau mengecewakan putraku.


Drrrt,Drrtt...


"Halo!" Sapa nya setelah telpon terhubung


"Iya mah" jawab nya cepat


"Putri kamu sakit apa sayang?" tanya nya khawatir


"Iya mah, tadi Putri sempat pingsan di kantor, tapi sekarang udah agak baikan kok, mama tau dari siapa kalau Putri sakit?" Tanya nya penasaran


"Ya dari calon suami kamu sayang, dari mana lagi mama tahu nya


"Ohh, gitu mah


"Sayang mama mau ke tempat kamu ya Sekarang" ujarnya memberi tahu, kamu kirim lokasi alamat kamu ke WhatsApp mama ya, lanjutnya


"Mah! Mama Gak perlu kesini, Putri tidak apa-apa kok, Putri hanya kelelahan dan Dokter bilang Putri hanya butuh istirahat aja kok,


"Gak apa-apa sayang, biar sekalian mama tahu tempat kamu, lagian kan dari sini hanya 2 jam perjalanan itu sangat dekat menurut mama,


"Hmm,, Iya mah! jawab Putri setuju


"Putra kok berlebihan gini yah, padahal aku kan gak kenapa-napa, ngapain nyuruh mama nya kesini" gumam nya dalam hati.


Sebenernya dia sangat senang diperlakukan seperti ini hanya saja dia merasa tidak enak sama mama Diana, karena mama Diana harus menemui nya, sedangkan jarak dari rumah nya ke kost-an Putri lumayan jauh.


"Taulah!! aku pusing" gumam nya seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Yasudah mama akan bersiap-siap dulu yah sayang, kamu tunggu mama dan jangan lupa kirim alamatnya sekarang biar mama gak nyasar" Ujarnya memastikan, dan langsung menutup telponnya nya.

__ADS_1


°°°°°°


2 jam kemudian


Tok,tok,tok


"Iya masuk saja, tidak di kunci kok" sahut Putri


Mama Diana pun masuk dan langsung dan langsung memeluk calon menantu nya itu,


"Nak! kamu nggak apa-apa kan, mana yang sakit sayang? kamu sakit apa sih kok badan kamu panas, muka kamu pucat" Ujarnya memborong pertanyaan kepada gadis itu lalu memeluknya lagi sambil memegang dahi Putri yang terasa panas, Terlihat Dia sangat khawatir sekali dengan keadaan calon menantu nya itu dan diapun terus mendekap gadis itu sampai-sampai Putri pun kesulitan bernafas karna dekapannya yang terlalu kencang,


"Mahh! Putri nggak apa-apa kok hanya kelelahan saja" ujarnya seraya melepaskan pelukan mama Diana tersebut, Mama kok cepet sampai ke sini nya, mama mengendarai mobil sendiri, mama pasti kebut-kebutan ya?" Tanya nya sopan


"Iya sayang! Mama sendiri jalanan sepi jadi Mama tidak terjebak macet" ujarnya menjelaskan, sambil terus mengelus pucuk kepala calon menantunya itu.


"Sayang, kamu makan dulu yah tuh mama bawakan makanan dan buah buat kamu, kamu belum makan kan" Tanya nya seraya menyodorkan apa yang dia bawa


"Iya Mah nanti Putri makan, ujar nya sembari tersenyum


"Sekarang dong sayang jangan nanti kamu kan harus minum obat sekarang,


"Mama Putri bisa makan sendiri kok, mama tak perlu repot-repot seperti ini, mama terlalu berlebihan" Ujar Putri menolak


"Gak apa-apa sayang mama seneng kok melakukan nya, apalagi sama calon menantu mama yang cantik ini" jawabnya sembari senyum menyeringai, lalu menyodorkan sesendok nasi Kepada calon menantu nya itu,


"Yasudah iya Putri mau" jawabannya menyetujui karena dia sudah kehabisan kata-kata untuk menolak tawaran dari calon mertuanya itu.


"Aaa, buka mulut nya sayang


"Iya mah, lalu Putri pun langsung memasukan makanan yang di berikan calon mertuanya itu ke dalam mulutnya.


"Habisin ya sayang makanya biar kamu cepet sembuh dan Minggu besok kan mau ketemu anak Mama" Ujarnya sambil tersenyum


"Iya mah" sahutnya lirih

__ADS_1


"Tuhan aku beruntung sekali memiliki calon suami yang begitu perhatian dan juga mempunyai calon mertua yang baik hati dan penyayang, terimakasih Tuhan atas semua yang Engkau berikan" batinnya


Putri memang sangat beruntung memiliki Putra bukan hanya ketampanan yang Putra miliki tapi hatinya pun sangat baik dan lemah lembut, dan juga memiliki harta melimpah ruah dan keluarga yang sangat harmonis.


tak heran banyak wanita yang ingin memiliki nya selain itu dia lelaki yang sangat ramah tamah baik kepada orang tua, teman sebaya ataupun yang lebih muda darinya, Ia tidak pernah membeda-bedakan dan memilih mana yang harus dia hormati, dia menghormati semuanya tanpa terkecuali.


"Mah terimakasih yah udah sayang sama Putri" Ucapnya seraya memeluk calon mertua nya itu, Putri seneng banget memiliki kalian dalam hidup Putri, memiliki Putra yang sangat baik dan perhatian, dan memiliki Calon mertua yang baik juga seperti mama.


"Iya sayang, mama juga seneng kok ngelakuin ini apalagi untuk calon mantu mama yang cantik ini" jelasnya seraya membalas pelukan Putri dan mencium pucuk kepala calon menantu nya itu,


"Jaga hubungan kamu dengan Putra ya nak, jangan sampai ada masalah yang membuat kalian berpisah karena mama gak mau melihat Putra sedih dan frustasi seperti 3 tahun yang lalu


"Flashback On,


"Dulu putra mempunyai kekasih yang sangat ia cintai sebagaimana dia mencintai Mama, Dia begitu bahagia memiliki gadis itu, Putra juga berencana akan menikahi gadis itu segera, akan tetapi gadis yang sangat ia cintai itu menghianati nya, ternyata selama dia berhubungan dengan anak mama gadis itu menduakannya dengan pria lain dan selama hubungan mereka hampir 2 tahun selama itu pula dia menghianati Putra anak Mama,


betapa terpuruk nya Putra saat itu, dia terlihat begitu terpukul dan sakit hati, bahkan sempat ia berfikir untuk mengakhiri hidup nya.


Butuh waktu lama untuk Putra menyembuhkan luka hatinya itu dari kejadian itu Putra tak pernah lagi membawa wanita lain ke rumah dan dia memutuskan untuk pindah kerja ke luar kota, dari kejadian itu dia tinggal di kota Malang selama kurang lebih 2 tahun, dan baru sekarang dia membawa wanita lagi ke rumah yaitu Kamu Putri, kamulah yang menyembuhkan luka nya.


"Flashback off.


"Jadi seperti itulah ceritanya sayang makanya mama meminta kamu untuk tidak menghianati Putra, mama mohon sama kamu ya nak sayangi anak Mama dengan sepenuh hati kamu dan cintai dia sepenuh jiwa" Ujar nya memohon kepada calon menantunya itu


"Iya mah Putri juga sayang banget sama anak mama, Putri janji tidak akan pernah meninggalkan Putra dan tidak akan membuat Putra kecewa.


*


*


*


*


Maaf kan Author yang typo ini ya,

__ADS_1


harap di maklum masih belajar


Happy Reading All


__ADS_2