
Pukul 09.00 wib saat ibunya maira sudah berangkat jualan sejak 30 menit yang lalu ia bergegas ke rumah neneknya untuk bersih-bersih, karna adiknya maira gak mau ikut jadi maira perginya sendiri. Sesampainya di rumah ternyata sudah ada ken yang menunggu di depan rumah.
"loe ngapain kesini?" kata maira
"mau bantuin loe lah" ujar ken
"udah lah gak usah" kata maira
Tiba-tiba hp nya maira bergetar dan yang menelfon itu fara.
"gue udah ada di kudus ra, kumpul yuk di rumahnya ken" kata fara
"gak bisa, kalau mau kesini aja ke rumah nenek gue" ujar maira
"enggak ah, lumayan jauh tau ra dari rumah gue" kata fara
"oh jauh ya, ya udah gak usah kumpul" ujar maira
"iya deh jadi, sharelok ya" kata fara
"loe lupa sama rumahnya nenek gue far? loe inget rumahnya ken tapi lupa sama rumahnya nenek gue" ujar maira
"bukan nya lupa tapi gue takut gak hafal jalan" kata fara
"udah lah malas aku" ujar maira
Maira pun langsung menutup telfon nya
"siapa? si fara? ada masalah apa lagi?" kata ken bertanya
"iya fara, dia ngajak ketemuan tapi gak jadi gue gak mau kumpul sama fara, " ujar maira
"jangan benci gitu dong sama fara, dia kan gak jahat ra" kata ken
"iya sih tapi dia kan udah...." ujar maira
"udah ayo masuk aja" kata ken
"oh iya gue lupa" ujar maira
Maira pun langsung membuka pintunya dan ia mempersilahkan ken untuk masuk, maura menyuruh ken untuk duduk disofa dan maira melarang ken untuk pegang perabotan.
"loe stay disini, biar gue yang beres-beres" kata maira
"okey" ujar ken
Maira pun langsung ke belakang merebuas air untuk membuat teh, maira ke depan lagi untuk menyapu seluruh ruangan, saat maira nyapu tiba-tiba ken ngajak dia ngobrol
"suruh aja lah ra si fara kesini" kata ken
"buat apa ken?, " ujar maira yang sedang menyapu
"fara kan sahabat kita ra, gue suruh dia kesini aja ya" kata ken
"serah," ujar maira ngambek
"besok fara ulang tahun ra, nanti kita beliin dia kado ya" kata ken
"gak mau, beli aja sendiri" ujar maira
__ADS_1
"ayo lah ra, masa iya gue beli kado sendiri, " kata ken
"enggak ah, males gue." ujar maira
Maira menyapu sudah sampai di ruang tamu.
"bentar lagi fara sampai" kata ken
Maira tak menggubris ucapan nya ken, maira masih fokus menyapu, setelah maira selesai menyapu ia buru-buru kembali ke dapur untuk membuat teh, setelah itu maira membawa secangkir teh buat ken.
"nih minum dulu" kata maira
"makasih maira" ujar ken
"hm." kata maira
Maira pun melanjutkan kegiatan nya, sekarang maira akan mengepel ruang tamu sama kamar nenek nya.
Saat maira mengepel di kamar nya maira, tiba-tiba ada fara datang dan maira membiarkan nya, maira tak keluar ke depan. Setelah maira selesai mengepel di kamar nenek nya, maira melanjutkan ngepel di ruang tamu.
"hay ra, gimana kabar loe?" kata fara yang duduk di sampingnya ken
Maira tak menjawab pertanyaan dari fara.
"ra" kata ken
"hm." ujar maira
Maira buru-buru menyelesaikan ngepel nya, setelah maira selesai ngepel dia melanjutkan membersihkan dapur, tiba-tiba ken menyusul maira di dapur.
"ra, loe kenapa sih sama fara? apa salah kalau fara suka sama gue?, " kata ken
"loe lupa ra? gue udah gak mau pacaran, gue mau fokus sekolah sama memperdalam ilmu agama, jadi kalau fara suka sama gue ya gue gak bakal pacaran sama dia, " kata ken
"bener? loe gak bohong lagi kan?, " ujar maira
"iya gue gak bohong" kata ken
"ya udah loe ke depan aja" ujar maira
"ayo loe juga ke depan" kata ken
"gak bisa, gue mau cuci piring" ujar maira
"ya udah kalau udah selesai ke depan ya" kata ken
"habis ini gue mau masak" ujar maira
"masak apa? gue sama fara nanti cicipin ya" kata ken
"gak boleh, udah lah jangan ganggu gue dulu" ujar maira
"okey" kata ken
Ken pun langsung ke depan lagi menemui fara.
Di ruang tamu
"di kudus berapa lama far?" kata ken bertanya
__ADS_1
"gak tau, pokoknya aku mau ngerayain ultah ku dikudus" ujar fara
"besok kan ya loe ulang tahun" kata ken
"iya, datang ya" ujar fara
"gue akan datang kalau maira juga akan datang" kata ken
"kamu suka sama maira?" ujar fara
"maaf far gue gak nyaman kalau loe ngomong nya aku kamu" kata ken
"oh maaf" ujar fara
"oke" kata ken
"jadi loe suka sama maira?" ujar fara
"ya enggak lah, maira kan sahabat gue" kata ken
"syukurlah, kalau maira gak bisa datang gimana? loe juga gak akan datang?" ujar fara
"ya gitu, gue tau far kalau loe suka sama gue kan?" kata ken
"loe tau dari siapa? maira ya?" ujar fara
"maira sih gak bilang tapi gue baca sendiri yang baca chat dari loe yang bilang kalau loe suka sama gue" kata ken
"ya mau gimana lagi, loe udah tau jadi gue bisa apa?" ujar fara
"loe udah di ceritain maira belum soal gue di tusuk?" kata ken
"udah sih, loe gak sengaja di tusuk temen nya maira kan?" ujar fara
"temen nya maira itu suka sama gue dan gue bilang sama dia kalau gue gak suka sama dia dan gue bilang kalau gue gak mau pacaran lagi karna ada hati yang harus gue rayu lewat penciptanya, jadi kalau loe suka sama gue maka jawaban nya juga sama kalau gue gak suka sama loe," kata ken
"gue tau, gue bukan sahabat yang baik jadi gue gak pantas berteman dengan kalian lagi, maira juga kayaknya gak mau temenan lagi sama gue" ujar fara
"loe gak tau maira kayak gimana dirumah, maira saat ini sedang butuh gue banget far dan loe malah bilang kalau loe suka sama gue, jadi maira berfikiran kalau gue akan ninggalin dia dengan masalah yang ia hadapi sekarang" kata ken
"kenapa maira berfikir kayak gitu?" ujar fara
"karna maira cuma punya gue, maira cuma percaya sama gue dan maira cuma bisa cerita sama gue, selain gue maira gak bisa percaya" kata ken
"termasuk gue?, " ujar fara
"kalau itu gue gak tau?" kata ken
"ya udah gue pamit aja ya, gue mau merusak persahabatan kalian, " ujar fara
"loe ngomong apa sih far, " kata ken
"ya gue pamit, gue mau balik ke belanda aja" ujar fara
"bener? katanya mau ngerayain ultah disini" kata ken
"gak jadi, gue pergi dulu ya" ujar fara
Fara pun langsung berdiri dan ia berjalan keluar rumah.
__ADS_1