
Ke-esokan hari nya, maira bangun seperti biasa.
Tiba-tiba nenek nya maira bilang
"anak perempuan tuh kalau bangun tidur langsung pegang kerjaan rumah, jangan langsung pergi" kata nenek nya maira
"tapi maira kan bantuin ibuk nek" ujar maira
"sebelum bantuin ibu kamu, kamu biasaan nyapu atau cuci piring dulu" kata nenek nya maira
"iya nek" ujar maira
Maira langsung aja menyapu ruang tamu, setelah itu maira ke belakang untuk mengecek apakan ada piring kotor, dan ternyata ada.
"duh, yang bisa aku di marahin ibuk nih," gerutu maira
Maira langsung buru-buru mencuci piring nya, setelah itu maira bergegas pergi ke rumah ibu nya.
Sesampainya di rumah, maira juga langsung di marahi ibu nya
"baru bangun ra, jam segini kok baru kesini" kata ibu nya
"tadi nyapu sama cuci piring dulu buk" ujar maira
"ya udah, ini catetan nya dan kamu langsung ke pasar" kata ibu nya maira
"iya buk" ujar maira
Maira langsung keluar rumah, dan ia langsung aja ke pasar untuk belanja, di perjalanan ke pasar, maira ingin sekali menangis, tapi maira menahan nya.
Sesampainya di pasar, maira langsung beli ini itu sambil membaca catatan dari ibunya.
Setelah 30 menit maira muter-muter di pasar, ia sudah selesai belanja dan maira pun bergegas pulang, maira sampai bingung bawa nya gimana
"bisa gak ya gue bawa semua ini" gerutu maira melihat semua belanjaan
Tiba-tiba ada yang datang
"saya bantuin neng, mau gak" kata bapak-bapak
"boleh pak"ujar maira
Bapak itu, menata semua belanjaan maira dan bapak itu bisa menggemas belanjaan dengan ringkas
"sudah neng, hati-hati ya" kata bapak itu
"iya pak, oh iya pak tadi saya beli roti, dan ini buat bapak sarapan" ujar maira memberikan beberapa roti yang ia beli tadi
"waduh, gak usah neng" kata bapak nya
"rejeki gak boleh di tolak ya pak" ujar maira
"saya ikhlas kok bantuin" kata bapak itu
"saya juga ikhlas ngasih bapak roti" ujar maira
"ya udah, saya terima ya" kata bapak itu
"iya pak" ujar maira
"makasih ya neng'' kata bapak itu
"sama-sama pak, saya pamit dulu ya" ujar maira
Maira pun langsung melajukan motor nya pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, maira langsung di bantuin ibu nya untuk menurunkan semua belanjaan.
__ADS_1
"nanti maira mau ke rumah nya krisna ya buk" kata maira
"jam berapa?" ujar ibu nya maira
"nanti sore" kata maira
"iya gapapa, besok jualan di pasar bisa kan ra?" ujar ibu nya maira
"bisa buk" kata maira
"kamu gak capek? kalau kamu capek, biar ibuk aja yang jualan di pasar" ujar ibu nya maira
"enggak kok buk, maira masih bisa" kata maira
"ya udah kalau gitu" ujar ibu nya maira
Maira pun langsung membantu ibu nya menyiapakan dagangan, setelah semua nya selesai, maira masuk ke kamar nya dan ibu nya maira sudah berangkat jualan, sedangkan adik nya maira sedang main sama teman nya.
Saat maira sedang rebahan, tiba-tiba krisna menelfon
"ikut gue yuk ra" kata krisna
"kemana lagi?" ujar maira
"beli kado buat ibu gue" kata krisna
"tapi adek gue gimana na?" ujar maira
"ajak aja gapapa, nanti gue ajak bibi gue untuk ngurusin adek loe nanti" kata krisna
"oke, gue siap-siap dulu" ujar maira
Krisna langsung menutup telfon nya, maira keluar kamar dan memanggil adek nya.
"dek, pulang dulu" kata maira teriak
Adek nya maira langsung lari pulang ke rumah.
"mau iku mba pergi gak? ganti baju dulu yuk" kata maira
"mau" ujar adek ny maira
Maira langsung masuk ke dalam rumah di ikuti sama adik nya, maira gantiin baju adek nya dulu, setelah itu maira yang ganti baju.
Setelah maira sama adik nya sudah siap, maira menunggu krisna di ruang tamu.
Sembari menunggu krisna yang tak kunjung datang maira pun langsung menelfon krisna
"gue udah siap" kata maira
"iya, gue ini di jalan" ujar krisna
"oke siap" kata maira
Setelah menunggu beberapa menit krisna datang, dia jalan kaki ke rumah nya maira karna dia bawa mobil jadi dia harus jalan masuk ke gang rumah nya maira jalan kaki
"ayo ra" kata krisna
"loh, motor loe di mana?" ujar maira keluar rumah
"gje bawa mobil, mobil nya ada di depan gang" kata krisna
"oalah gitu, ya udah ayo." ujar maira
Krisna, maira, sama adiknha maira berjalan menuju mobil nya krisna.
Saat di perjalanan krisna ngobrol sama maira
__ADS_1
"gimana mas dzaky? udah izinin loe kan?" kata krisna
"udah kok, kemarin juga gue di anterin sama mas dzaky" ujar maira
"wah wah, bentar lagi ada yang mau jadian nih" kata krisna
"apaan sih, mas dzaky emangnya suka sama gue? gak mungkin" ujar maira
"gak ada kata gak mungkin bagi allah" kata krisna
"iya sih, tapi liat realita nya dong" ujar maira
"realitanya tuh mas dzaky ada rasa sama loe" kata krisna
"dih, enggak woy" ujar maira
"terserah loe aja deh ra" kata krisna
Mereka kembali terdiam dan beberapa menit kemudian mobil berhenti di depan ramayana.
Semua orang turun
"bi, tolong jagain adik nya maira ya" kata krisna
"siap mas" ujar bibi
"ayo dek, ikut bibi" kata bibi merayu adek nya maira
Adek nya maira menolak, tapi maira mencoba membujuk
"dek, ikut sama bibi dulu ya, main sama bibi" kata maira
"mba ra?" ujar adik nya maira
"mba mau beli barang sama mas krisna, adek main sama bibi ya, nanti mba beliin eskrim" kata maira
"iyah" ujar adek nya maira
Adek nya maira langsung di gendong sama bibi, maira sama krisna masuk ke dalam, bibi pun ikut masuk tapi bibi pergi ke tempat main dan maira sama krisna keliling cari barang.
"enak nya beliin apa ya ra" kata krisna
"gue juga bingung" ujar maira
"apalagi gue ra" kata krisna
"gini aja, barang yang ibu loe sering pakai atau barang yang lagi di pengen sana ibu loe" ujar maira
"ibu gue lagi suka banget sama tanaman, nanti sih gue beliin tapi gue juga mau kasih barang" kata krisna
"beli sandal atau sepatu, atau baju" ujar maira
"oh aku tau ra" kata krisna
"apa?" ujar maira
"gelang berlian" kata krisna
"loe ada uang gak buat beli?" ujar maira
"kayaknya ada sih" kata krisna
"terserah loe sih na, gue mau kasih dompet aja buat ibu loe" ujar maira
"gak jadi deh, gue beliin ibu gue baju aja" kata krisna
"ya udah, kita kemana ini?" ujar maira
__ADS_1
"toko itu ra" kata krisna
Maira sama krisna langsung masuk ke toko baju.