
Pagi-pagi sekali Dokter yang bertugas memeriksa Putri sudah berada di ruang rawat pasien, Dokter memeriksa kondisi tubuh Putri yang nampaknya sudah membaik.
"Nona kondisi anda sudah stabil dan sekarang anda boleh pulang" ujar Dokter menjelaskan
"Benarkah?!" ujar Putri girang
"Iya, Nona, Suster tolong dibantu lepaskan jarum infusnya dari tangan Nona ini,
"Iya Dok" sahut suster, Lalu Dokter yang memeriksa Putri pun beranjak keluar dari ruang rawat itu.
Setelah selesai mencopot jarum infus susterpun pamit keluar, dan Putri bergegas mengganti pakaian rawat dengan pakaiannya, dan sang Kakek langsung segera mengurus administrasi rawat inap cucunya itu
Putri merasa sangat senang karena dia sudah sembuh dari sakitnya dan Putri juga ingin cepat-cepat kembali bekerja, 3 hari di Rumah Sakit rasanya sangat membosankan.
"Kek, Nek ayo cepetan kita pulang Putri sudah bosan berada disini" ujarnya
"Iya sayang" sahut Nenek
Kakek sudah selesai mengurus administrasi, lalu mereka bergegas keluar dari Rumah Sakit dan langsung menaiki Taksi.
Tak lama merekapun sampai di rumah Neneknya Putri.
Lelah tapi bahagia itu yang Putri rasakan saat ini, dia merasa tubuhnya sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasanya akan tetapi sang Nenek melarang Cucunya beraktivitas untuk saat ini, karena Putri masih dalam masa pemulihan, Neneknya tidak mau Cucu kesayangannya jatuh sakit lagi.
"Sayang kamu mau kemana" ujar Nenek
"Mau main Nek Putri bosan udah lama Nggak main" sahutnya
"Nggak, nggak boleh, kamu masih masa pemulihan jadi belum boleh kemana-mana, pokonya sekarang kamu istirahat ke kamar lalu tidur."
"Ahh, Nenek" sahutnya kesal, lalu Putri langsung masuk ke kamarnya karena permintaan sang Nenek.
"Gue bete tiduran Mulu udah 4 hari ini, mending gue telpon Putra kasih kabar kalau gue udah pulang" gumamnya
Drrtt,, panggilan masuk
Putra langsung mengambil ponsel dari atas meja kerjanya dan dilihatnya panggilan dari sang kekasih.
"Halo sayang" ujar Putra memulai pembicaraan saat telpon terhubung
"Iya sayang! kamu lagi apa,? aku udah pulang dari Rumah sakit nih, barusan sampai rumah" ujar Putri mengabarkan
"Benarkah,? Mmang kamu bener-bener udah sembuh?" tanyanya meyakinkan
"Iya sayang, dokter sendiri kok yang mengijinkan aku pulang, ya aku juga udah merasa enakan jadi buat apa lama-lama di Rumah Sakit" tuturnya menjelaskan
"Oh, begitu!, yaudah kamu istirahat ya sayang, jaga kesehatan dan jangan nakal, bentar lagi aku pulang ke Jakarta, aku kangen banget sayang udah satu bulan kita gak bertemu.
"Iya sayang, aku juga kangen kamu, kangen banget" sahut Putri.
"Yaudah, aku lanjut kerja dulu ya sayang, Miss you" ujar Putra lalu menutup telponnya.
°°°°°
Pulang ke Jakarta
"Mama, Mama Putra udah pulang" Teriaknya dari balik pintu rumah, Pada Kemana sih sepi banget" gumamnya seraya membuka pintu rumah karena pintu tidak di kunci.
"Sayang kamu jangan keluar dari kamar dulu ya kita bikin surprise buat Putra, Mama dulu yang keluar oke" ujar Mama Diana memberitahu kepada gadis yang ada di kamarnya itu.
"Siap Mah" sahutnya
Lalu Mama Diana pun bergegas keluar kamar untuk menyambut Putra
Ternyata Putri sudah berada di rumah Mama Diana dari sore, dia berencana menginap di rumah calon mertuanya untuk menyambut sang kekasih yang baru pulang dari kota Malang, sengaja Putri tidak mengabarkan kekasihnya karena dia mau bikin surprise buat kekasihnya itu.
"Apa sih sayang teriak-teriak gitu" ujar mama Diana seraya memeluk anak lelaki kesayangannya itu lalu menciumnya
"Lagian Putra dari tadi manggil-manggil Mama nggak disahutin" sahutnya sebal
"Iya sayang maaf Mama tadi lagi di kamar mandi, yaudah kamu duduk dulu sini pasti capek kan?,
"Mama ambilin kamu minum dulu ya sayang" ujar Mama Diana seraya berjalan ke dapur mengambilkan minuman untuk anak lelakinya itu.
Tak lama Mama Diana pun datang membawa segelas jus jeruk kesukaan Putra.
"Ini sayang minumannya ayo di minum" ujar mama Diana seraya menyodorkan segelas minuman yang ia bawa.
"Iya mah, terimaksih" sahutnya
"Ehh, sayang kamu udah mengabarkan Putri belum kalau kamu udah nyampe ke rumah" pura-pura bertanya, padahal Putri sudah ada di kamar tamu.
"Belum Mah" sahut Putra, Nanti Putra mau mandi dulu baru menelpon Putri, soalnya badan Putra berasa lengket dan bau keringat.
"Yaudah kalau gitu kamu mandi gih terus kita makan malam ya sayang bibi udah masak makanan kesukaan kamu" ujar mama Diana
20 Menit kemudian
Putra pun selesai mandi dan mengganti bajunya lalu dia menuju ruang keluarga, ditemani mama Diana. Lalu Putra langsung menelpon kekasihnya.
Dering ponsel Putri berbunyi, ini saatnya Putri beraksi.
__ADS_1
"Halo sayang aku udah nyampe rumah ni, sekarang lagi sama Mama" ujar Putra mengabarkan.
"Oh, sejak kapan sampai rumah?" tanya Putri seraya berjalan menuju ruang keluarga dan Putri bersembunyi di balik dinding penyekat antara ruang keluarga dan ruang tamu
"Sekitar 30 menit yang Lalu sayang,,
"Ohh begitu, kamu udah mandi ya kok wanginya sampe kesini dan ganteng pula, jadi pengen cium" ujar Putri gombal
"Lah kok Putri tahu aku udah mandi'' batinnya heran
"Kok kamu tau sih kalau aku udah mandi" tanya Putra penasaran
"Tau dong sayang, namanya juga calon istri masa nggak tau aktivitas calon suaminya.
Mama Diana memalingkan wajahnya dan tersenyum, merasa lucu melihat anak lelakinya yang kebingungan akibat ulahnya dan calon menantunya itu, dan posisi Putri sekarang tepat di belakang Putra.
"Hmmm,, Putra pun menghela nafas merasa bingung dan herannya suara Putri seperti sangat dekat dari tempat ia duduk
"Panggil namaku 3 kali dong aku pasti datang" ujar Putri
"Maksudnya?" Putra semakin heran dan merasa suara Putri semakin dekat
"Coba kamu tengok ke belakang" ujar Mama Diana
Lalu Putra pun langsung membalikan badannya ke belakang dan matanya pun terbelalak saat melihat siapa yang di hadapannya itu, dengan spontan Putra langsung memeluk Putri karena dia sangat merindukan kekasihnya itu.
"Sayang aku rindu kamu, aku sangat rindu berat, Putra semakin mengeratkan pelukannya tanpa menghiraukan Mama Diana yang berada di sampingnya
"Sayang lepasin aku nggak bisa bernafas" ujar Putri protes karena Putra memeluknya sangat-sangat erat.
"Sayang sejak kapan kamu ada Disini" ujar Putra seraya mensejajarkan pandangannya lalu mencium kening kekasihnya itu.
"Sayang,,, Ihh cium, cium Mulu udah tau ada Mama"
"Habisnya aku kangen banget,
Sayang kamu belum jawab pertanyaanku, sejak kapan disini" tanya nya penasaran
"Tadi sore, pulang kerja aku langsung kesini di jemput Mama di terminal" jelasnya
"Hmm, kenapa nggak bilang dulu sama aku?
"Sengaja!, kalau bilang dulu namanya bukan surprise sayang" sahut Putri tersenyum menyeringai
"Kamu tuh ya bikin aku makin sayang aja" ujar Putra seraya mencubit hidung kekasihnya itu.
" Yaudah kita makan malam dulu yuk ngobrolnya dilanjutkan nanti" ajak Mama Diana
Merekapun langsung bergegas ke meja makan yang sudah di siapkan bibi untuk makan malam bersama, sengaja Mama Diana menyuruh bibi masak banyak karena ingin menyambut anak lelaki kesayangannya dan makan malam bersama calon menantunya.
°°°°°
Taman Kota
Setelah makan malam Putra berencana mengajak Putri ke taman kota yang ada di Jakarta, karena Putra tahu Putri pasti belum tahu taman kota tersebut
"Sayang nanti setelah makan kita main ke taman kota ya, kalau malam pemandangannya indah banget, dipenuhi gemerlap lampu warna warni dan air mancur yang menari" ujar Putra seraya menyantap makan malamnya
"Benarkah?!" sahut Putri girang
"Iya sayang," sahutnya, mumpung kamu Disini jadi aku ajak main ke tempat-tempat seru yang ada di Jakarta
"Ahh,,, kamu baik banget sih" ujar Putri, Mama ikut nggak?.
"Nggak lah Mama sudah bosan" sahut Mama Diana, kalian aja berdua.
"Hmm,, gitu!" Sahut Putri singkat.
"Yaudah yuk udah selesai kan makannya" ujar Putra
"Ayo" sahut Putri
Mereka berdua beranjak dari meja makan dan keluar rumah tak lupa Putri meminta ijin dan mencium punggung tangan wanita paruh baya itu
"Mah kita berangkat dulu ya" ujar Putri
"Iya sayang hati-hati."
Merekapun keluar dan Putra mengambil mobilnya di garasi rumahnya itu, karena memang sudah 1 bulan mobil Putra tidak keluar dari garasi karena Putra berada di luar kota.
"Ayo sayang masuk" ujar Putra seraya membukakan pintu mobilnya dari dalam,
Putri pun langsung masuk dan mobilpun melaju ke tempat tujuan.
Didalam perjalanan Putra terus menggenggam tangan kekasihnya itu dengan tangan kirinya dan tangan kanan fokus mengendalikan setir
"Sayang kamu cantik banget sih" ujar Putra memuji, lalu mencium tangan kekasihnya itu.
"Ahh, kamu gombal banget sih" sahutnya
"Nggak sayang beneran kamu tuh bikin aku Gak bisa tidur bayangin kamu terus, buktinya baru satu bulan aku udah pengen pulang, biasanya 3 bulan sekali pulang ke Jakarta" tuturnya
__ADS_1
"Hmmm,," jawab Putri singkat
Tak lama mereka pun sampai di tempat tujuan, Di Taman Kota yang begitu indah dihiasi gemerlap lampu warna warni dan air mancur menari sungguh indah untuk di pandang pertunjukan air mancur menari memang membuat pengunjung terpanah akan keindahannya dan mata Putri pun terhipnotis oleh keindahan tarian air mancur itu.
seiring menunjukkan keindahan-keindahan yang berada di sekitar nya Putra memeluk Putri dari belakang dan menyaksikan keindahan pemandangan yang tersaji di taman kota itu dengan penuh cinta
"Bagus kan sayang" bisik Putra
"He-em" sahut Putri singkat karena ia begitu terpesona dengan keindahan tarian air mancur di hadapannya itu.
"Duduk disana yuk" Putra menunjuk Kursi taman yang ada di sebelah mereka berdiri,
Lalu mereka berdua duduk di bangku taman yang tak jauh dari lokasinya saat ini
mereka duduk berdua dan Putri menyandarkan kepalanya di bahu kekasihnya yang kekar itu, lalu mereka memandang keindahan langit di malam hari yang dihiasi jutaan bintang berkilauan
Nyaman itu yang Putri rasakan saat berada di sisi kekasihnya itu, dia merasakan sangat bahagia mempunyai kekasih seperti Putra yang begitu mencintainya
"Sayang kamu lihat nggak ada satu bintang disana yang sangat terang" ujar Putra seraya menunjuk ke arah langit yang berhiaskan gemerlap bintang
"Yang mana sayang?" tanyanya
"Itu sayang yang paling besar dan paling bersinar" ujar Putra seraya mengarahkan telunjuknya ke arah bintang itu
"Ohh,, iya aku lihat itu" sahut Putri, itu sangat indah dan bersinar"
"Bintang itu seperti kamu, kamu yang paling indah di antara jutaan wanita yang ada di bumi ini" ujar Putra gombal.
"Ya Tuhan semakin hari dia tuh bikin gue semakin cinta, tambah lagi dia orangnya lemah lembut dan perhatian" batinnya.
"Ahh,, kamu mulai lagi deh gombalnya" ujar Putri seraya memandang wajah tampan kekasihnya itu.
"Beneran sayang, kalau nggak mana mungkin aku memilih kamu untuk jadi kekasihku bukankah disini sangat banyak wanita-wanita cantik dan sexy, tapi aku memilih kamu karena kamu beda dari jutaan wanita itu seperti bintang diatas sana.
"Tuhan Putra membuat aku seperti terbang melayang-melayang di udara" batinnya, dan Putri pun tersenyum sumringah saat mendengar kata-kata Putra itu.
"Kamu bisa aja yah gombalnya" ujar Putri
Tidak terasa malampun semakin larut, nampaknya mereka sangat terbawa suasana di taman kota itu sampai-sampai mereka tidak sadar kalau sekarang sudah larut malam.
Waktu menunjukkan pukul 24.00 WIB
"Sayang kita pulang yuk aku udah ngantuk" ajak Putri
"Iya sayang sama, ayo kita pulang" sahut Putra
Lalu keduanya berjalan menuju mobil dan berlaju cepat
Tak lama merekapun sampai dirumahnya, dan di lihatnya di sebelah kursi kemudi, Putri yang tertidur dengan pulas padahal jarak dari taman ke rumah hanya 15 menit.
"Ahh manis sekali gadisku jika sedang tertidur seperti ini, dia menggemaskan" ujar Putra seraya mengelus-elus wajah kekasihnya itu, lalu Putra mengangkat Putri dan membawanya masuk kedalam rumah.
Di dalam rumah Nampaknya mama Diana sudah tertidur, Lalu Putra membawa Putri ke kamar tamu yang berada di sebelah kamarnya, lalu Putra meletakkan Putri di kasur dan saat Putra sedang mengatur posisi tubuh Putri, Putri pun menggeliat lalu terbangun.
"Kok aku udah disini" tanya Putri heran
"Iya sayang tadi kamu tidur di mobil dan aku nggak tega mau membangunkan, sepertinya kamu sangat lelah" ujarnya
Cup, Putra pun mendaratkan kecupan pada bibir mungil gadis itu.
Deg-deg jantung Putri pun berdegup kencang, saat Putra mengecup bibirnya dengan lembut dan penuh cinta, "Kenapa Putra semanis ini, wajahnya sangat tampan saat tersorot lampu malam" batin Putri
Putri benar-benar gak nyangka bisa mendapatkan Pria tampan yang ada di hadapannya itu.
Melihat gadis Cantik yang berbaring di atas kasur ada perasaan Putra ingin tidur bersamanya, akan tetapi Putra menahannya karena dia tidak mau terjadi apa-apa dengan gadis itu.
"Aku gak boleh melakukan itu kasian Putri" batinnya
"Sayang kamu Sekarang tidur lagi ya, aku juga mau tidur udah ngantuk" ujar Putra
"Iya sayang" sahutnya
Putra pun langsung begegas ke kamarnya dan tertidur pulas sampai pagi hari.
*
*
*
*
*
Hay Readers!
Masih penasaran kan dengan ceritanya
jangan lupa like, komen dan vote
terimakasih 🙏🙏
__ADS_1
Happy Reading😍